<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 71

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَّا ذَلُولٌ تُثِيرُ ٱلْأَرْضَ وَلَا تَسْقِى ٱلْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَّا شِيَةَ فِيهَا قَالُوا۟ ٱلْـَٰٔنَ جِئْتَ بِٱلْحَقِّ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا۟ يَفْعَلُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْحَرْثَ pada surat Al-Baqarah ayat ke 71

Bacaan dalam tulisan arab latin alchartsa
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata ٱلْحَرْثَ tanaman
Jumlah pemakaian kata ٱلْحَرْثَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلْحَرْثَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ح ر ث
huruf pertama k1=ح , huruf kedua k2=ر, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar ح ر ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna bajakan, bajak, luku, tenggala, waluku, sampai, hingga, sehingga, supaya, agar, kurang, daripada, agar supaya, mesin kas, laci uang, kebun, perkebunan, tanah pertanian, usaha tani, tempat peternakan, rumah dan ladang, rumah dan sawah, penggalian, sindiran, sikutan, jotosan, alur, parit, galur, kerut, kernyit, kerunyut, bait, tongkat, juluan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membajak, menenggala, mengolah, menanam, menanamkan, membudayakan, menjajar, mengeruk, menyeruduk, menubruk, meluku, mengarungi, menyeberang, meneliti, menjajaki, berjalan terus dgn susah payah, mengerjakan tanah, memangkur, memasukkan uang ke dlm laci, membina, mempererat, memperkuat, memperkembangtumbuhkan, memperkebuni, memajukan supaya berkembang, bertani, berkebun, menyewakan, menyewa, menggali, menjotos, menyelidiki, menusuk, mengerti, menyukai, menghargai, mengerut

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ح ر ث dalam AlQuran 14 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 13 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata ٱلْحَرْثَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْحَرْثَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْحَرْثَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda abstrak : kata ٱلْحَرْثَ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْحَرْثَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. objek : kata الْحَرْثَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata تَسْقِي

Pemakaian kata dasar ح ر ث pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

حَرْثِكُمْحَرْثَكُمْحَرْثَحَرْثٌتَحْرُثُونَ
ٱلْحَرْثَوَٱلْحَرْثِوَحَرْثٌحَرْثِهِۦحَرْثِكُمْ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ
maka apakah(kalian) perhatikan apa kamu tanam
Al-Waqi'a:63تَحْرُثُونَ
نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا۟ حَرْثَكُمْ
isteri-isteri kalian ladang bagimu maka datangkan / bawalah (mereka) ladangmu
Al-Baqarah:223حَرْثٌ
وَمَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ ٱلدُّنْيَا نُؤْتِهِۦ مِنْهَا
dan barang siapa dan (ia) adalah dikehendaki keuntungan dunia diberikan kepadanya daripadanya(keuntungan itu)
Asy-Syuura:20حَرْثَ
أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ
(ia) menimpa ladang kaum/orang-orang (mereka[lk]) menganiaya diri-diri mereka sendiri maka/lalu (ia[pr]) membinasakannya
Ali-Imran:117
مَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ ٱلْاَخِرَةِ نَزِدْ لَهُۥ فِى حَرْثِهِۦ
barang siapa dan (ia) adalah dikehendaki keuntungan akhirat tambahkan baginya (kalian) bertasbih keuntungan itu
Asy-Syuura:20
نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا۟ حَرْثَكُمْ
isteri-isteri kalian ladang bagimu maka datangkan / bawalah (mereka) ladangmu
Al-Baqarah:223حَرْثَكُمْ
أَنِ ٱغْدُوا۟ عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِن كُنتُمْ صَٰرِمِينَ
agar/hendalah (kalian) pergi diwaktu pagi atas/terhadap kebunmu jika dan peringatan besar orang-orang yang memotong/memetik
Al-Qalam:22حَرْثِكُمْ
مَن كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ ٱلْاَخِرَةِ نَزِدْ لَهُۥ فِى حَرْثِهِۦ
barang siapa dan (ia) adalah dikehendaki keuntungan akhirat tambahkan baginya (kalian) bertasbih keuntungan itu
Asy-Syuura:20حَرْثِهِۦ
وَقَالُوا۟ هَٰذِهِۦٓ أَنْعَٰمٌ وَحَرْثٌ حِجْرٌ لَّا يَطْعَمُهَآ
dan (mereka) berkata ini[tg.pr] binatang-binatang ternak dan tanaman larangan tidak (boleh) memakan keduanya[pr]
Al-An'aam:138وَحَرْثٌ
وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ
dan kuda (ia[pr]) yang sangat pilihan dan binatang ternak dan sawah ladang
Ali-Imran:14وَٱلْحَرْثِ
وَيُهْلِكَ ٱلْحَرْثَ وَٱلنَّسْلَ
dan menyebabkan membinasakan tanam-tanaman dan binatang ternak
Al-Baqarah:205ٱلْحَرْثَ
وَلَا تَسْقِى ٱلْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَّا شِيَةَ فِيهَا
dan tidak mengairi tanaman (ia[pr]) yang sangat ikhlas menyerahkan tidak belang padanya
Al-Baqarah:71