<<<==ayat berikutnya

Al-Mumtahinah ayat ke 4

ayat sebelumnya ===>>

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِىٓ إِبْرَٰهِيمَ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا۟ لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءَٰٓؤُا۟ مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ الـلَّـهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ ٱلْعَدَٰوَةُ وَٱلْبَغْضَآءُ أَبَدًا حَتَّىٰ تُؤْمِنُوا۟ بِالـلَّـهِ وَحْدَهُۥٓ إِلَّا قَوْلَ إِبْرَٰهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ أَمْلِكُ لَكَ مِنَ الـلَّـهِ مِن شَىْءٍ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

muaiqlysudais
afasyabdulbasit

Kajian kata أَنَبْنَا pada surat Al-Mumtahinah ayat ke 4
Bacaan dalam tulisan arab latin anabnâ
Arti kata anabnâ ( أنبنا )(kami) bertaubat
Jenis kata kata kerja aktif bentuk lampau
Jumlah pemakaian kata أنبنا1
Kata أَنَبْنَا tersusun dari suku kata ن-و-ب
Jumlah pemakaian pola kata ن-و-ب18
Makna dari kata dasar ن-و-ب Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tobat, penyesalan, sesal,rasa sesal, ketua, kesal, utama, terpenting, induk, pemimpin, pembimbing, tokoh, pemuka, gembong, mbah, pengendali, manajer, pengelola, pelaksana, pemangku, pengemudi, pemimpin usaha, laksanawan, kapten, nakhoda, kapitan, kolonel
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata, menyesali, menyesalkan, menyayangkan, bertobat, menyatakan penyesalan, mengeluh, menyedihkan, meratapi, meratap, mengaduh, menyesal, menyalahkan, mempersalahkan, mencela, mengaibkan, mencacat
Kajian kata أَنَبْنَا ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata kerja bentuk lampau : kata أَنَبْنَا merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

2 kata kerja aktif : kata أَنَبْنَا ini tergolong kata kerja aktif, artinya subyeknya melakukan pekerjaan

3 subyek pelaku : kata أَنَبْنَا ini merupakan jenis kata kerja yang memiliki subyek kami. kata kami terkadang digunakan pula untuk menerangkan kata pertama tunggal (aku) yang diungkapkan dalam bahasa halus.

4 diikuti kata ganti kepemilikan kami : kata أَنَبْنَا ini memiliki kata ganti kepemilikan kami. adapun kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan ( ناَ ) pada akhir katanya

مُنِيبِينَمُنِيبًاأُنِيبُأَنَبْنَاأَنَابَ
وَأَنَابُوٓا۟وَأَنَابَمُّنِيبِينَمُّنِيبٍمُّنِيبٌ
يُنِيبُوَأَنِيبُوٓا۟


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قُلْ إِنَّ الـلَّـهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ
katakanlah sesungguhnya Allah disesatkan siapa kehendaki dan memberi petunjuk kepadaNya siapa
Arraad:27أَنَابَ
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَٰنَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِۦ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ
dan sesungguhnya (kami) menguji sulaiman dan (kami) lemparkanlah atas/terhadap kursinya jasad kemudian
Shaad:34
وَصَاحِبْهُمَا فِى ٱلدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَٱتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَىَّ
dan (ia[lk]) yang mempergauli keduanya pada, di, dalam dunia (ia[lk]) yang diperbaiki dan ikutilah jalan orang yang kepadaku
Luqman:15
وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا۟ لِقَوْمِهِمْ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ
dan orang-orang yang bersama dia apabila berkata kepada kaum mereka ya tuhan kami atas kamu[lk] (kami) supaya bertawakal dan kepada Engkau (kami) bertaubat dan kepada Engkau tempat kembali
Al-Mumtahinah:4أَنَبْنَا
وَمَا تَوْفِيقِىٓ إِلَّا بِالـلَّـهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
dan tidak ada taufik bagiku melainkan/kecuali dengan Allah atasnya (aku) supaya bertawakkal dan kepadaNya aku kembali
Huud:88أُنِيبُ
ذَٰلِكُمُ الـلَّـهُ رَبِّى عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
demikian itu Allah tuhanku atasnya (aku) supaya bertawakkal dan kepada-Nya aku kembali
Asy-Syuura:10
وَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَٰنَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُۥ مُنِيبًا إِلَيْهِ
dan apabila menimpa manusia bahaya berdoa tuhannya orang yang suka kembali kepada-Nya
Az-Zumar:8مُنِيبًا
مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَٱتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ
kembali bertaubat kepada-NYA dan bertakwalah kepada-Nya dan tegakkanlah sholat
Ar-Ruum:31مُنِيبِينَ
إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّٰهٌ مُّنِيبٌ
sesungguhnya Ibrahim sungguh penyantun (ks/kb[tunggal] sangat/maha) penghiba (ia[lk]) yang suka kembali
Huud:75مُّنِيبٌ
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ
sesungguhnya pada, di, dalam itu[tg.lk] benar-benar tanda-tanda bagi tiap-tiap hamba orang yang suka kembali
Saba':9مُّنِيبٍ
تَبْصِرَةً وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ
pemandangan dan pelajaran bagi tiap-tiap hamba orang yang suka kembali
Qaaf:8
مَّنْ خَشِىَ ٱلرَّحْمَٰنَ بِٱلْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُّنِيبٍ
siapa (ia[lk]) takut pemurah dengan yang gaib dan datang dengan hati orang yang suka kembali
Qaaf:33
وَإِذَا مَسَّ ٱلنَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا۟ رَبَّهُم مُّنِيبِينَ إِلَيْهِ
dan apabila menimpa manusia bahaya mereka berseru/mengharapkan tuhan mereka kembali bertaubat kepada-Nya
Ar-Ruum:33مُّنِيبِينَ
وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ
dan sungguh (ia[lk]) akan menyangka daud bahwasannya (kami) mengujinya maka dia minta ampun tuhannya dan jatuh (ia[lk]) yang menundukkan dan (dia) kembali/taubat
Shaad:24وَأَنَابَ
وَٱلَّذِينَ ٱجْتَنَبُوا۟ ٱلطَّٰغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوٓا۟ إِلَى الـلَّـهِ
dan orang-orang yang (mereka) menjauhi taghut bahwa menyembahnya[pr] dan (mereka[lk]) kembali kepada Allah
Az-Zumar:17وَأَنَابُوٓا۟
وَأَنِيبُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا۟ لَهُۥ مِن قَبْلِ
dan (mereka[lk]) kembalilah kepada tuhan kalian dan (kalian) berserah dirilah kepadaNYA dari sebelum
Az-Zumar:54وَأَنِيبُوٓا۟
وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ
dan tidak menjadi mengingat/berfikir kecuali orang yang dikembalikanlah (olehnya)
Ghafir:13يُنِيبُ
يَجْتَبِىٓ إِلَيْهِ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ
Dia memilih kepadanya siapa yang kehendaki dan memberi petunjuk kepadanya siapa dikembalikanlah (olehnya)
Asy-Syuura:13
يَجْتَبِىٓ إِلَيْهِ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ
Dia memilih kepadanya siapa yang kehendaki dan memberi petunjuk kepadanya siapa dikembalikanlah (olehnya)
Asy-Syuura:13