<<<==ayat berikutnya

Ibrahim ayat ke 10

ayat sebelumnya ===>>

قَالَتْ رُسُلُهُمْ أَفِى الـلَّـهِ شَكٌّ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ يَدْعُوكُمْ لِيَغْفِرَ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرَكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى قَالُوٓا۟ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَا فَأْتُونَا بِسُلْطَٰنٍ مُّبِينٍ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

شَكٌّ pada surat Ibrahim ayat ke 10

Bacaan dalam tulisan arab latin syakkun
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata شَكٌّ keragu-raguan
Jumlah pemakaian kata شَكٌّ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata شَكٌّ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ش ك ك
huruf pertama k1=ش , huruf kedua k2=ك, dan huruf ketiga k3=ك
Makna dari kata dasar ش ك ك :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kesangsian, waswas, sangsi, waham, syak wasangka, ragu-ragu, keragu-raguan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna sangsi, menyangsikan, ragu-ragu, mempertanyakan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ش ك ك dalam AlQuran 15 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 15 kali
Pola dasar ش ك ك dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata : 0 شَكٌّ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata شَكٌّ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata شَكٌّ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata شَكٌّ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. kata benda abstrak : kata شَكٌّ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

5. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata شَكٌّ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

Pemakaian kata dasar ش ك ك pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

شَكٍّشَكٌّ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَتْ رُسُلُهُمْ أَفِى الـلَّـهِ شَكٌّ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ
(kalian berdua) mengatakan rasul-rasul mereka apakah terhadap Allah keragu-raguan (ia[lk]) yang menciptakan langit dan bumi
Ibrahim:10شَكٌّ
وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخْتَلَفُوا۟ فِيهِ لَفِى شَكٍّ مِّنْهُ مَا لَهُم
dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih padanya (Isa) benar-benar dalam keraguan daripadanya (yang dibunuh itu) apa bagi mereka
An-Nisa:157شَكٍّ
وَمَا تَفَرَّقُوٓا۟ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ لَفِى شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيبٍ
dan tidak (mereka) mencerai-beraikan kecuali dari sesudah benar-benar dalam keraguan daripadanya (ia[lk]) yang mengalami kebimbangan
Asy-Syuura:14
وَإِنَّهُمْ لَفِى شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيبٍ
dan sesungguhnya mereka benar-benar dalam keraguan dari padanya (ia[lk]) yang mengalami kebimbangan
Fush-Shilat:45
فَمَا زِلْتُمْ فِى شَكٍّ مِّمَّا جَآءَكُم بِهِۦ
maka tidak (kalian) senantiasa (kalian) bertasbih keraguan dari apa dia datang kepada kalian dengannya
Ghafir:34
بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ مِّن ذِكْرِى
bahkan/sebenarnya mereka (kalian) bertasbih keraguan dari peringatan
Shaad:8
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ فِى شَكٍّ مُّرِيبٍۭ
sesungguhnya mereka (mereka) adalah (kalian) bertasbih keraguan kebimbangan
Saba':54
مِنْهَا فِى شَكٍّ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ
daripadanya (kalian) bertasbih keraguan dan tuhanmu atas/terhadap setiap sesuatu Penjaga/Pemelihara
Saba':21
بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ مِّنْهَا
bahkan mereka (kalian) bertasbih keraguan dari padanya
An-Naml:66
وَإِنَّا لَفِى شَكٍّ مِّمَّا تَدْعُونَنَآ إِلَيْهِ مُرِيبٍ
dan sesungguhnya sungguh dalam keraguan dari apa menyeru kami kepadanya (ia[lk]) yang mengalami kebimbangan
Ibrahim:9
وَإِنَّهُمْ لَفِى شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيبٍ
dan sesungguhnya mereka sungguh dalam keraguan daripadanya (ia[lk]) yang mengalami kebimbangan
Huud:110
وَإِنَّنَا لَفِى شَكٍّ مِّمَّا تَدْعُونَآ إِلَيْهِ مُرِيبٍ
dan sesungguhnya kami benar-benar dalam keraguan dari apa menyeru kepadanya (ia[lk]) yang mengalami kebimbangan
Huud:62
قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى شَكٍّ مِّن دِينِى
katakanlah wahai manusia jika (kalian) adalah (kalian) bertasbih keraguan dari agama
Yunus:104
فَإِن كُنتَ فِى شَكٍّ مِّمَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ
maka jika (kamu) adalah (kalian) bertasbih keraguan dari apa (kami) turunkan kepadamu
Yunus:94
بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ يَلْعَبُونَ
tetapi mereka (kalian) bertasbih keraguan main-main
Ad-Dukhaan:9
بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ يَلْعَبُونَ
tetapi mereka (kalian) bertasbih keraguan main-main
Ad-Dukhaan:9