Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
<<<==ayat berikutnya

Al-Hajj ayat ke 40

ayat sebelumnya ===>>

الَّذِينَ أُخْرِجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِم بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّآ أَن يَقُولُوا۟ رَبُّنَا الـلَّـهُ وَلَوْلَا دَفْعُ الـلَّـهِ النَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَٰمِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَٰتٌ وَمَسَٰجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ الـلَّـهِ كَثِيرًا وَلَيَنصُرَنَّ الـلَّـهُ مَن يَنصُرُهُۥٓ إِنَّ الـلَّـهَ لَقَوِىٌّ عَزِيزٌ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata عَزِيزٌ pada surat 22.Al-Hajj ayat ke 40
Juz ke : 17 Halaman : 337 Baris ke : 6 pada mushaf Quran Madinah
Bacaan dalam tulisan arab latin 'azîzun
Arti kata xazîzun ( عزيز )sangat perkasa
Jumlah pemakaian kata عَزِيزٌ23 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata عَزِيزٌ tersusun dari suku kata ع-ز-ز

Penggunaan kata dasar ع-ز-ز ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian pola kata
ع-ز-ز pada AlQuran
120 kali.

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 3 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 117 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ز-ز pada AlQuran22 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ع-ز-ز Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata bantuan, pertolongan, tolong, pembantu, uluran, sandaran, pembantuan, penyantunan, sambung tangan, inayah, pelantak, alat pemukul, alat pelantak, biri-biri jantan, pengangkutan, tubuh, semen, plester, plombiran, hubungan kawan, tambahan, pengingkaran.
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mendorong, membantu, menolong, bantu, menyumbang, membela, menyantuni, menuntun, mempertenggangkan, memperlapang, penuh, berlimpah-limpah, membenturkan, melanggarkan, menyerodok, menghantam, memukul, memukulkan, mendorong kuat-kuat, memukul-mukul, menopang, menahan, menyokong, menyangga, mengalami, meneruskan, menderita, membenarkan, memperpanjang, memungkinkan, membawa, mengatasi, mengangkat, memuat, menguasai, mempunyai, menjual, mencapai, menggotong, memenangkan, jual, meloloskan, memastikan, meyakinkan, menegaskan, mempertegas, memperteguhkan, menetapkan, mengukuhkan, meneguhkan, menguatkan, mendukung, memperkuat, memperteguh, memperkukuhkan, memperkukuh, membaptiskan, membabtiskan, mempertetapkan, mempertetap, memberikan, menyampaikan, mengulurkan, merentangkan, mementang, membabarkan, memperluas, membentang, meluaskan, mengulur, mengembangkan, memperbesar, memperbanyak, membesarkan, memperbanyakkan, sampai, menjangkau, menawarkan, menganjurkan, memperdalam, menghampar, memperluaskan, menawari, melanjuntukan, menggapaikan, memperkembangkan, membangun, membuat, mendirikan, membina, membangunkan, mendasarkan, membikin, memperbuat, memperdirikan, mempererat, menyemen, menggabungkan, menyatukan, mengkonsolidasikan, mempertebal, bersatu, mengkonsolodir, memperketat, membantu perkembangan, memelihara, merawat, mendidik, melancarkan, menebalkan, menegarkan, memperlancar, mempertegar, menambah, menambahkan, mempertinggi, meninggikan, menaikkan, memajukan, mendukung, menggalakkan, menyelenggarakan, memangkatkan, mendorongkan.
Kajian kata عَزِيزٌ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 gender laki-laki : kata عَزِيزٌ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

2 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata عَزِيزٌ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

3 kata yang memiliki makna sangat : kata عَزِيزٌ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

4 kata benda berakhiran tanwin (n) : kata عَزِيزٌ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Disclaimer / penafian