<<<==ayat berikutnya

Ali-Imran ayat ke 179

ayat sebelumnya ===>>


مَّا كَانَ الـلَّـهُ لِيَذَرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَمَا كَانَ الـلَّـهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى ٱلْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ الـلَّـهَ يَجْتَبِى مِن رُّسُلِهِۦ مَن يَشَآءُ فَـَٔامِنُوا۟ بِالـلَّـهِ وَرُسُلِهِۦ وَإِن تُؤْمِنُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Kajian kata

ٱلْخَبِيثَ pada surat Ali-Imran ayat ke 179

Bacaan dalam tulisan arab latin alkhabîtsa
Arti kata ٱلْخَبِيثَ yang buruk
Jumlah pemakaian kata ٱلْخَبِيثَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 5 kali
Kata ٱلْخَبِيثَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata خ ب ث
huruf pertama k1=خ , huruf kedua k2=ب, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar خ ب ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kedengkian, keracunan, kejahatan, kedahsyatan, kebisaan, dosa, keburukan, kebusukan, kenakalan, sifat amat berbisa, dendam, maksud jahat, penjahatan, keganasan, permusuhan, penyakit yg berbahaya, kebusukan hati, kekejaman, sifat jahat, kejelekan, tingkah laku buruk, kecerdasan, kecerdikan, kelicikan, kelihaian

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar خ ب ث dalam AlQuran 16 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 15 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata ٱلْخَبِيثَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْخَبِيثَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلْخَبِيثَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata ٱلْخَبِيثَ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْخَبِيثَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata yang memiliki makna sangat : kata ٱلْخَبِيثَ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

6. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْخَبِيثَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

7. objek : kata الْخَبِيثَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يَمِيزَ

Pemakaian kata dasar خ ب ث pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُون لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَات لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُون لِلطَّيِّبَاتِ An-Nuur 26

 

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُون لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَات لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُون لِلطَّيِّبَاتِ An-Nuur 26

 

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُون لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَات لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُون لِلطَّيِّبَاتِ An-Nuur 26

 

وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ Ibrahim 26
وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ Ibrahim 26

 

وَالَّذِي خَبُثَ لاَ يَخْرُجُ إِلاَّ نَكِدًا Al-A'raaf 58

 

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُون لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَات لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُون لِلطَّيِّبَاتِ An-Nuur 26

 

قُل لاَّ يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ Al-Maidah 100

 

قُل لاَّ يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ Al-Maidah 100

 

وَلاَ تَيَمَّمُواْ الْخَبِيثَ مِنْهُ Al-Baqarah 267
حَتَّىَ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ Ali-Imran 179
وَآتُواْ الْيَتَامَى أَمْوَالَهُمْ وَلاَ تَتَبَدَّلُواْ الْخَبِيثَ بِالطَّيِّبِ An-Nisa 2
لِيَمِيزَ اللّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ Al-Anfaal 37
وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَىَ بَعْضٍ Al-Anfaal 37

 

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَآئِثَ Al-A'raaf 157
وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَت تَّعْمَلُ الْخَبَائِثَ Al-Anbiyaa' 74