<<<==ayat berikutnya

Shaad ayat ke 31

ayat sebelumnya ===>>


إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِٱلْعَشِىِّ ٱلصَّٰفِنَٰتُ ٱلْجِيَادُ

Kajian kata

بِٱلْعَشِىِّ pada surat Shaad ayat ke 31

Bacaan dalam tulisan arab latin bi(a)l'asyiyyi
Arti kata بِٱلْعَشِىِّ pada waktu sore
Jumlah pemakaian kata بِٱلْعَشِىِّ dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata بِٱلْعَشِىِّ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ع ش ي
huruf pertama k1=ع , huruf kedua k2=ش, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ع ش ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna petang, malam, jamuan makan malam

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ع ش ي dalam AlQuran 14 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 13 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata بِٱلْعَشِىِّ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بِٱلْعَشِىِّ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : kata بِٱلْعَشِىِّ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

3. keterangan waktu : kata بِٱلْعَشِىِّ ini digunakan untuk keterangan waktu. untuk keterangan waktu ini sering sekali bentuknya memiliki format yang mirip dengan format kata benda yang umum dikenal. dan dalam bahasa arab, keterangan waktu ini dikelompokkan dalam kelompok kata benda.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata بِٱلْعَشِىِّ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Pemakaian kata dasar ع ش ي pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ الرَّحْمَنِ Az-Zukhruf 36

 

وَجَاؤُواْ أَبَاهُمْ عِشَاء يَبْكُونَ Yusuf 16

 

كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلاَّ عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا An-Naziaat 46

 

فَأَوْحَى إِلَيْهِمْ أَن سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيًّا Maryam 11
وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً وَعَشِيًّا Maryam 62

 

وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ Ar-Ruum 18

 

وَلاَ تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ Al-An'aam 52
رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ Al-Kahfi 28

 

وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالإِبْكَارِ Ali-Imran 41
إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ Shaad 18
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ Shaad 31

 

وَمِن بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاء ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَّكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ An-Nuur 58