<<<==ayat berikutnya

Al-Fath ayat ke 29

ayat sebelumnya ===>>

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ الـلَّـهِ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ الـلَّـهِ وَرِضْوَٰنًا سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ وَعَدَ الـلَّـهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلزُّرَّاعَ pada surat Al-Fath ayat ke 29

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)zzurrâ'a
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلزُّرَّاعَ penanam-penanam
Jumlah pemakaian kata ٱلزُّرَّاعَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلزُّرَّاعَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ز ر ع
huruf pertama k1=ز , huruf kedua k2=ر, dan huruf ketiga k3=ع
Makna dari kata dasar ز ر ع :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna penanaman, taburan, perkebunan, daerah yg ditanami, tanaman, tumbuhan, benih, biji, bibit, keturunan, asal, sumber, panen, hasil

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menanam, menanamkan, menempatkan, menghijaukan, menabur, menaburkan, menebarkan, menyebarkan, menyemai, mengeluarkan biji, membuang biji, mengolah, membudayakan, membina, mempererat, memperkuat, memperkembangtumbuhkan, mengerjakan tanah, memperkebuni, memajukan supaya berkembang, memanen, tumbuh, memelihara, bertumbuh, bertambah, menjadi, semakin meningkat, hidup seperti tumbuh-tumbuhan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ز ر ع dalam AlQuran 14 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 12 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali

Kajian kata ٱلزُّرَّاعَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلزُّرَّاعَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلزُّرَّاعَ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلزُّرَّاعَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلزُّرَّاعَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلزُّرَّاعَ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

6. majrur : kata سُوقِهِ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata سُوقِهِ ini diawali dengan kata عَلَى .

7. predikat dari objek : kata يُعْجِبُ merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek الزُّرَّاعَ

8. objek : kata الزُّرَّاعَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يُعْجِبُ

Pemakaian kata dasar ز ر ع pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَحَفَفْنَاهُم بِنَخْلٍ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًا Al-Kahfi 32

 

رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ Ibrahim 37

 

فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنفُسُهُمْ أَفَلاَ يُبْصِرُونَ As-Sajdah 27
ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ Az-Zumar 21

 

وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ Asy-Syu'araa' 148
وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ Ad-Dukhaan 26

 

وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاء Arraad 4

 

وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ Al-An'aam 141

 

أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ Al-Waqii'a 64

 

قَالَ تَزْرَعُونَ سَبْعَ سِنِينَ دَأَبًا Yusuf 47

 

كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ Al-Fath 29

 

أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ Al-Waqii'a 64

 

فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ Al-Fath 29

 

يُنبِتُ لَكُم بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالأَعْنَابَ An-Nahl 11