<<<==ayat berikutnya

Al-Furqon ayat ke 72

ayat sebelumnya ===>>


وَٱلَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ ٱلزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا۟ بِٱللَّغْوِ مَرُّوا۟ كِرَامًا

Kajian kata

بِٱللَّغْوِ pada surat Al-Furqon ayat ke 72

Bacaan dalam tulisan arab latin bi(a)llaghwi
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata بِٱللَّغْوِ dengan perkara sia-sia
Jumlah pemakaian kata بِٱللَّغْوِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 3 kali
Kata بِٱللَّغْوِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ل غ و
huruf pertama k1=ل , huruf kedua k2=غ, dan huruf ketiga k3=و
Makna dari kata dasar ل غ و :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kegugupan, kicauan, omong kosong, nonsen, khayalan, sinar bulan, khayal, obrolan, percakapan ramah tamah, kecebong, chat, chatter, chitchat, small talk, gab, babble, tale, talk, gup, prattle, scandal, gukabar angin, buah mulut, gunjing, ocehan, belu-belai, kongko, cengkerama, retak, celah, letusan, dentuman, percobaan, bobos, rekah, bunyi tajam, suara nyaring, keparauan, sesuatu yg sangat baik, suara laki-laki dewasa, cakap angin, kecek, kecek-kecek, kesenangan bicara

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna berkicau, bercicit, beromong, beromong kosong, terkekek-kekek, terkikik-kikik, terkikih-kikih, mengobrol, bergunjing, mengoceh, menceloteh, merepet, menggigil, mengomong kosong, mericau, gemeletak, gemertak, mengobrolkan, bermulut, bercakap-cakap, omong-omong, retak, meretak, memecahkan, pecah, membuka, meretakkan, meletik, menguasai, membuktikan, menggilakan, menjadi tdk berdaya, menodai nama baik, berlagak

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ل غ و dalam AlQuran 11 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali
Pola dasar ل غ و dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata بِٱللَّغْوِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بِٱللَّغْوِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. imbuan : kata بِٱللَّغْوِ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

3. kata benda abstrak : kata بِٱللَّغْوِ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata بِٱللَّغْوِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

5. kata penyandar : kata مَرُّوا merupakan kata yang menyadarkan kepada kata بِاللَّغْوِ . kemudian perlu ditekankan disini bahwa kata yang penyandar tersebut akan selalu menggunakan kasrah atau dhomah pada konsonan k3 atau menggunakan îna atau una untuk jamak.

Pemakaian kata dasar ل غ و pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَالْغَوْا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَغْلِبُونَ Fush-Shilat 26

 

لَّا تَسْمَعُ فِيهَا لَاغِيَةً Al-Ghaashiyah 11

 

يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لَّا لَغْوٌ فِيهَا وَلاَ تَأْثِيمٌ Ath-Thuur 23

 

لاَ يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلاَّ سَلَامًا Maryam 62
لاَ يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلاَ تَأْثِيمًا Al-Waqii'a 25
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلاَ كِذَّابًا An-Naba 35

 

لاَّ يُؤَاخِذُكُمُ اللّهُ بِاللَّغْوِ فِيَ أَيْمَانِكُمْ Al-Baqarah 225
لاَ يُؤَاخِذُكُمُ اللّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ Al-Maidah 89
وَالَّذِينَ لاَ يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا Al-Furqon 72

 

وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ Al-Mu'minuun 3

 

وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ Al-Qashash 55