<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 178

ayat sebelumnya ===>>


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِصَاصُ فِى ٱلْقَتْلَى ٱلْحُرُّ بِٱلْحُرِّ وَٱلْعَبْدُ بِٱلْعَبْدِ وَٱلْأُنثَىٰ بِٱلْأُنثَىٰ فَمَنْ عُفِىَ لَهُۥ مِنْ أَخِيهِ شَىْءٌ فَٱتِّبَاعٌۢ بِٱلْمَعْرُوفِ وَأَدَآءٌ إِلَيْهِ بِإِحْسَٰنٍ ذَٰلِكَ تَخْفِيفٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَرَحْمَةٌ فَمَنِ ٱعْتَدَىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَلَهُۥ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Kajian kata

وَأَدَآءٌ pada surat Al-Baqarah ayat ke 178

Bacaan dalam tulisan arab latin waadâun
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata وَأَدَآءٌ dan pembayaran diyat
Jumlah pemakaian kata وَأَدَآءٌ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata وَأَدَآءٌ tersusun dari kata dasar dengan suku kata و د ي
huruf pertama k1=و , huruf kedua k2=د, dan huruf ketiga k3=ي
Makna dari kata dasar و د ي :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna ramah tamah, penuh persahabatan, guyub, manja, yg bersahabat, murah tangan, yg bermurah hati, senang menjamu, yg suka menerima tamu, rahim, baik budi, yg menyenangkan, lunak, tdk berbahaya, subur, mesra, tulus, peramah, tulus hati, baik hati, sopan, baik, murah hati, manis, enak, yg suka bergaul, supel, luwes, berhubung dgn pesta, yg gemar minum-minum, yg gemar pesta-pesta, nyaman, sedap, jinak, hangat, panas, suam, demisioner, surut, yg mengundurkan diri, yg meninggalkan dinas, lemah lembut, lirih, cocok, serasi, bersedia menyetujui, yg menyenangkan sekali, sabar, terlalu pemurah, riang, lembut, halus, licin, lancar, polos, tenang, sosial, kemasyarakatan, luas, ekspansif, yg dpt berkembang, yg dpt diperluas, yg suka menyenangkan orang, menurut, sukarela, yg menguntungkan, informil, tdk resmi, yg menular, yg dpt dipindahkan atau diteruskan, ramah , cocok untuk menjadi teman, yg dirasakan sedalam-dalamnya, tulus ikhlas, simpatik, berhati ramah

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar و د ي dalam AlQuran 13 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 13 kali
Pola dasar و د ي dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata وَأَدَآءٌ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata وَأَدَآءٌ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata وَأَدَآءٌ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata وَأَدَآءٌ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat berarti dan, beserta, atau dapat pula berarti demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti dan. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini berarti demi.

5. kata benda abstrak : kata وَأَدَآءٌ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

6. kata benda berakhiran tanwin (n) : kata وَأَدَآءٌ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan

7. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata وَأَدَآءٌ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar و د ي pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَلاَ يَقْطَعُونَ وَادِيًا إِلاَّ كُتِبَ لَهُمْ At-Taubah 121

 

أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ Asy-Syu'araa' 225

 

حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى وَادِي النَّمْلِ An-Naml 18

 

وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلَى أَهْلِهِ إِلاَّ أَن يَصَّدَّقُواْ An-Nisa 92

 

فَاتِّبَاعٌ بِالْمَعْرُوفِ وَأَدَاء إِلَيْهِ بِإِحْسَانٍ Al-Baqarah 178

 

فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيثَاقٌ فَدِيَةٌ An-Nisa 92

 

رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ Ibrahim 37

 

وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِ Al-Fajr 9

 

إِنِّي أَنَا رَبُّكَ فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَ إِنَّكَ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى Thaahaa 12
إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى An-Naziaat 16

 

أَنزَلَ مِنَ السَّمَاء مَاء فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا Arraad 17

 

فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُّسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ Al-Ahqaaf 24

 

فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِي مِن شَاطِئِ الْوَادِي الْأَيْمَنِ Al-Qashash 30