<<<==ayat berikutnya

An-Nasr ayat ke 2

ayat sebelumnya ===>>


وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ الـلَّـهِ أَفْوَاجًا

Kajian kata

أَفْوَاجًا pada surat An-Nasr ayat ke 2

Bacaan dalam tulisan arab latin afwâjân
Arti kata أَفْوَاجًا bergolong-golong
Jumlah pemakaian kata أَفْوَاجًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata أَفْوَاجًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ف و ج
huruf pertama k1=ف , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ج
Makna dari kata dasar ف و ج :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kelompok, gerombolan, kawanan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membuat resimen baru, menggolongkan, mengatur, mengorganisir, berkumpul, beramai-ramai berjalan, mengorganisasikan, mengorganisasi

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ف و ج dalam AlQuran 5 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali
Pola dasar ف و ج dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata أَفْوَاجًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata أَفْوَاجًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata أَفْوَاجًا ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata أَفْوَاجًا ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

4. kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3

5. kata penyandar : kata نَصْرُ merupakan kata yang menyadarkan kepada kata اللَّهِ . kemudian perlu ditekankan disini bahwa kata yang penyandar tersebut akan selalu menggunakan kasrah atau dhomah pada konsonan k3 atau menggunakan îna atau una untuk jamak.

Pemakaian kata dasar ف و ج pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

هَذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْ Shaad 59
كُلَّمَا أُلْقِيَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ Al-Mulk 8

 

فَوْجًا مِّمَّن يُكَذِّبُ بِآيَاتِنَا فَهُمْ يُوزَعُونَ An-Naml 83

 

يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا An-Naba 18
وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا An-Nasr 2
وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا An-Nas 2