Al-Quran Online, ajakan untuk mencari ampunan dan cinta Allah

<<<==ayat berikutnya

Al-Hajj ayat ke 25

ayat sebelumnya ===>>

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ الـلَّـهِ وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ٱلَّذِى جَعَلْنَٰهُ لِلنَّاسِ سَوَآءً ٱلْعَٰكِفُ فِيهِ وَٱلْبَادِ وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍۭ بِظُلْمٍ نُّذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Klik kata warna biru menuju Quran Perkata
Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Hadits yang mungkin terkait

Halaman mushaf optimal untuk di komputer

Halaman mushaf untuk HP atau Tab


Kajian kata

ٱلْعَٰكِفُ pada surat Al-Hajj ayat ke 25

Bacaan dalam tulisan arab latin al'âkifu
Jenis kata kata benda pelaku aktif
Arti kata ٱلْعَٰكِفُ (ia[lk]) yang tekun
Jumlah pemakaian kata ٱلْعَٰكِفُ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْعَٰكِفُ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ع ك ف
huruf pertama k1=ع , huruf kedua k2=ك, dan huruf ketiga k3=ف
Makna dari kata dasar ع ك ف :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna serambi muka, tundukan kepala, penghinaan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna membungkuk, merunduk, menundukkan, membungkukkan, mencondongkan, menurunkan martabat, membungkuk-bungkuk, bekerja, jalan, mengerjakan, menjalankan, mengusahakan, berjalan, menyelesaikan, mengolah, jadi, menyebabkan, meramas-ramas

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ع ك ف dalam AlQuran 9 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 8 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata : 1 ٱلْعَٰكِفُ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْعَٰكِفُ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata ٱلْعَٰكِفُ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. subyek : kata ٱلْعَٰكِفُ ini berposisi sebagai subyek

4. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْعَٰكِفُ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

5. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْعَٰكِفُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah u (dhammah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran u (dhammah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran dhammah.

6. kata benda pelaku aktif : kata ٱلْعَٰكِفُ ini masuk dalam jenis kata benda pelaku aktif dari suatu perbuatan, yang dicirikan dengan adanya tambahan alif panjang di huruf pertama. dalam tata bahasa arab kata benda pelaku aktif ini sering disebut dengan isim mafxul

Pemakaian kata dasar ع ك ف pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

وَٱلْعَٰكِفِينَمَعْكُوفًاعَٰكِفِينَعَٰكِفُونَعَاكِفًا
ٱلْعَٰكِفُيَعْكُفُونَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَٱنظُرْ إِلَىٰٓ إِلَٰهِكَ ٱلَّذِى ظَلْتَ عَلَيْهِ عَاكِفًا لَّنُحَرِّقَنَّهُۥ
dan lihatlah kepada tuhanmu yang (kamu[lk]) menaungi atasnya (ia[lk]) yang menekuni sungguh akan dibakarnya
Thaahaa:97عَاكِفًا
وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ
dan janganlah (kalian[lk]) semakin mencampuri mereka[pr] dan/sedang kamu (mereka[lk]) yang telah i'tikaf / tekun pada, di, dalam tempat sujud (masjid)
Al-Baqarah:187عَٰكِفُونَ
مَا هَٰذِهِ ٱلتَّمَاثِيلُ ٱلَّتِىٓ أَنتُمْ لَهَا عَٰكِفُونَ
apakah ini[tg.pr] patung-patung yang kalian[lk] kepadanya (mereka[lk]) yang telah i'tikaf / tekun
Al-Anbiyaa':52
قَالُوا۟ لَن نَّبْرَحَ عَلَيْهِ عَٰكِفِينَ
berkata kami akan selalu/tetap atasnya (mereka[lk]) yang tekun
Thaahaa:91عَٰكِفِينَ
قَالُوا۟ نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَٰكِفِينَ
berkata akan menyembah berhala-berhala maka kami senantiasa kepadanya (mereka[lk]) yang tekun
Asy-Syu'araa':71
وَٱلْهَدْىَ مَعْكُوفًا أَن يَبْلُغَ مَحِلَّهُۥ
dan hewan kurban (ia[lk]) yang ditekuni bahwa sampai tempatnya
Al-Fath:25مَعْكُوفًا
أَن طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ
bahwa (kalian) kalian mensucikan sampai bersih rumahKu bagi orang-orang yang tawaf dan orang-orang yang iXtikaf dan orang-orang yang ruku' sujud
Al-Baqarah:125وَٱلْعَٰكِفِينَ
فَأَتَوْا۟ عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰٓ أَصْنَامٍ لَّهُمْ
maka mereka sampai atas/terhadap kaum/orang-orang menekuni atasku/terhadapku berhala-berhala bagi mereka
Al-A'raaf:138يَعْكُفُونَ
وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ٱلَّذِى جَعَلْنَٰهُ لِلنَّاسِ سَوَآءً ٱلْعَٰكِفُ فِيهِ وَٱلْبَادِ
dan Masjidil Haram yang telah (kami) jadikannya untuk manusia sama (ia[lk]) yang tekun didalamnya dan datang berkunjung
Al-Hajj:25ٱلْعَٰكِفُ
وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ٱلَّذِى جَعَلْنَٰهُ لِلنَّاسِ سَوَآءً ٱلْعَٰكِفُ فِيهِ وَٱلْبَادِ
dan Masjidil Haram yang telah (kami) jadikannya untuk manusia sama (ia[lk]) yang tekun didalamnya dan datang berkunjung
Al-Hajj:25