Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
<<<==ayat berikutnya

Maryam ayat ke 56

ayat sebelumnya ===>>

وَاذْكُرْ فِى الْكِتَٰبِ إِدْرِيسَ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata نَّبِيًّا pada surat 19.Maryam ayat ke 56
Juz ke : 16 Halaman : 309 Baris ke : 5 pada mushaf Quran Madinah
Bacaan dalam tulisan arab latin nabiyyân
Arti kata nabiyyân ( نبيا )seorang nabi
Jumlah pemakaian kata نَّبِيًّا4 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata نَّبِيًّا tersusun dari suku kata ن-ب-ء

kata dasar ن-ب-ء ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu ء yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar ن-ب-ء ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian pola kata
ن-ب-ء pada AlQuran
160 kali.

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 54 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 106 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ن-ب-ء pada AlQuran77 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ن-ب-ء Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata kabar, warta, warta berita, kejadian, intelijen, kecerdasan, inteligensi, intel, kepandaian, barang, butir, pos, hal, soal, pengumuman, pemberitahuan, siaran, pemakluman, penyataan, isyarat, maklumat, pernyataan, pengetahuan, buritan, kabar angin, desas-desus, sedekah, pemberian, surat selebaran, derma, surat siaran, nasihat, anjuran, advis, petunjuk, petuah, berita, kata, perkataan, sabda, pesan, janji, istilah, masa, waktu, sebutan, hubungan
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mengatakan, mengabarkan, mewartakan, memandaikan, mengumumkan, memberi pernyataan, memberikan maklumat, memberikan nasehat, memberikan anjuran.
Kajian kata نَّبِيًّا ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata yang memiliki makna sangat : kata نَّبِيًّا ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

Disclaimer / penafian