<<<==ayat berikutnya

An-Naml ayat ke 7

ayat sebelumnya ===>>


إِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِأَهْلِهِۦٓ إِنِّىٓ ءَانَسْتُ نَارًا سَـَٔاتِيكُم مِّنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ ءَاتِيكُم بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَّعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ

Kajian kata

بِشِهَابٍ pada surat An-Naml ayat ke 7

Bacaan dalam tulisan arab latin bisyihâbin
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata بِشِهَابٍ dengan api yang menyala
Jumlah pemakaian kata بِشِهَابٍ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata بِشِهَابٍ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ش ه ب
huruf pertama k1=ش , huruf kedua k2=ه, dan huruf ketiga k3=ب
Makna dari kata dasar ش ه ب :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna meteor, cirit bintang

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ش ه ب dalam AlQuran 5 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali
Pola dasar ش ه ب dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata بِشِهَابٍ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بِشِهَابٍ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata بِشِهَابٍ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. imbuan : kata بِشِهَابٍ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

4. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata بِشِهَابٍ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah in. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata بِشِهَابٍ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

6. objek yang diterangkan : kata بِشِهَابٍ ini merupakan objek yang diterangkan sedangkan قَبَسٍ merupakan keterangan atau kondisi dari objek tersebut. misalnya buku yang yang biru. kata buku merupakan objeknya sedangkan kata biru merupakan keterangan atau keadaannya dari objek yang diterangkan tersebut. oleh karena itu ditinjau dari tata bahasa kata بِشِهَابٍ posisinya miriip dengan kata buku.

Pemakaian kata dasar ش ه ب pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًا Al-Jinn 8

 

إِلاَّ مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُّبِينٌ Al-Hijr 18
إِلاَّ مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ Ash-Shaafaat 10

 

فَمَن يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَّصَدًا Al-Jinn 9

 

سَآتِيكُم مِّنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ آتِيكُم بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَّعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ An-Naml 7