<<<==ayat berikutnya

An-Nisa ayat ke 92

ayat sebelumnya ===>>

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَن يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَـًٔا وَمَن قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَـًٔا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَصَّدَّقُوا۟ فَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَإِن كَانَ مِن قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَٰقٌ فَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِّنَ الـلَّـهِ وَكَانَ الـلَّـهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

شَهْرَيْنِ pada surat An-Nisa ayat ke 92

Bacaan dalam tulisan arab latin syahrayni
Arti kata شَهْرَيْنِ dua bulan
Jumlah pemakaian kata شَهْرَيْنِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata شَهْرَيْنِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ش ه ر
huruf pertama k1=ش , huruf kedua k2=ه, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ش ه ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna bulan, fitnah, umpatan, fitnahan, umpat, kecemaran, gunjing, jujat, jahat, dengki, yg merugikan, yg merusak, dendam, yg memfitnah, yg membusukkan, yg memburuk-burukkan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyatakan, mengumumkan, memproklamasikan, menyerukan, memproklamirkan, memfitnah, mengumpat, mempergunjingkan, memburukkan, membusukkan, memperburukkan, mempergunjing, memburuk-burukkan, menerangi, menyinari, menerangkan, menjelaskan, membarakan, menghiasi dgn lampu-lampu, merusak, merugikan, menjelekkan, mencemarkan, mencemari, mengata-ngatai, mengumumkan kekurangan, mengumumkan kesalahan, membikin malu orang, menghina orang di muka umum

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ش ه ر dalam AlQuran 21 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 21 kali
Pola dasar ش ه ر dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata شَهْرَيْنِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata شَهْرَيْنِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. ganda : kata شَهْرَيْنِ ini digolongkan dalam kata yang berjenis kata ganda

3. keterangan waktu : kata شَهْرَيْنِ ini digunakan untuk keterangan waktu. untuk keterangan waktu ini sering sekali bentuknya memiliki format yang mirip dengan format kata benda yang umum dikenal. dan dalam bahasa arab, keterangan waktu ini dikelompokkan dalam kelompok kata benda.

Pemakaian kata dasar ش ه ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

شَهْرٌشَهْرًابِٱلشَّهْرِأَشْهُرٍأَشْهُرٌ
وَٱلشَّهْرَشَهْرُشَهْرَيْنِشَهْرٍشَهْرٌ
ٱلشُّهُورِٱلشَّهْرِٱلشَّهْرُٱلشَّهْرَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

ٱلْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَٰتٌ
haji bulan-bulan (kb jamak) yang ditentukan
Al-Baqarah:197أَشْهُرٌ
لِّلَّذِينَ يُؤْلُونَ مِن نِّسَآئِهِمْ تَرَبُّصُ أَرْبَعَةِ أَشْهُرٍ
bagi orang-orang yang di-ila (bersumpah tidak akan mendekati) dari istri-istri mereka (ia) supaya menanti/diberi tangguh empat[pr] bulan-bulan (kb jamak)
Al-Baqarah:226أَشْهُرٍ
إِنِ ٱرْتَبْتُمْ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَٰثَةُ أَشْهُرٍ
jika apakah (kalian[lk]) ragu-ragu maka iddah / hitungan mereka[pr] bertiga/tiga orang[lk] bulan-bulan (kb jamak)
Ath-Thalaaq:4
فَسِيحُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ
maka berjalanlah (kalian) bertasbih (muka) bumi empat[pr] bulan-bulan (kb jamak)
At-Taubah:2
يَتَرَبَّصْنَ بِأَنفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا
menjadi sangat menahan dengan diri mereka[pr] empat[pr] bulan-bulan (kb jamak) dan sepuluh (hari)
Al-Baqarah:234
ٱلشَّهْرُ ٱلْحَرَامُ بِٱلشَّهْرِ ٱلْحَرَامِ وَٱلْحُرُمَٰتُ قِصَاصٌ
bulan haram dengan bulan haram dan sesuatu yang dihormati balasan (qisas)
Al-Baqarah:194بِٱلشَّهْرِ
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ الـلَّـهِ ٱثْنَا_عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ الـلَّـهِ
sesungguhnya bilangan / jumlah bulan disisi Allah dua belas bulan (kalian) bertasbih kitab Allah
At-Taubah:36شَهْرًا
وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهْرًا وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ
dan (ia) melahirkannya kebencian / susah payah dan mengandungnya dan menyapihnya tiga puluh bulan dan sesungguhnya aku termasuk/dari orang-orang yang berserah diri / patuh
Al-Ahqaaf:15
وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ
dan untuk Sulaiman angin waktu pagi nya bulan dan perjalanan di waktu petangnya bulan
Saba':12شَهْرٌ
وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ
dan untuk Sulaiman angin waktu pagi nya bulan dan perjalanan di waktu petangnya bulan
Saba':12
لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
malam kemuliaan kebaikan dari seribu bulan
Al-Qadr:3شَهْرٍ
فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ
maka barang siapa tidak mendapatkan maka berpuasa dua bulan berturut-turut (yang saling mengikuti)
An-Nisa:92شَهْرَيْنِ
فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِن قَبْلِ
maka barang siapa tidak mendapatkan maka berpuasa dua bulan berturut-turut (yang saling mengikuti) dari sebelum
Al-Mujaadilah:4
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ
bulan Ramadhan yang diturunkan didalamnya al-qur'an
Al-Baqarah:185شَهْرُ
وَٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَٱلْهَدْىَ وَٱلْقَلَٰٓئِدَ ذَٰلِكَ لِتَعْلَمُوٓا۟
dan bulan suci dan binatang kurban dan binatang yang diberi kalung itu[tg.lk] supaya mengetahui
Al-Maidah:97وَٱلشَّهْرَ
وَلَا ٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَلَا ٱلْهَدْىَ وَلَا ٱلْقَلَٰٓئِدَ
dan jangan bulan haram/suci dan jangan binatang hadiah/korban dan jangan binatang yang diberi kalung untuk korban
Al-Maidah:2ٱلشَّهْرَ
فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
maka barang siapa menyaksikan diantara kamu bulan maka hendaklah ia berpuasa
Al-Baqarah:185
ٱلشَّهْرُ ٱلْحَرَامُ بِٱلشَّهْرِ ٱلْحَرَامِ وَٱلْحُرُمَٰتُ قِصَاصٌ
bulan haram dengan bulan haram dan sesuatu yang dihormati balasan (qisas)
Al-Baqarah:194ٱلشَّهْرُ
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلشَّهْرِ ٱلْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ
akan bertanya kepadamu dari/pada bulan Haram perang didalamnya
Al-Baqarah:217ٱلشَّهْرِ
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ الـلَّـهِ ٱثْنَا_عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ الـلَّـهِ
sesungguhnya bilangan / jumlah bulan disisi Allah dua belas bulan (kalian) bertasbih kitab Allah
At-Taubah:36ٱلشُّهُورِ