<<<==ayat berikutnya

Ibrahim ayat ke 48

ayat sebelumnya ===>>


يَوْمَ تُبَدَّلُ ٱلْأَرْضُ غَيْرَ ٱلْأَرْضِ وَٱلسَّمَٰوَٰتُ وَبَرَزُوا۟ لِـلَّـهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ

Kajian kata

ٱلْقَهَّارِ pada surat Ibrahim ayat ke 48

Bacaan dalam tulisan arab latin alqahhâri
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلْقَهَّارِ sangat perkasa
Jumlah pemakaian kata ٱلْقَهَّارِ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata ٱلْقَهَّارِ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ق ه ر
huruf pertama k1=ق , huruf kedua k2=ه, dan huruf ketiga k3=ر
Makna dari kata dasar ق ه ر :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kekuatan, tenaga, gaya, angkatan, pasukan, paksa, paksaan, perangkatan, jinak, lemah, penurut, lemah hati, menjemukan, membosankan, penaklukan, penundukan, penindasan, penumpasan, denyut, denyutan, himpitan, krus, keranjingan, kegemaran, hal melumatkan, air buah, kesesakan, orang-orang yg berjejalan, debaran, ketukan, debar, ronda, ketokan, dentaman gendang, gerakan irama, gerakan tempo, rute seorang polisi, endut-endutan, ketewasan, keharusan, tekanan, pengerasan.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menaklukkan, menundukkan, mengalahkan, mengatasi, menggulingkan, menggulung, menggagalkan, menewaskan, menguasai, menanggulangi, melemahkan, memintas, menahan, mengurangi, melebihi, memukul, berdenyut, mengaduk, menang, mengepakkan, pergi, menggebuk, memukulkan, mengocok, mengacaukan, menggagahi, adalah lebih kuat dr, menggebukkan, memperpukul, memperpukulkan, menghancurkan, memaksa, mengeraskan, mendaruratkan, memperkosa, mempercepat langkah, memau-maukan, menindih, menjinakkan, memperjinak, menjadi jinak, membuat tdk menarik, meremukkan, berjejal, menggilas, mengabdikan, memperhamba, memperhambakan, menindas, melindas, melindih, memencet, merambas, menggumalkan, mengumalkan, memukul-mukul, melembuntukan, merebut hati, membasmi.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ق ه ر dalam AlQuran 11 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali

Kajian kata ٱلْقَهَّارِ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْقَهَّارِ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْقَهَّارِ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْقَهَّارِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

4. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلْقَهَّارِ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

5. kata penyandar : kata الْوَاحِدِ merupakan kata yang menyadarkan kepada kata الْقَهَّارِ . kemudian perlu ditekankan disini bahwa kata yang penyandar tersebut akan selalu menggunakan kasrah atau dhomah pada konsonan k3 atau menggunakan îna atau una untuk jamak.

Pemakaian kata dasar ق ه ر pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلاَ تَقْهَرْ Ad-Duha 9

 

وَإِنَّا فَوْقَهُمْ قَاهِرُونَ Al-A'raaf 127

 

فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى An-Najm 9

 

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ Al-An'aam 18
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُم حَفَظَةً Al-An'aam 61

 

أَمِ اللّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Yusuf 39
قُلِ اللّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Arraad 16
وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلاَّ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Shaad 65
سُبْحَانَهُ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Az-Zumar 4

 

وَبَرَزُواْ للّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ Ibrahim 48