<<<==ayat berikutnya

Arraad ayat ke 20

ayat sebelumnya ===>>


ٱلَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ الـلَّـهِ وَلَا يَنقُضُونَ ٱلْمِيثَٰقَ

Kajian kata

ٱلْمِيثَٰقَ pada surat Arraad ayat ke 20

Bacaan dalam tulisan arab latin almîtsâqa
Arti kata ٱلْمِيثَٰقَ perjanjian
Jumlah pemakaian kata ٱلْمِيثَٰقَ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْمِيثَٰقَ tersusun dari kata dasar dengan suku kata و ث ق
huruf pertama k1=و , huruf kedua k2=ث, dan huruf ketiga k3=ق
Makna dari kata dasar و ث ق :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna dokumen, surat, naskah, akte, surat perjalanan, yg dipercayakan, berkenaan dgn persekutuan, berkenaan dgn perserikatan, keyakinan, perserikatan, persekutuan, harapan, tanggung jawab, kredit, penjagaan, piutang.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mempercayai, membuktikan, membuka rahasia, mempercayakan, mengungkapkan isi hati, menceritakan sbg rahasia, membuka isi hati, menguatkan, membenarkan, menyokong, mempertegas, mengandalkan, bergantung, menggantungkan nasibnya, mempergantungi, menyandarkan nasibnya, memaksa, mendesak, mengharuskan, mensahkan, membuktikan kebenaran, percaya, yakin, menganggap, merasa, berharap, percaya pd, menaruh kepercayaan kpd, menghutangi.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar و ث ق dalam AlQuran 34 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 32 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali
Pola dasar و ث ق dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata ٱلْمِيثَٰقَ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْمِيثَٰقَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْمِيثَٰقَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْمِيثَٰقَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

4. kata benda untuk menerangkan alat : kata ٱلْمِيثَٰقَ ini digunakan untuk menerangkan kata benda untuk menerangkan tempat yang ditandai dengan awalan mi dan huruf pertanyanya mati

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلْمِيثَٰقَ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

6. kata bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu وَلاَ digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata يِنقُضُونَ (yaitu menyatakan bukan يِنقُضُونَ ). ciri kata وَلاَ yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata يِنقُضُونَ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan hurun nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata وَلاَ dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini وَلاَ digunakan untuk menyatakan bukan.

7. kata bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu وَلاَ digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata يِنقُضُونَ (yaitu menyatakan bukan يِنقُضُونَ ). ciri kata وَلاَ yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata يِنقُضُونَ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan hurun nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata وَلاَ dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini وَلاَ digunakan untuk menyatakan bukan.

8. predikat dari objek : kata يِنقُضُونَ merupakan kata kerja yang digunakan sebagai predikat dari objek الْمِيثَاقَ

9. objek : kata الْمِيثَاقَ ini merupakan objek dari predikat yang berupa kata يِنقُضُونَ

Pemakaian kata dasar و ث ق pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

وَلاَ يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ Al-Fajr 26

 

وَاذْكُرُواْ نِعْمَةَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمِيثَاقَهُ الَّذِي وَاثَقَكُم بِهِ Al-Maidah 7

 

وَلاَ يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ Al-Fajr 26

 

وَاذْكُرُواْ نِعْمَةَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمِيثَاقَهُ الَّذِي وَاثَقَكُم بِهِ Al-Maidah 7

 

إِلاَّ الَّذِينَ يَصِلُونَ إِلَىَ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَاقٌ An-Nisa 90
فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَإِن كَانَ مِن قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيثَاقٌ فَدِيَةٌ An-Nisa 92
إِلاَّ عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَاقٌ Al-Anfaal 72

 

أَلَمْ يُؤْخَذْ عَلَيْهِم مِّيثَاقُ الْكِتَابِ Al-A'raaf 169

 

مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ Al-Baqarah 27
وَالَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ اللّهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ Arraad 25

 

وَأَخَذْنَ مِنكُم مِّيثَاقًا غَلِيظًا An-Nisa 21
وَأَخَذْنَا مِنْهُم مِّيثَاقًا غَلِيظًا An-Nisa 154
وَأَخَذْنَا مِنْهُم مِّيثَاقًا غَلِيظًا Al-Ahzab 7

 

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ Al-Baqarah 63
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ Al-Baqarah 84
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ Al-Baqarah 93
يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ Al-Hadiid 8

 

فَبِمَا نَقْضِهِم مِّيثَاقَهُمْ وَكُفْرِهِم بَآيَاتِ اللّهِ An-Nisa 155
فَبِمَا نَقْضِهِم مِّيثَاقَهُمْ لَعنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً Al-Maidah 13
وَمِنَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّا نَصَارَى أَخَذْنَا مِيثَاقَهُمْ Al-Maidah 14
وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٍ Al-Ahzab 7

 

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ Al-Baqarah 83
وَإِذْ أَخَذَ اللّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ Ali-Imran 81
وَإِذْ أَخَذَ اللّهُ مِيثَاقَ Ali-Imran 187
وَلَقَدْ أَخَذَ اللّهُ مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَآئِيلَ Al-Maidah 12
لَقَدْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَأَرْسَلْنَا إِلَيْهِمْ رُسُلاً Al-Maidah 70

 

قَالَ لَنْ أُرْسِلَهُ مَعَكُمْ حَتَّى تُؤْتُونِ مَوْثِقًا مِّنَ اللّهِ Yusuf 66
قَدْ أَخَذَ عَلَيْكُم مَّوْثِقًا مِّنَ اللّهِ Yusuf 80

 

فَلَمَّا آتَوْهُ مَوْثِقَهُمْ قَالَ اللّهُ عَلَى مَا نَقُولُ وَكِيلٌ Yusuf 66

 

وَرَفَعْنَا فَوْقَهُمُ الطُّورَ بِمِيثَاقِهِمْ An-Nisa 154

 

فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ Al-Baqarah 256
فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ Luqman 22

 

حَتَّى إِذَا أَثْخَنتُمُوهُ فَشُدُّوا الْوَثَاقَ Muhammad 4

 

الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللّهِ وَلاَ يِنقُضُونَ الْمِيثَاقَ Arraad 20