<<<==ayat berikutnya

Ash-Shaff ayat ke 6

ayat sebelumnya ===>>

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ يَٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ إِنِّى رَسُولُ الـلَّـهِ إِلَيْكُم مُّصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَىَّ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَمُبَشِّرًۢا بِرَسُولٍ يَأْتِى مِنۢ بَعْدِى ٱسْمُهُۥٓ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَآءَهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ قَالُوا۟ هَٰذَا سِحْرٌ مُّبِينٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com

Kajian kata

وَإِذْ pada surat Ash-Shaff ayat ke 6

Bacaan dalam tulisan arab latin Wa-idz
Jenis kata kata sambung atau kata depan (harf)
Arti kata وَإِذْ dan apabila
Jumlah pemakaian kata وَإِذْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 69 kali
Jumlah pemakaian pola dasar dalam AlQuran 227 kali, yang terdiri dari dipakai kata harf sebanyak 227 kali

Kajian kata : 3 وَإِذْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kelompok harf : kata وَإِذْ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan.

kata وَإِذْ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya.

2. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

3. kata larangan : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu لَا digunakan untuk melakukan pelarangan, yaitu pelarangan untuk melakukan kata يَهْدِي . ciri kata لَا yang digunakan untuk melakukan pelarangan adalah karena konsonan_k3 dari kata يَهْدِي adalah sukun. perlu diketahui bahwa kata لَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak. dalam kondisi ini لَا digunakan untuk menyatakan pelarangan.

4. kata larangan : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu لَا digunakan untuk melakukan pelarangan, yaitu pelarangan untuk melakukan kata يَهْدِي . ciri kata لَا yang digunakan untuk melakukan pelarangan adalah karena konsonan_k3 dari kata يَهْدِي adalah sukun. perlu diketahui bahwa kata لَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak. dalam kondisi ini لَا digunakan untuk menyatakan pelarangan.

5. predikat dari objek : kata يَهْدِي merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek الْقَوْمَ

6. objek : kata الْقَوْمَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يَهْدِي

7. mudhaafun : kata الْقَوْمَ merupakan kata yang menyadarkan kepada kata الْفَاسِقِينَ . dengan misalnya kata rumah menyandarkan kepada kata besar sehingga memiliki arti rumah yang besar.

8. kata penyandar : kata الْقَوْمَ merupakan kata yang menyadarkan kepada kata الْفَاسِقِينَ . kemudian perlu ditekankan disini bahwa kata yang penyandar tersebut akan selalu menggunakan kasrah atau dhomah pada konsonan k3 atau menggunakan îna atau una untuk jamak.

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)