<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 222

ayat sebelumnya ===>>

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَٱعْتَزِلُوا۟ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ الـلَّـهُ إِنَّ الـلَّـهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْمَحِيضِ pada surat Al-Baqarah ayat ke 222

Bacaan dalam tulisan arab latin almachîdhi
Jenis kata keterangan waktu / tempat
Arti kata ٱلْمَحِيضِ haid
Jumlah pemakaian kata ٱلْمَحِيضِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 3 kali
Kata ٱلْمَحِيضِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ح ي ض
huruf pertama k1=ح , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ض
Makna dari kata dasar ح ي ض :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna haid, datang bulan, mens, kain kotor, kain cemar, sakit datang bulan, kursus

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ح ي ض dalam AlQuran 4 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 3 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata : 1 ٱلْمَحِيضِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْمَحِيضِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْمَحِيضِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. keterangan waktu atau tempat : kata ٱلْمَحِيضِ ini memiliki awalan م yang merupakan imbuan yang dapat menerangkan tempat atau waktu.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْمَحِيضِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

5. majrur : kata الْمَحِيضِ yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata الْمَحِيضِ ini diawali dengan kata فِي .

Pemakaian kata dasar ح ي ض pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

ٱلْمَحِيضِيَحِضْنَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَٱلَّٰٓـِٔى لَمْ يَحِضْنَ وَأُو۟لَٰتُ ٱلْأَحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَن يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ
yang tidak haid dan wanita yang mempunyai mengandung/hamil waktu mereka[pr] bahwa (mereka) meletakkan/ menanggalkan kandungan mereka[pr]
Ath-Thalaaq:4يَحِضْنَ
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى
dan akan menanyakan kepadamu dari/tentang haid katakanlah ia (haid) gangguan (penyakit)
Al-Baqarah:222ٱلْمَحِيضِ
فَٱعْتَزِلُوا۟ ٱلنِّسَآءَ فِى ٱلْمَحِيضِ
maka hendaklah kamu menjauhkan diri wanita-wanita (kalian) bertasbih haid
Al-Baqarah:222
وَٱلَّٰٓـِٔى يَئِسْنَ مِنَ ٱلْمَحِيضِ مِن نِّسَآئِكُمْ
yang berputus asa dari haid dari isteri-isteri kalian
Ath-Thalaaq:4
وَٱلَّٰٓـِٔى يَئِسْنَ مِنَ ٱلْمَحِيضِ مِن نِّسَآئِكُمْ
yang berputus asa dari haid dari isteri-isteri kalian
Ath-Thalaaq:4