<<<==ayat berikutnya

Al-Kahfi ayat ke 61

ayat sebelumnya ===>>


فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًا

Kajian kata

حُوتَهُمَا pada surat Al-Kahfi ayat ke 61

Bacaan dalam tulisan arab latin chûtahumâ
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata حُوتَهُمَا ikan (mereka berdua)
Jumlah pemakaian kata حُوتَهُمَا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata حُوتَهُمَا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ح و ت
huruf pertama k1=ح , huruf kedua k2=و, dan huruf ketiga k3=ت
Makna dari kata dasar ح و ت :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna ikan paus, sesuatu yg amat hebat

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna memukul, menghajar, mengalahkan, memukulkan, menghantam, memukul-mukul

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ح و ت dalam AlQuran 5 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 5 kali
Pola dasar ح و ت dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata حُوتَهُمَا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata حُوتَهُمَا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata حُوتَهُمَا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

3. diikuti kata ganti kepemilikan : kata حُوتَهُمَا ini memiliki kata ganti kepemilikan mereka. adapun kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan humâ ( هُمَا ) pada akhir katanya

4. predikat dari objek : kata نَسِيَا merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek حُوتَهُمَا

5. objek : kata حُوتَهُمَا ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata نَسِيَا

Pemakaian kata dasar ح و ت pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا Al-Kahfi 61

 

إِذْ تَأْتِيهِمْ حِيتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعاً Al-A'raaf 163

 

فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ Ash-Shaafaat 142

 

فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلاَ تَكُن كَصَاحِبِ الْحُوتِ Al-Qalam 48

 

فَإِنِّي نَسِيتُ الْحُوتَ وَمَا أَنسَانِيهُ إِلاَّ الشَّيْطَانُ Al-Kahfi 63