<<<==ayat berikutnya

An-Nahl ayat ke 59

ayat sebelumnya ===>>


يَتَوَٰرَىٰ مِنَ ٱلْقَوْمِ مِن سُوٓءِ مَا بُشِّرَ بِهِۦٓ أَيُمْسِكُهُۥ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُۥ فِى ٱلتُّرَابِ أَلَا سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

Kajian kata

يَدُسُّهُۥ pada surat An-Nahl ayat ke 59

Bacaan dalam tulisan arab latin yadussuhu
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata يَدُسُّهُۥ ia menguburkan
Jumlah pemakaian kata يَدُسُّهُۥ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata يَدُسُّهُۥ tersusun dari kata dasar dengan suku kata د س ا
huruf pertama k1=د , huruf kedua k2=س, dan huruf ketiga k3=ا
Makna dari kata dasar د س ا :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna karangan sindiran, insinuasi, tuduhan tdk langsung, ucapan tdk langsung, petunjuk, tanda, isyarat, bayangan, kiasan, ibarat, ejekan, gangguan, olokan, interpolasi, penyisipan, penambahan, penyelaan, lelucon, kata yg tepat, penggalian, sikutan, jotosan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyelipkan, memasukkan, melipatkan, menyingsingkan, menyelimuti, menyimpan, meluncur, tergelincir, menyelusur, menyorong, memeras, meremas, memencet, meramas, memijat, mengajukan, menghabiskan, berlabuh, mengatakan, menenun, menjalin, menganyam, merangkaikan, bertenun, masuk, menyisipkan, menjepit, menghimpit, menyelipkan , menyusup, menerobos, menyelusup, merembes, menyerap, menembus, memasuki, merasuk, menjebol, menusuk, menyindir secara tak langsung, menyelundup, memasang benang, memasukkan benang ke jarum, menganggit, membuat galur, menyusup , menambahkan, menambah, tambah, menjumlahkan, menjumlah, membilai, menyumbang, menyumbangkan, membantu, memberikan, mengucurkan, meningkatkan, meningkat, naik, menaikkan, bertambah, memperlengkapi, mempertambah, melampirkan, membubuhkan, menempelkan, membubuhi, melekapkan, memperbesar, memperbanyak, mempergandakan, membanyakkan, mendapatkan, memperoleh, mendapat, memperoleh keuntungan, mempertinggi, meninggikan, memuncak, memperamat, memperamatkan, mengisi kembali, mencukupi, melengkapi lagi, mencukupkan, mempersulit, melipatgandakan, mencampur, mencampurkan, memajemukan, mengambil, menjemput, mengangkat, menangkap, membeli, membangun, membangunkan, memperluas, meneguhkan, melengkapi, menyempurnakan, mengimbangi, memuji, memperlipat, memperlipatkan, mengeluarkan, menjatuhkan, mengumpul, menyatukan, mengisi, melapisi, mengisi hal-hal yg tak perlu, mengasah, merangsang, membangkitkan, mengilir, mempertajam, mewujudkan, mengandung, mencakup, meliputi, menjelmakan, memasukkan , mempercepat, mempercepatkan, mencepatkan, menandai, membuntuti, membubuhi etiket, memasang etiket, bangun, berdiri, mendaki, memacu

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar د س ا dalam AlQuran 1 kali, yang terdiri dari dipakai kata kerja sebanyak 1 kali
Pola dasar د س ا Dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata kerja saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata benda

Kajian kata يَدُسُّهُۥ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata يَدُسُّهُۥ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang/akan : kata يَدُسُّهُۥ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja aktif : kata يَدُسُّهُۥ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata kerja يَدُسُّهُۥ ini subyeknya adalah orang ketiga laki-laki tunggal (dia).

5. diikuti kata ganti kepemilikan dia laki-laki : kata يَدُسُّهُۥ ini memiliki kata ganti kepemilikan nya(dia laki-laki tunggal). kata ganti kepemilikan ini dicirikan dengan adanya imbuan hu ( هُ ) pada akhir katanya

Pemakaian kata dasar د س ا pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ An-Nahl 59