<<<==ayat berikutnya

Al-Furqon ayat ke 72

ayat sebelumnya ===>>


وَٱلَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ ٱلزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا۟ بِٱللَّغْوِ مَرُّوا۟ كِرَامًا

Kajian kata

ٱلزُّورَ pada surat Al-Furqon ayat ke 72

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)zzûra
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata ٱلزُّورَ palsu
Jumlah pemakaian kata ٱلزُّورَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلزُّورَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ز و ر
huruf pertama k1=ز , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ز و ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna bohong, palsu, roh, dedemitan, polong, pengarang untuk orang lain, spektrum, gambaran, momok

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menempa, memalsukan, meniru, memadu, mengarang-ngarang, melancungkan, berpura-pura, sok, menggelapkan, merusakkan, menyogok, turut campur, memberi suapan, menggerumit, membetulkan tanpa kemahiran, bekerja sembarangan dgn

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ز و ر dalam AlQuran 6 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 4 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali

Kajian kata ٱلزُّورَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلزُّورَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلزُّورَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda abstrak : kata ٱلزُّورَ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلزُّورَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

5. kata bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu لَا digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata يَشْهَدُونَ (yaitu menyatakan bukan يَشْهَدُونَ ). ciri kata لَا yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata يَشْهَدُونَ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan hurun nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata لَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini لَا digunakan untuk menyatakan bukan.

6. kata bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu لَا digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata يَشْهَدُونَ (yaitu menyatakan bukan يَشْهَدُونَ ). ciri kata لَا yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata يَشْهَدُونَ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan hurun nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata لَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini لَا digunakan untuk menyatakan bukan.

7. predikat dari objek : kata يَشْهَدُونَ merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek الزُّورَ

8. objek : kata الزُّورَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يَشْهَدُونَ

Pemakaian kata dasar ز و ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ At-Takaathur 2

 

افْتَرَاهُ وَأَعَانَهُ عَلَيْهِ قَوْمٌ آخَرُونَ فَقَدْ جَاؤُوا ظُلْمًا وَزُورًا Al-Furqon 4

 

وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنكَرًا مِّنَ الْقَوْلِ وَزُورًا Al-Mujaadilah 2

 

وَتَرَى الشَّمْسَ إِذَا طَلَعَت تَّزَاوَرُ عَن كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِينِ Al-Kahfi 17

 

فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ Al-Hajj 30

 

وَالَّذِينَ لاَ يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا Al-Furqon 72