<<<==ayat berikutnya

Al-Hajj ayat ke 60

ayat sebelumnya ===>>

ذَٰلِكَ وَمَنْ عَاقَبَ بِمِثْلِ مَا عُوقِبَ بِهِۦ ثُمَّ بُغِىَ عَلَيْهِ لَيَنصُرَنَّهُ الـلَّـهُ إِنَّ الـلَّـهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata لَيَنصُرَنَّهُ pada surat Al-Hajj ayat ke 60
Bacaan dalam tulisan arab latin layanshurannahu
Arti kata layanshurannahu ( لينصرنه )sungguh akan menolongnya
Jenis kata لَيَنصُرَنَّهُkata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi

Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata لينصرنه1 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kataلَيَنصُرَنَّهُ tersusun dari suku kata ن-ص-ر

Penggunaan kata dasar ن-ص-ر ini pada AlQuran ada di sini

subyekkata ini merupakan subyek dengan dicirikan dengan harakat pada konsonan_k3 adalah dhommah

Pemakaian pola kata ini pada AlQuran ada di sini

Makna dari kata dasar ن-ص-ر Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata jaya, wijaya, kewijayaan, keberhasilan, hasil, jaya, wijaya, kewijayaan, keberhasilan, hasil, kejayaan, keagungan, kebanggaan, keindahan, cahaya kemuliaan, pohon salam, kemenangan , sukses, kesuksesan, hasil baik, keberhasilan , pukulan, ketulan, tindakan yg mengenai sasaran, prestasi, pencapaian, hasil yg dicapai, hasil yg diperoleh, kemasyhuran, penghargaan umum, hasil positif, ucapan semoga saudara berhasil
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menang, berhasil, menjadikan bangga, membuat berhasil, membuat indah, membuat kemuliaan, membuat kesuksesan
Kajian kata لَيَنصُرَنَّهُ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 imbuan : imbuan la ( لَ ) yang melekat pada kata لَيَنصُرَنَّهُ ini dimaksudkan untuk menekankan makna benar-benar atau kesungguhan atau agar terjadi sering pula digunakan untuk memberikan makna pemberian kepada atau sungguh-sungguh diharapkan.

2 bentuk sedang/akan : kata لَيَنصُرَنَّهُ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3 kata kerja aktif : kata لَيَنصُرَنَّهُ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4 subyek pelaku : kata kerja لَيَنصُرَنَّهُ ini subyeknya adalah orang ketiga laki-laki tunggal (dia).

5 diikuti kata ganti kepemilikan dia laki-laki : kata لَيَنصُرَنَّهُ ini memiliki kata ganti kepemilikan nya(dia laki-laki tunggal). kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hu ( هُ ) pada akhir katanya

Disclaimer / penafian