<<<==ayat berikutnya

Ibrahim ayat ke 35

ayat sebelumnya ===>>

وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا ٱلْبَلَدَ ءَامِنًا وَٱجْنُبْنِى وَبَنِىَّ أَن نَّعْبُدَ ٱلْأَصْنَامَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly

Kami sangat berterima kasih jika bapak/ibu/sdr/i muslimin/muslimat sekalian berkenan mengunjungi

http://www.tafsirqu.com


Kajian kata

ٱلْبَلَدَ pada surat Ibrahim ayat ke 35

Bacaan dalam tulisan arab latin albalada
Jenis kata kata benda yang menerangkan tempat
Arti kata ٱلْبَلَدَ negeri
Jumlah pemakaian kata ٱلْبَلَدَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْبَلَدَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب ل د
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=ل, dan huruf ketiga k3=د
Makna dari kata dasar ب ل د :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pedesaan, pedusunan, negara, negeri, tanah air, rakyat, desa, luar kota, dusun, benua, tanah tumpah darah, bidang, lahan, darat, daratan, bumi, kotoran, noda, sampah, lumur.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mengotori, mendarat, mendaratkan, masuk, menjatuhkan, menyuburkan, mencemari, mencemarkan, menajiskan, melumurkan, menjadi kotor, menodai nama baik.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب ل د dalam AlQuran 19 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 19 kali
Pola dasar ب ل د dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 4 ٱلْبَلَدَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْبَلَدَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْبَلَدَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. keterangan tempat : kata ٱلْبَلَدَ ini tergolong kata yang menerangkan posisi atau tempat. untuk jenis kata yang menerangkan posisi atau tempat ini tidak memiliki aturan khusus (tasrifan). selain itu tempat yang diterangkan dapat berupa tempat yang nampak atau tempat abstrak dalam bahasa arab kata tempat ini tergolong sebagai kata benda.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْبَلَدَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

Pemakaian kata dasar ب ل د pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

لِبَلَدٍبَلْدَةٌبَلْدَةًبَلَدٍبَلَدًا
ٱلْبِلَٰدِٱلْبَلْدَةِٱلْبَلَدِٱلْبَلَدَوَٱلْبَلَدُ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا ءَامِنًا
tuhanku (ia) jadikanlah/berilah ini[tg.lk] negeri aman
Al-Baqarah:126بَلَدًا
فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَٰهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَّيِّتٍ
lalu (ia[lk]) dihalau / dibuang awan maka (kami) menggiringnya kepada suatu negeri kematian
Faathir:9بَلَدٍ
وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَىٰ بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا۟ بَٰلِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ ٱلْأَنفُسِ
dan ia membawa/mengangkat beban-beban berat kalian[lk] sampai suatu negeri tidak adalah (ia[lk]) yang sampai kepadanya melainkan dengan menyusahkan diri
An-Nahl:7
فَأَنشَرْنَا بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ
lalu (kami) kembang biakkan dengannya negeri orang yang mati seperti demikian dikeluarkan
Az-Zukhruf:11بَلْدَةً
رِّزْقًا لِّلْعِبَادِ وَأَحْيَيْنَا بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا كَذَٰلِكَ ٱلْخُرُوجُ
rizki bagi hamba-hamba dan (kami) hidupkan dengannya negeri/tanah orang yang mati demikian itu keluaran
Qaaf:11
لِّنُحْۦِىَ بِهِۦ بَلْدَةً مَّيْتًا
untuk dihidupkan dengannya (air itu) negeri (tanah) orang yang mati
Al-Furqon:49
وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ
dan bersyukurlah kepada-Nya negeri kebaikan dan tuhan sangat mengampuni
Saba':15بَلْدَةٌ
حَتَّىٰٓ إِذَآ أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ
sehingga apabila (ia[pr]) membawa awan beban (kami) halau dia ke negeri/tanah kematian
Al-A'raaf:57لِبَلَدٍ
وَٱلْبَلَدُ ٱلطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُۥ بِإِذْنِ رَبِّهِۦ
dan negeri/tanah kebaikan keluar tanaman/tanamannya dengan seizin tuhannya
Al-A'raaf:58وَٱلْبَلَدُ
وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا ٱلْبَلَدَ ءَامِنًا
dan ketika mengatakan Ibrahîm tuhanku (ia) jadikanlah/berilah ini[tg.lk] negeri aman
Ibrahim:35ٱلْبَلَدَ
وَهَٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ
dan ini negri aman
At-Tin:3ٱلْبَلَدِ
وَأَنتَ حِلٌّۢ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
dan kamu halal/bertempat dengan ini negri
Al-Balad:2
لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
sungguh (aku) bersumpah dengan ini negri
Al-Balad:1
إِنَّمَآ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ ٱلْبَلْدَةِ
sesungguhnya hanyalah diperintahkan untuk menyembah tuhan pemelihara ini[tg.pr] negeri
An-Naml:91ٱلْبَلْدَةِ
ٱلَّذِينَ طَغَوْا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ
orang-orang yang (mereka) melampui batas pada / di negeri
Al-Fajr:11ٱلْبِلَٰدِ
ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱلْبِلَٰدِ
yang tidak/belum diciptakan serupa dengannya pada / di negeri
Al-Fajr:8
فَنَقَّبُوا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ هَلْ مِن مَّحِيصٍ
maka (mereka) membuat lubang pada / di negeri apakah dari tempat lari
Qaaf:36
فَلَا يَغْرُرْكَ تَقَلُّبُهُمْ فِى ٱلْبِلَٰدِ
maka janganlah menipu kamu (ia) membuat mereka mondar mandir pada / di negeri
Ghafir:4
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ
jangan menipu kamu (ia) membuat hilir mudik orang-orang yang (mereka) mengingkari pada / di negeri
Ali-Imran:196
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى ٱلْبِلَٰدِ
jangan menipu kamu (ia) membuat hilir mudik orang-orang yang (mereka) mengingkari pada / di negeri
Ali-Imran:196