<<<==ayat berikutnya

Saba' ayat ke 14

ayat sebelumnya ===>>

فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ ٱلْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُۥ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ مَا لَبِثُوا۟ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

خَرَّ pada surat Saba' ayat ke 14

Bacaan dalam tulisan arab latin kharra
Arti kata خَرَّ menyungkur
Jumlah pemakaian kata خَرَّ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata خَرَّ tersusun dari kata dasar dengan suku kata خ ر ر
huruf pertama k1=خ , huruf kedua k2=ر, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar خ ر ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna jatuhnya, kejatuhan, turunnya, runtuhnya, musim rontok, surutnya, landaian, lereng, lerengan, musim runtuh, tingginya, bisikan, dengut, keluhan, gumamam, kecamik, bunyi desiran yg abnormal, komat-kamit, celoteh, ocehan, oceh, omongan, obrolan, ceracau, suara air mengalir

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna jatuh, turun, tumbang, gugur, reda, melihat ke bawah, redup, berbisik, membisikkan, bersungut, mengaduh, mendesir, mendengung, bersungut-sungut, mengoceh, menceloteh, meraban, meraban omong-omong

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar خ ر ر dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 7 kali, dipakai kata kerja sebanyak 5 kali

Kajian kata : 2 خَرَّ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata خَرَّ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata خَرَّ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata خَرَّ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

Pemakaian kata dasar خ ر ر pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَخَرَّوَتَخِرُّفَخَرَّخَرُّوا۟خَرَّ
يَخِرُّونَيَخِرُّوا۟وَيَخِرُّونَوَخَرُّوا۟


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ
maka tatkala menyungkur (kamu) menjadi jelas/nyata jin-jin bahwa sekiranya (mereka) adalah mengetahui yang gaib
Saba':14خَرَّ
وَمَن يُشْرِكْ بِالـلَّـهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ
dan barangsiapa dipersekutukan dengan Allah maka seakan-akan menyungkur dari langit
Al-Hajj:31
إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا۟ بِهَا خَرُّوا۟ سُجَّدًا
sesungguhnya hanyalah menjadi mempercayai dengan ayat-ayat Kami orang-orang yang apabila benar-benar diperingatkan dengannya menyungkur sujud
As-Sajdah:15خَرُّوا۟
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُ ٱلرَّحْمَٰنِ خَرُّوا۟ سُجَّدًا وَبُكِيًّا
tatkala/apabila dibacakan atas mereka ayat-ayat pemurah menyungkur sujud dan tangisan
Maryam:58
فَخَرَّ عَلَيْهِمُ ٱلسَّقْفُ مِن فَوْقِهِمْ
lalu menyungkur atas mereka atap dari atas mereka
An-Nahl:26فَخَرَّ
وَتَخِرُّ ٱلْجِبَالُ هَدًّا
dan (kamu[lk]) menyungkur gunung-gunung reruntuhan
Maryam:90وَتَخِرُّ
فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُۥ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُۥ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا
maka ketika (ia) menampakkan tuhannya pada bukit (ia) menjadikannya goncangan dan jatuh Musa pingsan
Al-A'raaf:143وَخَرَّ
وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ
dan sungguh (ia[lk]) akan menyangka daud bahwasannya (kami) mengujinya maka dia minta ampun tuhannya dan jatuh (ia[lk]) yang menundukkan dan (dia) kembali/taubat
Shaad:24
وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى ٱلْعَرْشِ وَخَرُّوا۟ لَهُۥ سُجَّدًا
dan (ia) meninggikan kedua ibu-bapaknya atas/terhadap 'arsy` dan menyungkur kepadanya sujud
Yusuf:100وَخَرُّوا۟
وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا
dan menyungkur bagi/atas/dagu/muka menangis dan menambah mereka khusyu
Al-Isra:109وَيَخِرُّونَ
وَٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا۟
dan orang-orang yang apabila benar-benar diperingatkan dengan ayat-ayat tuhan mereka tidak menyungkur
Al-Furqon:73يَخِرُّوا۟
إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا
apabila dibacakan atas mereka menyungkur bagi/atas/dagu/muka sujud
Al-Isra:107يَخِرُّونَ
إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا
apabila dibacakan atas mereka menyungkur bagi/atas/dagu/muka sujud
Al-Isra:107