<<<==ayat berikutnya

Al-Isra ayat ke 46

ayat sebelumnya ===>>


وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِى ٱلْقُرْءَانِ وَحْدَهُۥ وَلَّوْا۟ عَلَىٰٓ أَدْبَٰرِهِمْ نُفُورًا

Kajian kata

نُفُورًا pada surat Al-Isra ayat ke 46

Bacaan dalam tulisan arab latin nufûrân
Arti kata نُفُورًا pelarian
Jumlah pemakaian kata نُفُورًا dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata نُفُورًا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ن ف ر
huruf pertama k1=ن , huruf kedua k2=ف, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ن ف ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pribadi, oknum, persona, pelaku, kepala

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna berdinas di tentara, menjauhkan, mengasingkan, memindahkan hak, memindahkan benda, mensita, benci, membenci, enggan, tdk suka, membencikan, mengusir, menolak, mengingkari, menangkis, mengelakkan, memukul mundur, menjijikkan, memberi tanda

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ن ف ر dalam AlQuran 18 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali, dipakai kata kerja sebanyak 8 kali

Kajian kata نُفُورًا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata نُفُورًا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata نُفُورًا ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. kata sifat untuk penekanan : kata ini memiliki bentuk kata penekanan dengan dicirikan adanya imbuan ân pada konsonan_k3

Pemakaian kata dasar ن ف ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ بَل لَّجُّوا فِي عُتُوٍّ وَنُفُورٍ Al-Mulk 21

 

إِلاَّ تَنفِرُواْ يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ At-Taubah 39
وَقَالُواْ لاَ تَنفِرُواْ فِي الْحَرِّ At-Taubah 81

 

لِيَذَّكَّرُوا وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلاَّ نُفُورًا Al-Isra 41
وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِي الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْاْ عَلَى أَدْبَارِهِمْ نُفُورًا Al-Isra 46
قَالُوا وَمَا الرَّحْمَنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا Al-Furqon 60
فَلَمَّا جَاءهُمْ نَذِيرٌ مَّا زَادَهُمْ إِلاَّ نُفُورًا Faathir 42

 

وَأَمْدَدْنَاك بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُم أَكْثَرَ نَفِيرًا Al-Isra 6

 

أَنَا أَكْثَرُ مِنكَ مَالًا وَأَعَزُّ نَفَرًا Al-Kahfi 34

 

قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ Al-Jinn 1

 

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ Al-Ahqaaf 29

 

فَلَوْلاَ نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ At-Taubah 122

 

كَأَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنفِرَةٌ Al-Muddaththir 50

 

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُواْ كَآفَّةً At-Taubah 122

 

فَانفِرُواْ ثُبَاتٍ أَوِ انفِرُواْ جَمِيعًا An-Nisa 71
انفِرُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الأَرْضِ At-Taubah 38
انْفِرُواْ خِفَافًا وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُم وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ At-Taubah 41

 

فَانفِرُواْ ثُبَاتٍ أَوِ انفِرُواْ جَمِيعًا An-Nisa 71