<<<==ayat berikutnya

Al-Fath ayat ke 29

ayat sebelumnya ===>>

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ الـلَّـهِ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ الـلَّـهِ وَرِضْوَٰنًا سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ وَعَدَ الـلَّـهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

muaiqlysudais
afasyabdulbasit

Kajian kata سُوقِهِۦ pada surat Al-Fath ayat ke 29
Bacaan dalam tulisan arab latin sûqihi
Arti kata sûqihi ( سوقه )batangnya
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Jumlah pemakaian kata سوقه1
Kata سُوقِهِۦ tersusun dari suku kata س-ا-ق
Makna dari kata dasar س-ا-ق Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tungkai, taraf, suku, kaki buatan, tangkai, batang, puting, lonjor, tengkuk, cerobong yg tinggi, cara berjalan yg angkuh, pengejaran hati-hati, betis, pisau, tulang kering, anak kunci, pegangan sendok, tangkai jangkar, bagasi, koper, batang pohon, badan, tubuh, peti, belalai, kopor, tempat barang, gagang bunga, kepala pelayan, pelayan bar, penggerak, perangsang, gerakan, pukulan, kampanye, jalan mobil, persneling, perjalanan dgn kendaraan, serangan pembasmian, serbuan pembasmian
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mengejar, berjalan dgn angkuhnya, berjalan dgn sikap sombong, menjalar, mengikuti dgn hati-hati, mendorong, menggerakkan, mengendarai, menyetir, berkendaraan, naik mobil, mengemudikan
Kajian kata سُوقِهِۦ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata benda : kata سُوقِهِۦ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2 kata benda abstrak : kata سُوقِهِۦ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

3 Majrur : kata سُوقِهِۦ menjadi majrur (konsonan ke 3 menjadi kasrah), karena diawali dengan kata 'alay ( عَلَى ).

4 Majrur : kata سُوقِهِۦ menjadi majrur (konsonan ke 3 menjadi kasrah), karena diawali dengan kata 'alay ( عَلَىٰ ).

سَآئِقٌسَاقَيْهَاسَاقٍبِٱلسُّوقِبِٱلسَّاقِ
يُسَاقُونَوَسِيقَفَسُقْنَٰهُسُوقِهِۦسُقْنَٰهُ
ٱلْمَسَاقُٱلْأَسْوَاقِٱلسَّاقُيُسَاقُونَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ
dan bertaut/berbelit betis dengan betis
Al-Qiyaamah:29بِٱلسَّاقِ
رُدُّوهَا عَلَىَّ فَطَفِقَ مَسْحًۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلْأَعْنَاقِ
kembalikannya (oleh ia) atas lalu (ia) mulai berbuat usapan dengan betis dan leher
Shaad:33بِٱلسُّوقِ
يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ
pada hari dibuka / disingkap dari betis dan diseru/dipanggil kepada/untuk bersujud maka tidak mentaati
Al-Qalam:42سَاقٍ
فَلَمَّا رَأَتْهُ حَسِبَتْهُ لُجَّةً وَكَشَفَتْ عَن سَاقَيْهَا
maka tatkala (ia) melihatnya dia mengiranya kolam air dan (ia) membuka/menghilangkan dari kedua betisnya
An-Naml:44سَاقَيْهَا
وَجَآءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّعَهَا سَآئِقٌ وَشَهِيدٌ
dan datang tiap jiwa/orang bersamanya seorang penggiring dan seorang saksi
Qaaf:21سَآئِقٌ
حَتَّىٰٓ إِذَآ أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ
sehingga apabila (ia[pr]) membawa awan beban (kami) halau dia ke negeri/tanah kematian
Al-A'raaf:57سُقْنَٰهُ
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ الـلَّـهِ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ
muhammad rasul/utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia sangat keras atas/terhadap orang-orang kafir maka ia tegak atas/terhadap batangnya menjadikan akan menakjubkan penanam-penanam karena hendak menjengkelkan dengan mereka orang-orang kafir
Al-Fath:29سُوقِهِۦ
فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَٰهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَّيِّتٍ
lalu (ia[lk]) dihalau / dibuang awan maka (kami) menggiringnya kepada suatu negeri kematian
Faathir:9فَسُقْنَٰهُ
وَسِيقَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًا
dan dihalau/digiring orang-orang yang (mereka) mengingkari kepada neraka jahanam berbondong-bondong
Az-Zumar:71وَسِيقَ
وَسِيقَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ إِلَى ٱلْجَنَّةِ زُمَرًا
dan dihalau/digiring orang-orang yang (kalian) bertakwalah tuhan mereka ke surga berbondong-bondong
Az-Zumar:73
كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى ٱلْمَوْتِ وَهُمْ يَنظُرُونَ
seakan-akan dihalau kepada mati dan/sedang mereka melihat
Al-Anfaal:6يُسَاقُونَ
كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى ٱلْمَوْتِ وَهُمْ يَنظُرُونَ
seakan-akan dihalau kepada mati dan/sedang mereka melihat
Al-Anfaal:6
وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ
dan bertaut/berbelit betis dengan betis
Al-Qiyaamah:29ٱلسَّاقُ
وَقَالُوا۟ مَالِ هَٰذَا ٱلرَّسُولِ يَأْكُلُ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشِى فِى ٱلْأَسْوَاقِ
dan (mereka) berkata mengapa ini[tg.lk] rasul makan makanan dan berjalan/berkeliaran pada, di, dalam pasar-pasar
Al-Furqon:7ٱلْأَسْوَاقِ
إِلَّآ إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِى ٱلْأَسْوَاقِ
kecuali sesungguhnya mereka sungguh memakan makanan dan berjalan pada, di, dalam pasar-pasar
Al-Furqon:20
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ
kepada tuhanmu pada hari itu tempat kembali
Al-Qiyaamah:30ٱلْمَسَاقُ
إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ
kepada tuhanmu pada hari itu tempat kembali
Al-Qiyaamah:30