<<<==ayat berikutnya

Al-Qashash ayat ke 32

ayat sebelumnya ===>>


ٱسْلُكْ يَدَكَ فِى جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَآءَ مِنْ غَيْرِ سُوٓءٍ وَٱضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ ٱلرَّهْبِ فَذَٰنِكَ بُرْهَٰنَانِ مِن رَّبِّكَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِي۟هِۦٓ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًا فَٰسِقِينَ

Kajian kata

بَيْضَآءَ pada surat Al-Qashash ayat ke 32

Bacaan dalam tulisan arab latin baydhâ-a
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata بَيْضَآءَ putih
Jumlah pemakaian kata بَيْضَآءَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata بَيْضَآءَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب ي ض
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ض
Makna dari kata dasar ب ي ض :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pemutih, obat kelantang, obat pengelantang

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna melumas dgn telur, pemutih, obat kelantang, obat pengelantang, memutihkan, mengelantang, memutih, membuat putih, memucat, menjadi pucat, membuat pucat

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب ي ض dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata بَيْضَآءَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بَيْضَآءَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata بَيْضَآءَ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. kata benda abstrak : kata بَيْضَآءَ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata بَيْضَآءَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. majrur : kata جَيْبِكَ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata جَيْبِكَ ini diawali dengan kata فِي .

6. predikat dari objek : kata تَخْرُجْ merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek بَيْضَاء

7. objek : kata بَيْضَاء ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata تَخْرُجْ

Pemakaian kata dasar ب ي ض pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَابْيَضَّتْ عَيْنَاهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظِيمٌ Yusuf 84

 

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ Ali-Imran 106

 

وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ Ali-Imran 107

 

وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ Faathir 27

 

وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاء لِلنَّاظِرِينَ Al-A'raaf 108
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاء لِلنَّاظِرِينَ Asy-Syu'araa' 33

 

وَاضْمُمْ يَدَكَ إِلَى جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ Thaahaa 22
تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ An-Naml 12
اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاء مِنْ غَيْرِ سُوءٍ Al-Qashash 32
بَيْضَاء لَذَّةٍ لِّلشَّارِبِين Ash-Shaafaat 46

 

كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ Ash-Shaafaat 49

 

الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ Al-Baqarah 187