<<<==ayat berikutnya

Al-Mumtahinah ayat ke 4

ayat sebelumnya ===>>

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِىٓ إِبْرَٰهِيمَ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا۟ لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءَٰٓؤُا۟ مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ الـلَّـهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ ٱلْعَدَٰوَةُ وَٱلْبَغْضَآءُ أَبَدًا حَتَّىٰ تُؤْمِنُوا۟ بِالـلَّـهِ وَحْدَهُۥٓ إِلَّا قَوْلَ إِبْرَٰهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ أَمْلِكُ لَكَ مِنَ الـلَّـهِ مِن شَىْءٍ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

أَنَبْنَا pada surat Al-Mumtahinah ayat ke 4

Bacaan dalam tulisan arab latin anabnâ
Jenis kata kata kerja aktif bentuk lampau
Arti kata أَنَبْنَا (kami) bertaubat
Jumlah pemakaian kata أَنَبْنَا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata أَنَبْنَا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن و ب
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ب
Makna dari kata dasar ن و ب :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna tobat, penyesalan, sesal,rasa sesal, ketua, kesal, utama, terpenting, induk, pemimpin, pembimbing, tokoh, pemuka, gembong, mbah, pengendali, manajer, pengelola, pelaksana, pemangku, pengemudi, pemimpin usaha, laksanawan, kapten, nakhoda, kapitan, kolonel

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna, menyesali, menyesalkan, menyayangkan, bertobat, menyatakan penyesalan, mengeluh, menyedihkan, meratapi, meratap, mengaduh, menyesal, menyalahkan, mempersalahkan, mencela, mengaibkan, mencacat

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن و ب dalam AlQuran 18 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 7 kali, dipakai kata kerja sebanyak 11 kali

Kajian kata : 1 أَنَبْنَا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata أَنَبْنَا merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata أَنَبْنَا merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja aktif : kata أَنَبْنَا ini tergolong kata kerja aktif, artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata أَنَبْنَا ini merupakan jenis kata kerja yang memiliki subyek kami. kata kami terkadang digunakan pula untuk menerangkan kata pertama tunggal (aku) yang diungkapkan dalam bahasa halus.

Pemakaian kata dasar ن و ب pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

مُنِيبِينَمُنِيبًاأُنِيبُأَنَبْنَاأَنَابَ
وَأَنَابُوٓا۟وَأَنَابَمُّنِيبِينَمُّنِيبٍمُّنِيبٌ
يُنِيبُوَأَنِيبُوٓا۟


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قُلْ إِنَّ الـلَّـهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ
katakanlah sesungguhnya Allah disesatkan siapa kehendaki dan memberi petunjuk kepadaNya siapa
Arraad:27أَنَابَ
وَصَاحِبْهُمَا فِى ٱلدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَٱتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَىَّ
dan (ia[lk]) yang mempergauli keduanya (kalian) bertasbih dunia (ia[lk]) yang diperbaiki dan ikutilah jalan orang yang kepadaku
Luqman:15
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَٰنَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِۦ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ
dan sesungguhnya (kami) menguji sulaiman dan (kami) lemparkanlah atas/terhadap kursinya jasad kemudian
Shaad:34
وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا۟ لِقَوْمِهِمْ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ
dan orang-orang yang bersama dia apabila berkata kepada kaum mereka ya tuhan kami atas kamu[lk] (kami) supaya bertawakal dan kepada Engkau (kami) bertaubat dan kepada Engkau tempat kembali
Al-Mumtahinah:4أَنَبْنَا
وَمَا تَوْفِيقِىٓ إِلَّا بِالـلَّـهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
dan tidak ada taufik bagiku melainkan/kecuali dengan Allah atasnya (aku) supaya bertawakkal dan kepadaNya aku kembali
Huud:88أُنِيبُ
ذَٰلِكُمُ الـلَّـهُ رَبِّى عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
demikian itu Allah tuhanku atasnya (aku) supaya bertawakkal dan kepada-Nya aku kembali
Asy-Syuura:10
وَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَٰنَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُۥ مُنِيبًا إِلَيْهِ
dan apabila menimpa manusia bahaya berdoa tuhannya orang yang suka kembali kepada-Nya
Az-Zumar:8مُنِيبًا
مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَٱتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ
kembali bertaubat kepada-NYA dan bertakwalah kepada-Nya dan tegakkanlah sholat
Ar-Ruum:31مُنِيبِينَ
إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّٰهٌ مُّنِيبٌ
sesungguhnya Ibrahim sungguh penyantun (ks/kb[tunggal] sangat/maha) penghiba (ia[lk]) yang suka kembali
Huud:75مُّنِيبٌ
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ
sesungguhnya (kalian) bertasbih itu[tg.lk] benar-benar tanda-tanda bagi tiap-tiap hamba orang yang suka kembali
Saba':9مُّنِيبٍ
مَّنْ خَشِىَ ٱلرَّحْمَٰنَ بِٱلْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُّنِيبٍ
siapa (ia[lk]) takut pemurah dengan yang gaib dan datang dengan hati orang yang suka kembali
Qaaf:33
تَبْصِرَةً وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ
pemandangan dan pelajaran bagi tiap-tiap hamba orang yang suka kembali
Qaaf:8
وَإِذَا مَسَّ ٱلنَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا۟ رَبَّهُم مُّنِيبِينَ إِلَيْهِ
dan apabila menimpa manusia bahaya mereka berseru/mengharapkan tuhan kembali bertaubat kepada-Nya
Ar-Ruum:33مُّنِيبِينَ
وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ
dan sungguh (ia[lk]) akan menyangka daud bahwasannya (kami) mengujinya maka dia minta ampun tuhannya dan jatuh (ia[lk]) yang menundukkan dan (dia) kembali/taubat
Shaad:24وَأَنَابَ
وَٱلَّذِينَ ٱجْتَنَبُوا۟ ٱلطَّٰغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوٓا۟ إِلَى الـلَّـهِ
dan orang-orang yang (mereka) menjauhi taghut bahwa menyembahnya[pr] dan (mereka[lk]) kembali kepada Allah
Az-Zumar:17وَأَنَابُوٓا۟
وَأَنِيبُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا۟ لَهُۥ مِن قَبْلِ
dan (mereka[lk]) kembalilah kepada tuhan kalian dan (kalian) berserah dirilah kepadaNYA dari sebelum
Az-Zumar:54وَأَنِيبُوٓا۟
يَجْتَبِىٓ إِلَيْهِ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ
Dia memilih kepadanya siapa yang kehendaki dan memberi petunjuk kepadanya siapa dikembalikanlah (olehnya)
Asy-Syuura:13يُنِيبُ
وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ
dan tidak menjadi mengingat/berfikir kecuali orang yang dikembalikanlah (olehnya)
Ghafir:13
وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ
dan tidak menjadi mengingat/berfikir kecuali orang yang dikembalikanlah (olehnya)
Ghafir:13