<<<==ayat berikutnya

Az-Zumar ayat ke 23

ayat sebelumnya ===>>

الـلَّـهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ ٱلْحَدِيثِ كِتَٰبًا مُّتَشَٰبِهًا مَّثَانِىَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ الـلَّـهِ ذَٰلِكَ هُدَى الـلَّـهِ يَهْدِى بِهِۦ مَن يَشَآءُ وَمَن يُضْلِلِ الـلَّـهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْحَدِيثِ pada surat Az-Zumar ayat ke 23

Bacaan dalam tulisan arab latin alchadîtsi
Arti kata ٱلْحَدِيثِ pembicaraan
Jumlah pemakaian kata ٱلْحَدِيثِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 6 kali
Kata ٱلْحَدِيثِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ح د ث
huruf pertama k1=ح , huruf kedua k2=د, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar ح د ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna muda, agak muda, pengemis, pemuda, anak, kecil, belia, masih baru, bungsu, belum berpengalaman, yg baru dimulai, pekerjaan, kerja, usaha, karya, hasil kerja, kerjaan, amal, tindak, faal, reka, kere, orang jembel, aliran, pergi, berjalan, hilang, berangkat, naik, menaiki, jalan, berlalu, menjadi, sampai, bangkrut, meninggal, meninggal dunia, berbunyi, hancur, terbentang, pai, menjadi aus, arus, curahan, tumpahan, rawa, iring-iringan, perjalanan, kesempatan, kesepakatan, kegiatan, orang minta-minta, kenaikan, penambahan, naiknya, ketinggian, tanjakan, penaikan, bukit kecil, peninggian, berkembangnya, reaksi, alasan, kejadian, tempat, kedudukan, lulus, meluluskan, lalu, melewati, lewat, menyampaikan, memberikan, berakhir, melalui, melintas, mengabaikan, pas, disahkan, diterima, menyuguhkan, bertukar, berubah, melampau, mengulurkan, menang, menikmati, tdk mempedulikan, dipandang sbg, jabatan, tempat tinggal, lokal, wewenang, bagian, urusan, tingkat, anak laki-laki, bencana, malapetaka, mala, celaka besar, kemalangan, petaka, kiamat, mara, ketewasan, gejala, fenomen, perwujudan, episode, kisah, insiden, biasa, khas, pengalaman, remaja, pertandingan, anak muda, perlombaan, partai.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menempatkan, pergi, berjalan, hilang, berangkat, naik, menaiki, jalan, berlalu, menjadi, sampai, bangkrut, meninggal, meninggal dunia, berbunyi, hancur, terbentang, pai, menjadi aus, terjadi, berlangsung, menjadi termasyhur, menjadi terkemuka, mampir, mendapatkan, mendapati, mendapat, terlepas, cepol, gugur, jatuh, bekerja, mengerjakan, menjalankan, mengusahakan, menyelesaikan, mengolah, jadi, menyebabkan, meramas-ramas, lewat, lalu, memiskinkan, melebihi, mengalir, berhamburan, membesut, melinang, melambai, membanjir, bangun, bertambah, bangkit, terbit, berdiri, membubung, muncul, timbul, mengatasi, menjulang, membubul, memberontak, mulai, membangun, mekar, meragikan, empoh, mengatas, mendatangkan, datang, tiba, mendatang, menimpa, terdapat, berlaku, terpikir, berada, lulus, bertempat, meluluskan, melewati, menyampaikan, memberikan, berakhir, melalui, melintas, mengabaikan, pas, disahkan, diterima, menyuguhkan, bertukar, berubah, melampau, mengulurkan, menang, menikmati, tdk mempedulikan, dipandang sbg, teringat, cogok, tumbuh, kebetulan mendapat, menemukan, meletakkan, menaruh, memasukkan, taruh, menduduki, menaruhkan, menampung, menyerahkan, mengenakan, kenal.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ح د ث dalam AlQuran 36 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 30 kali, dipakai kata kerja sebanyak 6 kali

Kajian kata : 15 ٱلْحَدِيثِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْحَدِيثِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلْحَدِيثِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata ٱلْحَدِيثِ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْحَدِيثِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata yang memiliki makna sangat : kata ٱلْحَدِيثِ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

6. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْحَدِيثِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Pemakaian kata dasar ح د ث pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

تُحَدِّثُبِحَدِيثٍأُحْدِثَأَحَادِيثَأَتُحَدِّثُونَهُم
فَحَدِّثْحَدِيثُحَدِيثٍۭحَدِيثٍحَدِيثًا
ٱلْأَحَادِيثِيُحْدِثُمُّحْدَثٍمُحْدَثٍلِحَدِيثٍ
ٱلْحَدِيثِ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالُوٓا۟ أَتُحَدِّثُونَهُم
berkata apakah kamu menceritakan kepada mereka
Al-Baqarah:76أَتُحَدِّثُونَهُم
فَجَعَلْنَٰهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَٰهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ
maka (kami) menjadikan mereka percakapan/buah mulut dan (kami) menghancurkan mereka tiap-tiap orang yang dihancur leburkan
Saba':19أَحَادِيثَ
وَجَعَلْنَٰهُمْ أَحَادِيثَ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ
dan (kami) menjadikan mereka buah tutur/ceritera kebinasaan bagi kaum/orang-orang mereka tidak beriman
Al-Mu'minuun:44
حَتَّىٰٓ أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًا
sehingga diceriterakan kepadamu daripadanya pelajaran/peringatan
Al-Kahfi:70أُحْدِثَ
فَلْيَأْتُوا۟ بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِۦٓ إِن كَانُوا۟ صَٰدِقِينَ
maka hendaklah (mereka) mendatangkan dengan perkataan semisalnya/yang menyamainya jika (mereka) adalah orang-orang yang membenarkan
Ath-Thuur:34بِحَدِيثٍ
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
pada hari itu ia menceritakan beritanya
Az-Zalzalah:4تُحَدِّثُ
وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ الـلَّـهِ حَدِيثًا
dan barang siapa paling/lebih benar dari Allah perkataan
An-Nisa:87حَدِيثًا
وَإِذْ أَسَرَّ ٱلنَّبِىُّ إِلَىٰ بَعْضِ أَزْوَٰجِهِۦ حَدِيثًا
dan ketika merahasiakan nabi kepada sebagian isteri-isterinya cerita-cerita
At-Tahriim:3
لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ ٱلْأَرْضُ وَلَا يَكْتُمُونَ الـلَّـهَ حَدِيثًا
sekiranya/supaya disama-ratakan dengan mereka bumi dan tidak menyembunyikan Allah sesuatu kejadian
An-Nisa:42
مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِن تَصْدِيقَ ٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ
tidak dan (ia) adalah cerita-cerita dibuat-buat akan tetapi membenarkan yang diantara (petunjuk) tangannya (sebelumnya)(
Yusuf:111
فَمَالِ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا
maka harta mereka itu kaum tidak hampir-hampir mengerti pembicaraan
An-Nisa:78
فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦ
maka (kamu) berpalinglah/tinggalkanlah dari mereka sehingga mencela (kalian) bertasbih berita selain dari padanya
Al-An'aam:68حَدِيثٍ
فَلَا تَقْعُدُوا۟ مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦٓ
maka jangan duduk-duduk bersama mereka sehingga mencela (kalian) bertasbih berita selain dari padanya
An-Nisa:140
فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَ الـلَّـهِ وَءَايَٰتِهِۦ يُؤْمِنُونَ
maka yang mana berita sesudah Allah dan ayat-ayat-Nya beriman
Al-Jaatsiyah:6حَدِيثٍۭ
فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ
maka yang mana berita sesudahnya beriman
Al-A'raaf:185
فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ
maka yang mana berita sesudahnya beriman
Al-Mursalaat:50
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
apakah sampai kepadamu kisah nyata Musa
An-Naziaat:15حَدِيثُ
وَهَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
dan apakah sampai kepadamu kisah nyata Musa
Thaahaa:9
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْغَٰشِيَةِ
apakah sampai kepadamu kisah nyata (ia[pr]) yang dahsyat
Al-Ghaashiyah:1
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلْجُنُودِ
apakah sampai kepadamu kisah nyata para bala tentara
Al-Buruuj:17
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَٰهِيمَ ٱلْمُكْرَمِينَ
apakah sampai kepadamu kisah nyata tamu Ibrahim orang-orang yang dalam kondisi dimuliakan
Adz-Dzaariyaat:24
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
dan adapun dengan nikmat tuhanmu maka hendaklah kamu ceritakan
Ad-Duha:11فَحَدِّثْ
وَلَا مُسْتَـْٔنِسِينَ لِحَدِيثٍ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى ٱلنَّبِىَّ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ عِندَ الـلَّـهِ عَظِيمًا
dan jangan orang yang dalam kondisi cepat beramah tamah/asyik untuk percakapan sesungguhnya yang demikian itu dan (ia) adalah disakiti aku (olehnya) nabi sesungguhnya demikian itu dan (ia) adalah disisi Allah pengumpat
Al-Ahzab:53لِحَدِيثٍ
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّنَ ٱلرَّحْمَٰنِ مُحْدَثٍ
dan tidak (ia[lk]) datang kepada mereka[lk] dari pelajaran/peringatan dari pemurah yang dalam kondisi cepat diperbarui
Asy-Syu'araa':5مُحْدَثٍ
مَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّن رَّبِّهِم مُّحْدَثٍ
tidak (ia[lk]) datang kepada mereka[lk] dari pelajaran/peringatan dari tuhan mereka yang dalam kondisi cepat diperbarui
Al-Anbiyaa':2مُّحْدَثٍ
لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ أَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًا
boleh jadi mereka bertakwa (mereka) mengetahui menyebabkan akan menimbulkan bagi mereka pelajaran/peringatan
Thaahaa:113يُحْدِثُ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ ٱلنِّسَآءَ لَا تَدْرِى لَعَلَّ الـلَّـهَ يُحْدِثُ بَعْدَ ذَٰلِكَ أَمْرًا
wahai nabi apabila (kalian) mentalak wanita-wanita tidak mengetahui barangkali / boleh jadi Allah menyebabkan akan menimbulkan sesudah itu[tg.lk] sesuatu
Ath-Thalaaq:1
وَلِنُعَلِّمَهُۥ مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ وَالـلَّـهُ غَالِبٌ عَلَىٰٓ أَمْرِهِۦ
dan karena hendak mengajarkannya dari tabir/pengertian kejadian-kejadian/mimpi dan Allah (ia[lk]) yang menguasai atasku/terhadapku urusan-nya
Yusuf:21ٱلْأَحَادِيثِ
وَكَذَٰلِكَ يَجْتَبِيكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ
dan demikianlah (ia[lk]) memilih kamu tuhanmu dan sungguh-sungguh akan mengajarkan kamu dari taXwil/tabir kejadian/mimpi
Yusuf:6
وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ
dan (kamu) mengajarkan kepadaku dari tabir/pengertian mimpi
Yusuf:101
فَذَرْنِى وَمَن يُكَذِّبُ بِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ
maka biarkan aku dan orang sungguh-sungguh akan mendustakan dengan ini pembicaraan
Al-Qalam:44ٱلْحَدِيثِ
أَفَبِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ
maka apakah dengan ini pembicaraan kalian[lk] (mereka) yang memalingkan
Al-Waqi'a:81
أَفَمِنْ هَٰذَا ٱلْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ
maka apakah ini[tg.lk] pembicaraan heran
An-Najm:59
الـلَّـهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ ٱلْحَدِيثِ كِتَٰبًا مُّتَشَٰبِهًا مَّثَانِىَ
Allah (ia) telah benar-benar menurunkan memperbaiki pembicaraan suatu kewajiban (ia[lk]) yang saling serupa (ia) yang dua/berulang-ulang
Az-Zumar:23
إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَسَفًا
jika tidak menjadi mempercayai dengan/kepada ini pembicaraan duka-cita / penyesalan
Al-Kahfi:6
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ
dan diantara manusia orang yang membeli sia-sia /permainan pembicaraan
Luqman:6
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ
dan diantara manusia orang yang membeli sia-sia /permainan pembicaraan
Luqman:6