<<<==ayat berikutnya

Al-Muzzammil ayat ke 20

ayat sebelumnya ===>>

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِن ثُلُثَىِ ٱلَّيْلِ وَنِصْفَهُۥ وَثُلُثَهُۥ وَطَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلَّذِينَ مَعَكَ وَالـلَّـهُ يُقَدِّرُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ عَلِمَ أَن لَّن تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَٱقْرَءُوا۟ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ عَلِمَ أَن سَيَكُونُ مِنكُم مَّرْضَىٰ وَءَاخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِى ٱلْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِن فَضْلِ الـلَّـهِ وَءَاخَرُونَ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ الـلَّـهِ فَٱقْرَءُوا۟ مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَقْرِضُوا۟ الـلَّـهَ قَرْضًا حَسَنًا وَمَا تُقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ الـلَّـهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا وَٱسْتَغْفِرُوا۟ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌۢ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Silahkan kunjungi

"http://www.tafsirqu.com"


Kajian kata

وَنِصْفَهُۥ pada surat Al-Muzzammil ayat ke 20

Bacaan dalam tulisan arab latin wanishfahu
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata وَنِصْفَهُۥ dan/atau separuhnya
Jumlah pemakaian kata وَنِصْفَهُۥ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata وَنِصْفَهُۥ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ص ف
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ص, dan huruf ketiga k3=ف
Makna dari kata dasar ن ص ف :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna separuh, babak, tengah, separoh, paro, bagian, separoh , semi, sebagian, seperdua, ukuran yg tdk besar, kurang baik, sok, semu, pura-pura, tak benar, setengah , alang, kurang bermutu, tdk selesai, tdk lengkap, tdk sempurna, belang-belang, beberapa, suatu, sedikit, satu, hebat , semi , mengimbal, imbal, jumplang, terganggu jiwa, tdk cocok

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membagi dua, membelah dua, memperduakan, mengurangi separuhnya, memperdua

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ص ف dalam AlQuran 7 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 7 kali

Kajian kata : 3 وَنِصْفَهُۥ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَنِصْفَهُۥ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender perempuan : kata وَنِصْفَهُۥ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan.

3. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

4. kata benda abstrak : kata وَنِصْفَهُۥ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

5. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata وَنِصْفَهُۥ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

6. diikuti kata ganti kepemilikan dia laki-laki : kata وَنِصْفَهُۥ ini memiliki kata ganti kepemilikan nya(dia laki-laki tunggal). kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hu ( هُ ) pada akhir katanya

Pemakaian kata dasar ن ص ف pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

ٱلنِّصْفُوَنِصْفَهُۥنِّصْفَهُۥٓنِصْفُفَنِصْفُ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَنِصْفُ مَا فَرَضْتُمْ إِلَّآ أَن يَعْفُونَ
maka (bayarlah) seperdua apa (kalian) menentukan / mewajibkan kecuali bahwa/jika memaafkan
Al-Baqarah:237فَنِصْفُ
وَلَكُمْ نِصْفُ مَا تَرَكَ أَزْوَٰجُكُمْ وَإِن كَانَ رَجُلٌ يُورَثُ كَلَٰلَةً
dan bagi kamu separuh apa/harta (ia [lk]) meninggalkan isteri-isteri kalian dan jika dan (ia) adalah seorang laki-laki diwariskan tidak punya ibu-bapak dan anak
An-Nisa:12نِصْفُ
فَعَلَيْهِنَّ نِصْفُ مَا عَلَى ٱلْمُحْصَنَٰتِ مِنَ ٱلْعَذَابِ
maka atas mereka[pr] separuh apa atas/terhadap wanita-wanita yang merdeka dari siksa
An-Nisa:25
فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ وَهُوَ يَرِثُهَآ
maka baginya seperdua apa (harta) (ia [lk]) meninggalkan dan ia (saudara laki-laki) mewarisinya
An-Nisa:176
نِّصْفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا
seperduanya atau (kamu) kurangilah daripadanya sedikit
Al-Muzzammil:3نِّصْفَهُۥٓ
وَنِصْفَهُۥ وَثُلُثَهُۥ وَطَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلَّذِينَ مَعَكَ وَءَاخَرُونَ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ الـلَّـهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا وَٱسْتَغْفِرُوا۟ ٱللَّهَ
dan/atau separuhnya dan/atau sepertiganya dan segolongan dari orang-orang yang bersama kamu dan orang-orang lain membunuh pada / di jalan Allah Dia kebaikan dan lebih besar pahala dan mohon ampunlah allah
Al-Muzzammil:20وَنِصْفَهُۥ
وَإِن كَانَتْ وَٰحِدَةً فَلَهَا ٱلنِّصْفُ
dan jika (ia) adalah (ia[pr]) yang satu/sekali maka baginya separuh
An-Nisa:11ٱلنِّصْفُ
وَإِن كَانَتْ وَٰحِدَةً فَلَهَا ٱلنِّصْفُ
dan jika (ia) adalah (ia[pr]) yang satu/sekali maka baginya separuh
An-Nisa:11