<<<==ayat berikutnya

Al-Ankabuut ayat ke 10

ayat sebelumnya ===>>


وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِالـلَّـهِ فَإِذَآ أُوذِىَ فِى الـلَّـهِ جَعَلَ فِتْنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ الـلَّـهِ وَلَئِن جَآءَ نَصْرٌ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ أَوَلَيْسَ ٱللَّهُ الـلَّـهُ بِمَا فِى صُدُورِ ٱلْعَٰلَمِينَ الْعَالَمِينَ

Kajian kata

أُوذِىَ pada surat Al-Ankabuut ayat ke 10

Bacaan dalam tulisan arab latin ûdziya
Jenis kata katakerja pasif bentuk lampau
Arti kata أُوذِىَ (dia) disakiti
Jumlah pemakaian kata أُوذِىَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata أُوذِىَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ا ذ ي
huruf pertama k1=ا , huruf kedua k2=ذ, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar ا ذ ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kesalahan, dosa, kejahatan, sakit hati, berabe, yg menjengkelkan, yg mengganggu, bangor, delik, penghinaan, penyerang, luka perasaan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna melukai, melukakan, mencacati, merusak, merugikan, mengganggu, menjengkelkan, menggemaskan, memengkalkan, memutihkan mata, menyiksa, menyinggung, menyinggung perasaan, menyakiti hati, menghina, menyakitkan hati, bersalah, melukai hati, melakukan kesalahan, memperkejikan, mencerca, mencercai

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ا ذ ي dalam AlQuran 13 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 1 kali, dipakai kata kerja sebanyak 12 kali
Pola dasar ا ذ ي Dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata kerja saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata benda

Kajian kata أُوذِىَ ditinjau dari aspek makna :

kata أُوذِىَ ini masuk dalam pola kata ke :4

adapun makna dari pola kata keempat ini adalah :

1. mencipta,

2.memasuki

3. mewujudkan

format : alif-k1k2ak3a

Kajian kata أُوذِىَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata أُوذِىَ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata أُوذِىَ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja pasif : kata أُوذِىَ ini merupakan bentuk dari kata kerja aktif, dimana subyek pelakunya dilakukan pekerjaan.

Pemakaian kata dasar ا ذ ي pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

قَالُواْ أُوذِينَا مِن قَبْلِ أَن تَأْتِينَا Al-A'raaf 129

 

فَإِذَا أُوذِيَ فِي اللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ النَّاسِ كَعَذَابِ اللَّهِ Al-Ankabuut 10

 

وَقَدْ هَدَانَا سُبُلَنَا وَلَنَصْبِرَنّ عَلَى مَا آذَيْتُمُونَا Ibrahim 12

 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَى Al-Ahzab 69

 

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ رَسُولَ اللّهِ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ At-Taubah 61
وَمِنْهُمُ الَّذِينَ يُؤْذُونَ النَّبِيَّ وَيِقُولُونَ هُوَ أُذُنٌ At-Taubah 61
إِنَّ الَّذِينَ يُؤْذُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ Al-Ahzab 57
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا Al-Ahzab 58

 

وَأُخْرِجُواْ مِن دِيَارِهِمْ وَأُوذُواْ فِي سَبِيلِي Ali-Imran 195
فَصَبَرُواْ عَلَى مَا كُذِّبُواْ وَأُوذُواْ حَتَّى أَتَاهُمْ نَصْرُنَا Al-An'aam 34

 

وَإِذْ قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ يَاقَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي Ash-Shaff 5

 

وَاللَّذَانَ يَأْتِيَانِهَا مِنكُمْ فَآذُوهُمَا An-Nisa 16

 

وَلاَ تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِ وَدَعْ أَذَاهُمْ Al-Ahzab 48