<<<==ayat berikutnya

Al-Qashash ayat ke 27

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ إِنِّىٓ أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ٱبْنَتَىَّ هَٰتَيْنِ عَلَىٰٓ أَن تَأْجُرَنِى ثَمَٰنِىَ حِجَجٍ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْرًا فَمِنْ عِندِكَ وَمَآ أُرِيدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ الـلَّـهُ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

أُنكِحَكَ pada surat Al-Qashash ayat ke 27

Bacaan dalam tulisan arab latin unkichaka
Jenis kata katakerja pasif bentuk lampau
Arti kata أُنكِحَكَ dinikahkan kepada kamu
Jumlah pemakaian kata أُنكِحَكَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata أُنكِحَكَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ك ح
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ك, dan huruf ketiga k3=ح
Makna dari kata dasar ن ك ح :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pernikahan, perkawinan, ikatan perkawinan, nikah, penggabungan, jimak, sanggama, pergaulan, lambangsari, upacara nikah.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna bersetubuh, mengancuk.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ك ح dalam AlQuran 23 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali, dipakai kata kerja sebanyak 18 kali

Kajian kata أُنكِحَكَ ditinjau dari aspek makna :

kata أُنكِحَكَ ini masuk dalam pola kata ke :4

adapun makna dari pola kata keempat ini adalah :

1. mencipta,

2.memasuki

3. mewujudkan

format : alif-k1k2ak3a

Kajian kata : 0 أُنكِحَكَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata أُنكِحَكَ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. kata kerja bentuk lampau : kata أُنكِحَكَ merupakan bentuk kata kerja yang menerangkan pekerjaan yang telah terjadi atau telah dilakukan pada masa lampau, dan sekarang sudah tidak dilakukan lagi.

3. kata kerja pasif : kata أُنكِحَكَ ini merupakan bentuk dari kata kerja aktif, dimana subyek pelakunya dilakukan pekerjaan.

4. obyek pelaku : kata أُنكِحَكَ merupakan kerja pasif ini yang menerangkan perbuatan yang sedang atau akan dilakukan. kata kerja ini merupakan kata kerja yang diawali dengan harf yang menyebabkan huruf k3 memiliki konsonan dhomah (u. adapun obyek pelaku perbuatannya adalah orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki) atau dilakukan kepada orang ketiga tunggal laki-laki (dia laki-laki)

5. diikuti kata ganti kepemilikan kamu laki : kata أُنكِحَكَ ini memiliki kata ganti kepemilikan mu (kamu laki-laki tunggal). adapun cirinya adalah adanya imbuan ka ( كَ ) pada akhir dari kata ini

6. huruf mansub : kata أَنْ ini jika diikuti oleh kata kerja, maka kata kerja yang mengikuti kata أَنْ ini memiliki konsonan_3 berupa fatchah (a) jika subyeknya tunggal, adapun jika subyeknya jamak dengan ûna maka na dihilangkan sehingga tinggal û saja .

7. mansub : kata أُنكِحَكَ ini akan terkena kata sambung أَنْ yang menyebabkan kata أُنكِحَكَ ini yaitu menggunakan mansub yang menyebabkan konsonan_k3 dari ayat أُنكِحَكَ adalah fatchah, atau menggunakan una serta menggunakan ani untuk bentuk ganda.

Pemakaian kata dasar ن ك ح pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

تَنكِحُوٓا۟تَنكِحُوهُنَّتَنكِحُوا۟تَنكِحَأُنكِحَكَ
نَكَحْتُمُنَكَحَفَٱنكِحُوهُنَّفَٱنكِحُوا۟تُنكِحُوا۟
يَنكِحُيَنكِحَيَسْتَنكِحَهَاوَأَنكِحُوا۟نِكَاحًا
ٱلنِّكَاحِٱلنِّكَاحَيَنكِحْنَيَنكِحُهَآ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَ إِنِّىٓ أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ٱبْنَتَىَّ هَٰتَيْنِ
mengatakan sesungguhnya aku berkehendak untuk dinikahkan kepada kamu salah satu kedua anak perempuanku ini
Al-Qashash:27أُنكِحَكَ
حَتَّىٰ تَنكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُۥ
sehingga menikah suami lainnya
Al-Baqarah:230تَنكِحَ
وَلَا تَنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكَٰتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ
dan jangan menikahi wanita-wanita musyrik sehingga sungguh akan mengimani
Al-Baqarah:221تَنكِحُوا۟
وَلَا تَنكِحُوا۟ مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مَا
dan janganlah menikahi apa (ia [lk]) mengawini bapak-bapak kalian[lk] apa/masa
An-Nisa:22
وَتَرْغَبُونَ أَن تَنكِحُوهُنَّ وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ ٱلْوِلْدَٰنِ
dan suka/ingin akan (kalian[lk]) menikahi dengan mereka[pr] dan yang lemah-lemah dari anak-anak
An-Nisa:127تَنكِحُوهُنَّ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا جَآءَكُمُ ٱلْمُؤْمِنَٰتُ مُهَٰجِرَٰتٍ وَءَاتُوهُم مَّآ أَنفَقُوا۟ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَن تَنكِحُوهُنَّ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman apabila datang kepada kalian orang perempuan beriman orang yang berhijrah dan berikanlah mereka apa-apa yang mereka belanjakan dan tidak dosa-dosa atas kalian bahwa (kalian[lk]) menikahi dengan mereka[pr]
Al-Mumtahinah:10
إِنَىٰهُ وَلَٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَٱدْخُلُوا۟ فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَٱنتَشِرُوا۟ وَلَآ أَن تَنكِحُوٓا۟ أَزْوَٰجَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦٓ أَبَدًا
waktu/ketika dia akan tetapi apabila diundang/diseru maka masuklah maka apabila (kalian) makan maka bertebaranlah/keluarlah dan tidak bahwa menikahi istri-istrinya dari sesudahnya selama-lamanya
Al-Ahzab:53تَنكِحُوٓا۟
وَلَا تُنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا۟
dan jangan dinikahi orang-orang yang mempersekutukan sehingga menjadi mempercayai
Al-Baqarah:221تُنكِحُوا۟
فَٱنكِحُوا۟ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ
maka nikahilah apa baik/senangi bagimu dari isteri-isteri
An-Nisa:3فَٱنكِحُوا۟
فَٱنكِحُوهُنَّ بِإِذْنِ أَهْلِهِنَّ وَءَاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ
maka nikahilah mereka dengan seizin ahli/tuan mereka[pr] dan berilah mereka[pr] maskawin mereka[pr] dengan/menurut yang patut
An-Nisa:25فَٱنكِحُوهُنَّ
وَلَا تَنكِحُوا۟ مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مَا
dan janganlah menikahi apa (ia [lk]) mengawini bapak-bapak kalian[lk] apa/masa
An-Nisa:22نَكَحَ
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نَكَحْتُمُ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ
wahai orang-orang yang (mereka) beriman apabila (ia) mengawini mereka(pr) perempuan-perempuan yang beriman
Al-Ahzab:49نَكَحْتُمُ
وَلْيَسْتَعْفِفِ ٱلَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا
maka hendaklah menjaga kehormatan orang-orang yang (mereka) tidak mendapatkannya pernikahan
An-Nuur:33نِكَاحًا
وَٱلْقَوَٰعِدُ مِنَ ٱلنِّسَآءِ ٱلَّٰتِى لَا يَرْجُونَ نِكَاحًا
azas-azas/yang tua dari isteri-isteri yang tidak mengharapkan pernikahan
An-Nuur:60
وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ
dan (kalian[lk]) nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang saleh dari hamba-hamba kalian dan budak-budak perempuan kalian
An-Nuur:32وَأَنكِحُوا۟
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَٰجَكَ ٱلَّٰتِىٓ ءَاتَيْتَ أُجُورَهُنَّ أَن يَسْتَنكِحَهَا خَالِصَةً لَّكَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
wahai nabi sesungguhnya (kami) (kami) telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang (kamu) mendatangkan maskawin mereka[pr] bahwa memohon mengawininya[pr] (sesuatu/ia[pr]) yang suci bagimu dari selain orang-orang yang beriman
Al-Ahzab:50يَسْتَنكِحَهَا
أَن يَنكِحَ ٱلْمُحْصَنَٰتِ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ
sesungguhnya menikah wanita-wanita yang merdeka perempuan-perempuan yang beriman
An-Nisa:25يَنكِحَ
ٱلزَّانِى لَا يَنكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً
laki-laki yang berzina tidak akan menikahi melainkan (ia[pr]) yang menzina (mereka) mengetahui (ia[pr]) yang musyrik
An-Nuur:3يَنكِحُ
وَٱلزَّانِيَةُ لَا يَنكِحُهَآ إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ
dan pezina tidak akan mengawininya[pr] melainkan (ia[lk]) berzina (mereka) mengetahui (ia[lk]) yang berusaha untuk menyekutukan
An-Nuur:3يَنكِحُهَآ
فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَن يَنكِحْنَ أَزْوَٰجَهُنَّ
maka jangan (kalian[lk]) menghalangi mereka[pr] bahwa menikah (bakal) suami-suami mereka
Al-Baqarah:232يَنكِحْنَ
وَٱبْتَلُوا۟ ٱلْيَتَٰمَىٰ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغُوا۟ ٱلنِّكَاحَ
dan periksa/ujilah anak-anak yatim sehingga jika (mereka) sampai/cukup umur nikah/kawin
An-Nisa:6ٱلنِّكَاحَ
أَوْ يَعْفُوَا۟ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ عُقْدَةُ ٱلنِّكَاحِ
(mereka) mengetahui dimaafkan yang dengan tangannya ikatan nikah
Al-Baqarah:237ٱلنِّكَاحِ
وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ
dan jangan bertetap hati berakad / berikatan nikah sehingga sampai kitab waktunya
Al-Baqarah:235
وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ
dan jangan bertetap hati berakad / berikatan nikah sehingga sampai kitab waktunya
Al-Baqarah:235