<<<==ayat berikutnya

Muhammad ayat ke 4

ayat sebelumnya ===>>

فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَضَرْبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا۟ ٱلْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ الـلَّـهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍ وَٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ الـلَّـهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَٰلَهُمْ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

مَنًّۢا pada surat Muhammad ayat ke 4

Bacaan dalam tulisan arab latin mannan
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata مَنًّۢا umpatan
Jumlah pemakaian kata مَنًّۢا dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata مَنًّۢا tersusun dari kata dasar dengan suku kata م ن ن
huruf pertama k1=م , huruf kedua k2=ن, dan huruf ketiga k3=ن
Makna dari kata dasar م ن ن :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna persetujuan, kematian, mati, kemangkatan, maut, wafat, yg dikurangi, yg disusuntukan, yg dikecilkan, yg dihina, nasib, takdir, untung, pinta, kemusnahan, milik, kismat, bilangan, bagian, bintang, yg dihinakan, keserasian, hibah, dana, putus, copot, terhenti, hadiah, tunjangan, sokongan dr pemerintah, uang bantuan, kebaikan hati, jasa, syafakat, guna, nasib kematian.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyukai, mewajibkan, sesuai, selaras, cocok, serasi, seia, memberi, menyampaikan, mentakdirkan, seia sekata, sependapat, memberikan, mengorbankan, menyerahkan, mencurahkan, menyajikan, memperlihatkan, menggambarkan, memberitahukan, membayar, mengucapkan, putus, kasi, mundur, mewariskan, mewasiatkan, sependirian, mengharuskan, memaksakan, membantu, melayani, menyokong, mengataskan, berbaik hati, bermurah hati, memperkenankan, mengakui, mengizinkan, mengabulkan, menghadiahi, membenarkan, mengaruniakan, menuruti, berunding, membicarakan, menganugerahkan, berbuat, berhitung, minta nasihat, menganugerahi, melimpahkan, menyerupai, mengaruniai, memperkenan, berlaku berhati-hati.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar م ن ن dalam AlQuran 26 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 13 kali, dipakai kata kerja sebanyak 13 kali

Kajian kata : 9 مَنًّۢا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata مَنًّۢا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender perempuan : kata مَنًّۢا ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan.

3. kata dengan jumlah tunggal : kata مَنًّۢا ini merupakan jenis kata berjenis tunggal untuk perempuan

4. kata benda abstrak : kata مَنًّۢا ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

5. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata مَنًّۢا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah an. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar م ن ن pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

فَٱمْنُنْفَمَنَّتَمْنُنتَمُنُّوا۟بِٱلْمَنِّ
مَنًّۢامَنًّامَنَنَّامَمْنُونٍۭمَمْنُونٍ
يَمُنُّونَيَمُنُّنَّمُنَّمَّنَّمَنَّ
ٱلْمَنَّٱلْمَنُونِ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبْطِلُوا۟ صَدَقَٰتِكُم بِٱلْمَنِّ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman jangan dirusakkan sedekah kalian dengan umpatan
Al-Baqarah:264بِٱلْمَنِّ
قُل لَّا تَمُنُّوا۟ عَلَىَّ إِسْلَٰمَكُم بَلِ الـلَّـهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ
katakanlah jangan memberi nikmat atas keislaman kalian (berserah dirilah kalian) bahkan Allah sungguh akan memberi nikmat atas kalian
Al-Hujuraat:17تَمُنُّوا۟
وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ
dan jangan memberi anugerah memohon lebih banyak
Al-Muddaththir:6تَمْنُن
فَمَنَّ الـلَّـهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوٓا۟
maka memberi karunia Allah atas kalian maka teliti oleh
An-Nisa:94فَمَنَّ
فَمَنَّ الـلَّـهُ عَلَيْنَا وَوَقَىٰنَا عَذَابَ ٱلسَّمُومِ
maka memberi karunia Allah atas (kami) pemeliharaan kami siksa yang sangat panas itu
Ath-Thuur:27
هَٰذَا عَطَآؤُنَا فَٱمْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
ini[tg.lk] pemberian kami maka berikanlah (mereka) mengetahui (kamu[lk]) tahanlah dengan tidak/tanpa perhitungan
Shaad:39فَٱمْنُنْ
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
kecuali orang-orang yang (mereka) beriman dan melakukan wanita saleh maka bagi mereka pahala-pahala (kb jamak) tidak / selain (ia[lk]) yang diputus-putus
At-Tin:6مَمْنُونٍ
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
sesungguhnya orang-orang yang (mereka) beriman dan melakukan wanita saleh bagi mereka pahala-pahala (kb jamak) tidak / selain (ia[lk]) yang diputus-putus
Fush-Shilat:8
وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ
dan sesungguhnya bagimu sungguh (dapat) upah tidak / bukan / selain (ia[lk]) yang diputus-putus
Al-Qalam:3
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۭ
kecuali orang-orang yang (mereka) beriman dan melakukan wanita saleh bagi mereka pahala-pahala (kb jamak) tidak / selain (ia[lk]) yang diputus
Al-Inshiqaaq:25مَمْنُونٍۭ
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
dan sesungguhnya memberi karunia atas/terhadap Musa dan Harun
Ash-Shaafaat:114مَنَنَّا
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰٓ
dan sesungguhnya memberi karunia atas kamu[lk] sekali yang lain
Thaahaa:37
ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَآ أَنفَقُوا۟ مَنًّا
kemudian tidak diiringi apa yang mereka belanjakan umpatan
Al-Baqarah:262مَنًّا
فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا
maka adapun umpatan sesudah itu dan adapun tebusan-tebusan sehingga (ia [lk]) meletakkan perang atau menerima tebusan-tembusan
Muhammad:4مَنًّۢا
وَهَٰذَآ أَخِى قَدْ مَنَّ الـلَّـهُ عَلَيْنَآ
dan ini saudaraku sungguh memberi karunia Allah atas (kami)
Yusuf:90مَنَّ
لَقَدْ مَنَّ الـلَّـهُ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ
sesungguhnya memberi karunia Allah atas/terhadap orang-orang yang beriman
Ali-Imran:164
لِّيَقُولُوٓا۟ أَهَٰٓؤُلَآءِ مَنَّ الـلَّـهُ عَلَيْهِم مِّنۢ بَيْنِنَآ
supaya mengatakan inikah orang-orang yang memberi karunia Allah atas mereka dari/di antara kita
Al-An'aam:53
لَوْلَآ أَن مَّنَّ الـلَّـهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا
jika tidak bahwa memberi karunia Allah atas (kami) tentu (ia [lk]) membenamkan dengan kami
Al-Qashash:82مَّنَّ
وَنُرِيدُ أَن نَّمُنَّ عَلَى ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ
dan dikehendaki bahwa sungguh akan memberi karunia atas/terhadap orang-orang yang ditindas (oleh mereka[lk]) (kalian) bertasbih muka bumi
Al-Qashash:5نَّمُنَّ
قُل لَّا تَمُنُّوا۟ عَلَىَّ إِسْلَٰمَكُم بَلِ الـلَّـهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ
katakanlah jangan memberi nikmat atas keislaman kalian (berserah dirilah kalian) bahkan Allah sungguh akan memberi nikmat atas kalian
Al-Hujuraat:17يَمُنُّ
وَلَٰكِنَّ الـلَّـهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ
akan tetapi (kami) Allah sungguh akan memberi nikmat atas/terhadap siapa kehendaki dari/diantara hamba-hambanya
Ibrahim:11
يَمُنُّونَ عَلَيْكَ أَنْ أَسْلَمُوا۟
memberi nikmat atas kamu[lk] bahwa (mereka) masuk islam
Al-Hujuraat:17يَمُنُّونَ
أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهِۦ رَيْبَ ٱلْمَنُونِ
ataukah mengatakan (ia[lk]) yang menyihir (kami) supaya menunggu-nunggu dengannya keraguan nikmat-nikmat
Ath-Thuur:30ٱلْمَنُونِ
وَظَلَّلْنَا عَلَيْهِمُ ٱلْغَمَٰمَ وَأَنزَلْنَا عَلَيْهِمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ
dan (kami) naungi atas mereka awan / kabut dan (kami) telah menurunkan atas mereka manna / nikmat salwa (sebangsa burung puyuh)
Al-A'raaf:160ٱلْمَنَّ
وَوَٰعَدْنَٰكُمْ جَانِبَ ٱلطُّورِ ٱلْأَيْمَنَ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ
dan (kami) telah menjanjikan kepada kalian (ia[lk]) yang disisi/sebagian gunung tur sumpah-sumpah dan (kami) menurunkan atas kalian manna / nikmat dan salwa
Thaahaa:80
وَأَنزَلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ
dan (kami) telah menurunkan atas kalian manna / nikmat dan salwa (burung sebangsa puyuh)
Al-Baqarah:57
وَأَنزَلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ
dan (kami) telah menurunkan atas kalian manna / nikmat dan salwa (burung sebangsa puyuh)
Al-Baqarah:57