<<<==ayat berikutnya

Al-Humazah ayat ke 7

ayat sebelumnya ===>>

ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْأَفْـِٔدَةِ pada surat Al-Humazah ayat ke 7

Bacaan dalam tulisan arab latin al-af-idati
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلْأَفْـِٔدَةِ yang naik sampai ke hati
Jumlah pemakaian kata ٱلْأَفْـِٔدَةِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْأَفْـِٔدَةِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ف ا د
huruf pertama k1=ف , huruf kedua k2=ا, dan huruf ketiga k3=د
Makna dari kata dasar ف ا د :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna hati, inti, pokok, intisari, perasaan, jiwa, sanubari, batin, pedalaman, kalbu, hati sanubari, keberanian, kegagahan, bagian tengah, hakekat, hart, rasa hati, kulub, fuad, jemantung

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ف ا د dalam AlQuran 16 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 16 kali
Pola dasar ف ا د dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 10 ٱلْأَفْـِٔدَةِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْأَفْـِٔدَةِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلْأَفْـِٔدَةِ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْأَفْـِٔدَةِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

Pemakaian kata dasar ف ا د pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

فُؤَادَكَأَفْـِٔدَتُهُمأَفْـِٔدَتَهُمْأَفْـِٔدَةُأَفْـِٔدَةً
وَٱلْفُؤَادَوَٱلْأَفْـِٔدَةَوَأَفْـِٔدَتُهُمْوَأَفْـِٔدَةًفُؤَادُ
ٱلْفُؤَادُٱلْأَفْـِٔدَةِ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَٱجْعَلْ أَفْـِٔدَةً مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهْوِىٓ إِلَيْهِمْ
maka jadikanlah hati dari manusia menginginkan kepada mereka
Ibrahim:37أَفْـِٔدَةً
وَلِتَصْغَىٰٓ إِلَيْهِ أَفْـِٔدَةُ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْاَخِرَةِ
dan supaya cenderung kepadanya (bisikan) hati orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat
Al-An'aam:113أَفْـِٔدَةُ
وَنُقَلِّبُ أَفْـِٔدَتَهُمْ وَأَبْصَٰرَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهِۦٓ أَوَّلَ مَرَّةٍ
dan diputar balikkan hati mereka dan penglihatan mereka sebagaimana tidak menjadi mempercayai dengannya/kepadanya paling pertama kali
Al-An'aam:110أَفْـِٔدَتَهُمْ
وَلَآ أَفْـِٔدَتُهُم مِّن شَىْءٍ إِذْ كَانُوا۟ يَجْحَدُونَ بِـَٔايَٰتِ الـلَّـهِ
dan tidak hati mereka dari sesuatu ketika (mereka) adalah mengingkari terhadap ayat-ayat Allah
Al-Ahqaaf:26أَفْـِٔدَتُهُم
كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنَٰهُ تَرْتِيلًا
demikianlah karena hendak diteguhkan dengannya hatimu dan (kami) membacakannya bacaan yang baik
Al-Furqon:32فُؤَادَكَ
مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَ وَجَآءَكَ فِى هَٰذِهِ ٱلْحَقُّ
apa diteguhkan dengannya hatimu dan telah datang kepadamu (kalian) bertasbih ini[tg.pr] kebenaran
Huud:120
وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوسَىٰ فَٰرِغًا
dan (ia[lk]) akhirnya menjadikan hati ibu Musa (ia[lk]) yang kosong
Al-Qashash:10فُؤَادُ
وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًا وَأَبْصَٰرًا وَأَفْـِٔدَةً
dan (kami) menjadikan bagi mereka pendengaran dan penglihatan dan hati
Al-Ahqaaf:26وَأَفْـِٔدَةً
طَرْفُهُمْ وَأَفْـِٔدَتُهُمْ هَوَآءٌ
ujung/mata mereka dan hati mereka hawa nafsu / kosong
Ibrahim:43وَأَفْـِٔدَتُهُمْ
وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
dan (ia [lk]) menjadikan bagimu pendengaran dan penglihatan dan hati agar supaya kalian berterima kasih
An-Nahl:78وَٱلْأَفْـِٔدَةَ
قُلْ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ
katakanlah Dia yang (ia) telah menjadikan kalian dan (ia [lk]) menjadikan bagi kamu pendengaran dan penglihatan dan hati
Al-Mulk:23
وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ
dan (ia [lk]) menjadikan bagi kamu pendengaran dan penglihatan dan hati sedikit apa berterima kasih
As-Sajdah:9
ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ
pendengaran dan penglihatan dan hati sedikit apa-apa berterima kasih
Al-Mu'minuun:78
إِنَّ ٱلسَّمْعَ وَٱلْبَصَرَ وَٱلْفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًا
sesungguhnya pendengaran dan penglihatan dan hati tiap mereka/itu dan (ia) adalah dari padanya/tentang itu orang yang ditanya
Al-Isra:36وَٱلْفُؤَادَ
ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ
yang terbit, muncul, merambah, menuju atas/terhadap yang naik sampai ke hati
Al-Humazah:7ٱلْأَفْـِٔدَةِ
مَا كَذَبَ ٱلْفُؤَادُ مَا رَأَىٰٓ
tidak (ia) mendustakan hati itu apa melihat
An-Najm:11ٱلْفُؤَادُ
مَا كَذَبَ ٱلْفُؤَادُ مَا رَأَىٰٓ
tidak (ia) mendustakan hati itu apa melihat
An-Najm:11