<<<==ayat berikutnya

Ibrahim ayat ke 26

ayat sebelumnya ===>>


وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ ٱجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ ٱلْأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍ

Kajian kata

ٱجْتُثَّتْ pada surat Ibrahim ayat ke 26

Bacaan dalam tulisan arab latin ijtutstsat
Jenis kata katakerja pasif bentuk lampau
Arti kata ٱجْتُثَّتْ (ia) dicabut
Jumlah pemakaian kata ٱجْتُثَّتْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱجْتُثَّتْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ج ث ث
huruf pertama k1=ج , huruf kedua k2=ث, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar ج ث ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna potongan, putusan, pemisahan, pemenggalan, penarikan, tarikan, sobekan, penyobekan, pencabutan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna, memotong, pendekkan, memutus, memutuskan, memisahkan, memenggal, mengerat, memencilkan, menyayat, menyela, menebak, obscure, cut off, clog , mencabut, membatalkan, menarik kembali, menarik, menghapuskan, meniadakan, menghapus, menidakkan, mempertidakkan, mengangkat, angkat, mencopet, mencuri, mengumpil, memansuhkan, mempertarikkan, mencabuntukan, tarik, memakai, memasang, menyentakkan, mengeluarkan, menarik diri, keluar, mengundurkan diri, undur, mengambil, membawa, ambil, melakukan, memakan waktu, menghilangkan, melepaskan, membebaskan, menghentikan, menanggalkan pakaian, memasukkan kembali, menggambar, mendapatkan, mendapat, membeli, membersitkan, batalkan, memarang, menyadap, menyuling, mengambil sari, memeras, menggali, menangguhkan, menunda, menskors, menggantung, mengusir, meluncur, menyobekkan, mencobek, cabut, menghunus, mencabut , membasmi, memberantas, memusnahkan, menghancurkan, mengurangi, mengurangkan, merampas, memperkurangkan, membongkar, mencari, mengumpulkan, mengorek, mengulur, memperlamakan, mengoperasi, merampok, menculik

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ج ث ث dalam AlQuran 1 kali, yang terdiri dari dipakai kata kerja sebanyak 1 kali
Pola dasar ج ث ث Dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata kerja saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata benda

Kajian kata ٱجْتُثَّتْ ditinjau dari aspek makna :

kata ٱجْتُثَّتْ ini masuk dalam pola kata ke :8

adapun makna dari pola kata kedelapan adalah :

1. sungguh-sungguh,

2. menjadi

Kajian kata ٱجْتُثَّتْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata ٱجْتُثَّتْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata ٱجْتُثَّتْ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja pasif : kata ٱجْتُثَّتْ ini merupakan bentuk dari kata kerja aktif, dimana subyek pelakunya dilakukan pekerjaan.

4. obyek pelaku : kata ٱجْتُثَّتْ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan perbuatan yang sedang atau akan dilakukan. dengan obyek pelaku perbuatan adalah orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki) atau dilakukan kepada orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki)

Pemakaian kata dasar ج ث ث pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ Ibrahim 26