<<<==ayat berikutnya

Al-Qaariah ayat ke 4

ayat sebelumnya ===>>


يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ

Kajian kata

ٱلْمَبْثُوثِ pada surat Al-Qaariah ayat ke 4

Bacaan dalam tulisan arab latin almabtsûtsi
Jenis kata kata benda pelaku pasif
Arti kata ٱلْمَبْثُوثِ (ia[lk]) yang ditebarkan
Jumlah pemakaian kata ٱلْمَبْثُوثِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْمَبْثُوثِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب ث ث
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=ث, dan huruf ketiga k3=ث
Makna dari kata dasar ب ث ث :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pancaran, siaran radio, perambatan, penyebaran, penyiaran, pembiakan, perkembang-biakan, transmission, infection, contagion, transmittal, spread, deployment, dissemination, dispersion, propagation, delivery, shipment, dispatch, consignment, despatch, gear, shift, speed, drive, contagiontransmisi, siaran televisi, heran

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyiarkan, memperdengarkan, menabur, menaburkan, mengirimkan, membawa, menularkan, menyebarkan, meneruskan, mewariskan, mewasiatkan, mengantar, menjangkitkan, menceritakan, menyiarkan melalui televisi, menyebarluaskan, memperbanyak, memperbanyakkan, memperkembangbiakkan, membiakkan, memperkembangtumbuhkan, mengherankan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب ث ث dalam AlQuran 9 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali, dipakai kata kerja sebanyak 4 kali

Kajian kata ٱلْمَبْثُوثِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْمَبْثُوثِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلْمَبْثُوثِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. jamak : kata ٱلْمَبْثُوثِ ini merupakan bentuk jamak untuk laki-laki

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْمَبْثُوثِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْمَبْثُوثِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

6. kata benda pelaku pasif : kata ٱلْمَبْثُوثِ ini merupakan jenis kata benda pelaku pasif yang merupakan kata benda yang diberi beban atau kata benda yang dikenai pekerjaan atau aktivitas atau kata benda yang mendapat sasaran atau pelaku yang sudah dijamin kepastian tidak-tanduknya

Pemakaian kata dasar ب ث ث pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِن دَابَّةٍ آيَاتٌ لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ Al-Jaatsiyah 4

 

وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ Al-Baqarah 164
وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاء An-Nisa 1
وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَابَّةٍ وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاء مَاء Luqman 10

 

فَكَانَتْ هَبَاء مُّنبَثًّا Al-Waqii'a 6

 

وَزَرَابِيُّ مَبْثُوثَةٌ Al-Ghaashiyah 16

 

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللّهِ Yusuf 86

 

وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَابَّةٍ Asy-Syuura 29

 

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ Al-Qaariah 4