<<<==ayat berikutnya

Al-Qashash ayat ke 18

ayat sebelumnya ===>>

فَأَصْبَحَ فِى ٱلْمَدِينَةِ خَآئِفًا يَتَرَقَّبُ فَإِذَا ٱلَّذِى ٱسْتَنصَرَهُۥ بِٱلْأَمْسِ يَسْتَصْرِخُهُۥ قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰٓ إِنَّكَ لَغَوِىٌّ مُّبِينٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

لَغَوِىٌّ pada surat Al-Qashash ayat ke 18

Bacaan dalam tulisan arab latin laghawiyyun
Arti kata لَغَوِىٌّ benar-benar orang sesat
Jumlah pemakaian kata لَغَوِىٌّ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata لَغَوِىٌّ tersusun dari kata dasar dengan suku kata غ و ي
huruf pertama k1=غ , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar غ و ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kepelet, umpan, jerat, perangkap, jebakan, penangkap, gaet, penawan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna merayu, menggoda, memikat hati, membujuk, melanggar susila, mengkorupsikan, merusakkan kesusilaan, melacurkan, menarik, mengajak, mengumpani, memikat, menjerat, mengumpan, menguji, membuka, melepaskan, merusak, menyerang, menyiksa, mengumpulkan, mencari, berusaha, mencoba mendapatkan, memohon dgn sangat, minta berkali-kali, menjebak, terjebak, terangkap

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar غ و ي dalam AlQuran 22 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 15 kali, dipakai kata kerja sebanyak 7 kali

Kajian kata لَغَوِىٌّ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata لَغَوِىٌّ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata لَغَوِىٌّ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata لَغَوِىٌّ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. imbuan : imbuan la ( لَ ) yang melekat pada kata لَغَوِىٌّ ini dimaksudkan untuk menekankan makna benar-benar atau kesungguhan atau agar terjadi sering pula digunakan untuk memberikan makna pemberian kepada atau sungguh-sungguh diharapkan.

5. kata yang memiliki makna sangat : kata لَغَوِىٌّ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

6. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata لَغَوِىٌّ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar غ و ي pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

إِن كَانَ اللّهُ يُرِيدُ أَن يُغْوِيَكُمْ Huud 34

 

لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُم أَجْمَعِينَ Al-Hijr 39

 

فَكُبْكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ Asy-Syu'araa' 94

 

وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ Asy-Syu'araa' 91

 

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ Shaad 82

 

قَالَ لَهُ مُوسَى إِنَّكَ لَغَوِيٌّ مُّبِينٌ Al-Qashash 18

 

فَأَغْوَيْنَاكُم إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ Ash-Shaafaat 32

 

وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا Maryam 59

 

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى An-Najm 2

 

رَبَّنَا هَـؤُلاَء الَّذِينَ أَغْوَيْنَا أَغْوَيْنَاهُم كَمَا غَوَيْنَا تَبَرَّأْنَا إِلَيْكَ Al-Qashash 63

 

وَعَصَى آدَمُ رَبَّهُ فَغَوَى Thaahaa 121

 

فَأَغْوَيْنَاكُم إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ Ash-Shaafaat 32

 

وَالشُّعَرَاء يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ Asy-Syu'araa' 224

 

فَانسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ Al-A'raaf 175
إِلاَّ مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ Al-Hijr 42

 

قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ Al-Baqarah 256
وَإِن يَرَوْاْ سَبِيلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلاً ذَلِكَ Al-A'raaf 146
وَإِخْوَانُهُم يَمُدُّونَهُمْ فِي الْغَيِّ ثُمَّ لاَ يُقْصِرُونَ Al-A'raaf 202

 

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ Al-A'raaf 16
قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِي Al-Hijr 39

 

رَبَّنَا هَـؤُلاَء الَّذِينَ أَغْوَيْنَا أَغْوَيْنَاهُم كَمَا غَوَيْنَا تَبَرَّأْنَا إِلَيْكَ Al-Qashash 63

 

رَبَّنَا هَـؤُلاَء الَّذِينَ أَغْوَيْنَا أَغْوَيْنَاهُم كَمَا غَوَيْنَا تَبَرَّأْنَا إِلَيْكَ Al-Qashash 63