<<<==ayat berikutnya

Faathir ayat ke 41

ayat sebelumnya ===>>


إِنَّ الـلَّـهَ يُمْسِكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ أَن تَزُولَا وَلَئِن زَالَتَآ إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِهِۦٓ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

Kajian kata

تَزُولَا pada surat Faathir ayat ke 41

Bacaan dalam tulisan arab latin tazûlâ
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata تَزُولَا lenyap
Jumlah pemakaian kata تَزُولَا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata تَزُولَا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ز و ل
huruf pertama k1=ز , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ل
Makna dari kata dasar ز و ل :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna perhentian, kegagalan, seorang yg tak lulus ujian

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna berhenti, menghentikan, berakhir, gagal, membiarkan, urung, kandas, melalaikan, kalah, rusak, lupa, meninggalkan, bangkrut, runtuh, kurang, kekurangan, berkurang, menjadi lemah, mangkir, menjatuhkan, tdk meluluskan, tdk lulus, kebentur, mudarat, binasa, mati, hancur, tewas, membusuk

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ز و ل dalam AlQuran 4 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 1 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata تَزُولَا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata تَزُولَا merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. gender laki-perempuan : kata تَزُولَا ini digunakan untuk laki-laki dan perempuan berdua, dapat keduanya laki-laki, keduanya perempuan atau campuran laki-dan perempuan. hal ini ditandai dengan adanya konsonan â pada konsonan_k3 nya

3. bentuk sedang/akan : kata تَزُولَا merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

4. kata kerja aktif : kata تَزُولَا ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

5. huruf majzum : kata أَن ini merupakan harf yang akan membuat kata berikutnya, dalam hal ini تَزُولَا , akan kehilangan huruf nun ( نَ ) sehingga konsonan_k3 menyisakan û ( واْ ) saja

6. majzum : kata ini memiliki أَن yang berfungsi sebagai komponen yang akan merubah konsonan_k3 dari تَزُولَا akan menjadi sukun (untuk bentuk subyek tunggal) serta û untuk subyek jamak.

Pemakaian kata dasar ز و ل pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَلَئِن زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِّن بَعْدِهِ Faathir 41

 

مَا لَكُم مِّن زَوَالٍ Ibrahim 44

 

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَن تَزُولَا Faathir 41

 

وَإِن كَانَ مَكْرُهُمْ لِتَزُولَ مِنْهُ الْجِبَالُ Ibrahim 46