<<<==ayat berikutnya

Al-Mutaffifiin ayat ke 7

ayat sebelumnya ===>>

كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

سِجِّينٍ pada surat Al-Mutaffifiin ayat ke 7

Bacaan dalam tulisan arab latin sijjînin
Arti kata سِجِّينٍ sijjin
Jumlah pemakaian kata سِجِّينٍ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata سِجِّينٍ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ج ن
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ج, dan huruf ketiga k3=ن
Makna dari kata dasar س ج ن :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna terungku, penjara, jel, bui, kurungan, kerangkeng, kurung, memenjarakan, membenamkan, membui, bui, hukuman penjara, tutupan, keterungkuan, penahanan, penawanan, hambatan, cidukan, arestasi, pengurungan, lembaga pemasyarakatan, yg memperbaiki, sel, kamar tahanan, kerangkeng, lubang palka, pengeraman, garis, gores, pintu bawahan, lubang di dinging, seperindukan, tutup lubang di geladak kapal

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna memenjarakan, menerungkukan, memasukkan ke penjara, merampas kebebasan, mengurung, meringkukkan, menetas, mengeramkan, menetaskan, mengeram, merencanakan, menggores

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ج ن dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata سِجِّينٍ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata سِجِّينٍ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata سِجِّينٍ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata yang memiliki makna sangat : kata سِجِّينٍ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

4. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata سِجِّينٍ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah in. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar س ج ن pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

يُسْجَنَلَيُسْجَنَنَّلَيَسْجُنُنَّهُۥسِجِّينٍسِجِّينٌ
ٱلْمَسْجُونِينَٱلسِّجْنِٱلسِّجْنُٱلسِّجْنَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌ
dan apakah memberitahukan kamu apa sijjin
Al-Mutaffifiin:8سِجِّينٌ
كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍ
sekali-kali tidak sesungguhnya kitab/catatan orang-orang durhaka dalam sijjin
Al-Mutaffifiin:7سِجِّينٍ
رَأَوُا۟ ٱلْاَيَٰتِ لَيَسْجُنُنَّهُۥ حَتَّىٰ حِينٍ
(mereka) melihat tanda-tanda memenjarakannya sehingga beberapa waktu
Yusuf:35لَيَسْجُنُنَّهُۥ
لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ
niscaya akan dipenjarakan dan niscaya dia menjadi dari/termasuk orang-orang yang kecil / hina
Yusuf:32لَيُسْجَنَنَّ
إِلَّآ أَن يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
selain bahwa dipenjara (mereka) mengetahui penyiksaan sangat pedih
Yusuf:25يُسْجَنَ
وَدَخَلَ مَعَهُ ٱلسِّجْنَ فَتَيَانِ
dan (ia [lk]) masuk bersama dia penjara dua orang pemuda
Yusuf:36ٱلسِّجْنَ
قَالَ رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ
mengatakan tuhanku penjara sukai kepadaku dari apa mereka mengajakku kepadanya
Yusuf:33ٱلسِّجْنُ
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ ءَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ
hai kedua sahabatku penjara apakah tuhan-tuhan (mereka) yang kemudian memisah-misah kebaikan
Yusuf:39ٱلسِّجْنِ
فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَٰنُ ذِكْرَ رَبِّهِۦ فَلَبِثَ فِى ٱلسِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ
maka (ia) menjadikan ia lupa syaitan sebutan tuhannya maka (ia) menetap (kalian) bertasbih penjara sebagian/beberapa tahun
Yusuf:42
إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ ٱلسِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلْبَدْوِ
ketika (ia[lk]) akhirnya menyuruh keluar aku dari penjara dan Dia datangkan dengan kamu dari dusun
Yusuf:100
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ أَمَّآ أَحَدُكُمَا فَيَسْقِى رَبَّهُۥ خَمْرًا
hai kedua sahabatku penjara adapun salah seorang diantara kamu berdua akan memberi minum tuhannya minuman-minuman keras
Yusuf:41
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29ٱلْمَسْجُونِينَ
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29