<<<==ayat berikutnya

An-Nuur ayat ke 62

ayat sebelumnya ===>>

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِالـلَّـهِ وَرَسُولِهِۦ وَإِذَا كَانُوا۟ مَعَهُۥ عَلَىٰٓ أَمْرٍ جَامِعٍ لَّمْ يَذْهَبُوا۟ حَتَّىٰ يَسْتَـْٔذِنُوهُ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَـْٔذِنُونَكَ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالـلَّـهِ وَرَسُولِهِۦ فَإِذَا ٱسْتَـْٔذَنُوكَ لِبَعْضِ شَأْنِهِمْ فَأْذَن لِّمَن شِئْتَ مِنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمُ الـلَّـهَ إِنَّ الـلَّـهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kajian kata

بِالـلَّـهِ pada surat An-Nuur ayat ke 62

Bacaan dalam tulisan arab latin bi(A)llâhi
Arti kata بِالـلَّـهِ kepada Allah
Jumlah pemakaian kata بِالـلَّـهِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 139 kali
Kata بِالـلَّـهِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ا ل ل ه
huruf pertama k1=ا , huruf kedua k2=ل huruf ketiga k3=ل huruf ketiga k3=ه
Jumlah pemakaian pola dasar ا ل ل ه dalam AlQuran 2704 kali, yang terdiri dari dipakai sebagai nama sebanyak 2704 kali

Kajian kata بِالـلَّـهِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata asal : kitab-kitab suci yang terdahulu (lebih dahulu dari alquran) telah menggunakan kata بِالـلَّـهِ ini. sehingga kata بِالـلَّـهِ ini lebih dimaknai sebagai kata yang bukan berasal dari bahasa arab, tetapi kata بِالـلَّـهِ ini telah dijadikan sebagai kata baku yang digunakan pada kitab-kitab suci sebelumnya.

2. imbuan : kata بِالـلَّـهِ ini memiliki imbuan bi ( بِ ). imbuan bi ( بِ ) ini dapat berarti dengan, untuk, agar, kepada, merupakan. imbuan bi ( بِ ) ini jika diikuti kata yang memiliki kata dasar yang bisa ditasrifkan maka akan mengakibatkan konsonan_k3 berupa kasrah (i) jika bi ( بِ ) ini tidak akan memiliki pengaruh jika diikuti oleh kata tergolong dalam kata harf. imbuan bi ( بِ ) ini hanya dipakai untuk kata benda dan harf saja.

3. tuhan : kata بِالـلَّـهِ ini untuk menerangkan tuhan yang sesungguhnya, yaitu pencipta, pemelihara seluruh alam semesta. kata ini ini memiliki 99 nama baik atau dikenal dengan asmaul chusna. seluruh yang ada dialam semesta ini setiap saat setiap waktu memiliki keperluan kepada nya. dia lah yang sangat sibuk mengurus seluruh alam semesta.dan semua yang dialam semesta inipun setiap saat dan setiap waktu mensucikan nya,serta dzikir kepada nya.

4. jenis kata untuk nama : kata بِالـلَّـهِ ini merupakan jenis kata yang tidak ada tasrifannya, karena kata ini lebih mewakili untuk menerangkan nama.

Pemakaian kata dasar ا ل ل ه pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

Ada kesalahan koneksi ke database dengan pesan error :