<<<==ayat berikutnya

Saba' ayat ke 52

ayat sebelumnya ===>>

وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

وَأَنَّىٰ pada surat Saba' ayat ke 52

Bacaan dalam tulisan arab latin wa-annâ
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata وَأَنَّىٰ dan bahwasannya
Jumlah pemakaian kata وَأَنَّىٰ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata وَأَنَّىٰ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ا ن ي
huruf pertama k1=ا , huruf kedua k2=ن, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ا ن ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna dan bahwasanya, maka, mengapa, waktu, ketika, panas,

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ا ن ي dalam AlQuran 15 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 15 kali
Pola dasar ا ن ي dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 56 وَأَنَّىٰ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَأَنَّىٰ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

3. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata وَأَنَّىٰ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar ا ن ي pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَأَنَّىٰفَأَنَّىٰإِنَىٰهُءَانِيَةٍءَانٍ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ ءَانٍ
berkeliling diantaranya dan antara air panas mendidih sangat panas
Ar-Rahman:44ءَانٍ
تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ ءَانِيَةٍ
diberikan minuman dari mata sangat panas/mendidih
Al-Ghaashiyah:5ءَانِيَةٍ
إِنَىٰهُ وَلَٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَٱدْخُلُوا۟ فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَٱنتَشِرُوا۟ وَلَآ أَن تَنكِحُوٓا۟ أَزْوَٰجَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦٓ أَبَدًا
waktu/ketika dia akan tetapi apabila diundang/diseru maka masuklah maka apabila (kalian) makan maka bertebaranlah/keluarlah dan tidak bahwa menikahi istri-istrinya dari sesudahnya selama-lamanya
Al-Ahzab:53إِنَىٰهُ
فَقَدْ جَآءَ أَشْرَاطُهَا فَأَنَّىٰ لَهُمْ إِذَا جَآءَتْهُمْ ذِكْرَىٰهُمْ
maka sesungguhnya telah datang syarat-syaratnya maka mengapa bagi mereka apabila ia datang kepada mereka mengingat mereka
Muhammad:18فَأَنَّىٰ
وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ الـلَّـهُ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
dan jika (kamu) menanyakan kepada mereka siapa (ia) menciptakan mereka tentu akan mengatakan Allah maka mengapa dipalingkan
Az-Zukhruf:87
لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
tidak ada tuhan kecuali Dia maka mengapa dipalingkan
Ghafir:62
خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
(ia) menciptakan kalian dari jiwa/orang (ia[pr]) yang satu kemudian (mereka berdua) menjadikan dari padanya jodohnya/isterinya tidak ada tuhan kecuali Dia maka mengapa dipalingkan
Az-Zumar:6
وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُوا۟ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ
dan jika menghendaki tentu (kami) menghapuskan atasku/terhadapku mata-mata mereka lalu mereka berlomba-lomba jalan maka mengapa melihat
YaaSiin:66
لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
tidak tuhan kecuali Dia maka mengapa dipalingkan
Faathir:3
لَيَقُولُنَّ الـلَّـهُ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
tentu akan mengatakan Allah maka mengapa dipalingkan
Al-Ankabuut:61
سَيَقُولُونَ لِـلَّـهِ قُلْ فَأَنَّىٰ تُسْحَرُونَ
akan mengatakan kepunyaan Allah katakanlah maka mengapa ditipu / disihir
Al-Mu'minuun:89
ثُمَّ يُعِيدُهُۥ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
kemudian mengembalikan dia maka mengapa dipalingkan
Yunus:34
فَمَاذَا بَعْدَ ٱلْحَقِّ إِلَّا ٱلضَّلَٰلُ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
maka tidak ada sesudah kebenaran melainkan kesesatan maka mengapa dipalingkan
Yunus:32
وَمُخْرِجُ ٱلْمَيِّتِ مِنَ ٱلْحَىِّ ذَٰلِكُمُ الـلَّـهُ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
dan dikeluarkan olehnya orang yang mati dari yang hidup demikian Allah maka mengapa dipalingkan
Al-An'aam:95
وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ
dan (mereka) berkata (kami) telah beriman kepada-Nya (Allah) dan bahwasannya bagi mereka pencapaian dari tempat yang jauh
Saba':52وَأَنَّىٰ
وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ
dan (mereka) berkata (kami) telah beriman kepada-Nya (Allah) dan bahwasannya bagi mereka pencapaian dari tempat yang jauh
Saba':52