<<<==ayat berikutnya

Al-Fath ayat ke 29

ayat sebelumnya ===>>

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ الـلَّـهِ وَالَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ الـلَّـهِ وَرِضْوَٰنًا سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرَىٰةِ وَمَثَلُهُمْ فِى الْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ الـلَّـهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ الصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata أَثَرِ pada surat Al-Fath ayat ke 29
Bacaan dalam tulisan arab latin atsari
Arti kata atsari ( أثر )bekas
Jumlah pemakaian kata أثر2 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kataأَثَرِ tersusun dari suku kata ا-ث-ر

Penggunaan kata dasar ا-ث-ر ini pada AlQuran ada di sini

Makna dari kata dasar ا-ث-ر Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata denai, jalan kecil, bekas, kesan, bakat, gaun panjang, sisa, tanda, petunjuk, isyarat, sindiran, bayangan, kiasan, sasaran, nilai, angka, ciri, cap, noda, taraf, tingkat, gerak, kemasyhuran, rekam, kumandang, gema, pembalikan, tolakan ke belakang
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata membuntuti, menarik, menyeret, terseret, mengikuti jejak, mengikuti, mengekori, menjejaki, ketinggalan, berjalan dgn lesu, berjalan dgn susah payah, menjalar, mengisyaratkan, menyindirkan, membayangkan, menyindir secara tak langsung, menganginkan, menandai, memperhatikan, menilai, menjadi tanda, memberi harga pd, mengesankan, mempengaruhi, mencetak, mengingatkan, mencamkan, menanamkan kesan pd, melagak, mencap, memperkesankan, menimbulkan, menghasilkan, menyebabkan, membangkitkan, tenggelam, terbenam, hilang, menenggelamkan, membenamkan, menanam, terperosok, merosot, turun, masuk ke dalam, menggali, memasukkan, memancangkan, menanamkan, beroperasi, menjalankan, membedel, mengoperasi, menyelenggarakan, mengusahakan, mengadakan, membedah, memotong
Kajian kata أَثَرِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 gender laki-laki : kata أَثَرِ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

2 keterangan benda : kata أَثَرِ ini digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak atau kata benda yang nampak.

3 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata أَثَرِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

4 Mudhaf : Merupakan kata kepemilikan yaitu sesuatu yang dimiliki, dalam hal ini kata أَثَرِ merupakan sesuatu yang dimiliki oleh kata berikutnya (mudhaf ilaih) yaitu السُجُودِ. Sehingga gabungan dari kataأَثَرِ السُجُودِ bermakna bekas (nya) bersujud

5 Kata utama yang disifati atau diterangkan : Kata أَثَرِ ini merupakan kata utama yang disifati atau kata yang diterangkan oleh kata السُّجُودِ. Sehingga makna dari gabungan kata أَثَرِ السُّجُودِ adalah bekas ( yang ) bersujud

Disclaimer / penafian