<<<==ayat berikutnya

Yusuf ayat ke 100

ayat sebelumnya ===>>

وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَخَرُّوا۟ لَهُۥ سُجَّدًا وَقَالَ يَٰٓأَبَتِ هَٰذَا تَأْوِيلُ رُءْيَٰىَ مِن قَبْلُ قَدْ جَعَلَهَا رَبِّى حَقًّا وَقَدْ أَحْسَنَ بِىٓ إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ السِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ الْبَدْوِ مِنۢ بَعْدِ أَن نَّزَغَ الشَّيْطَٰنُ بَيْنِى وَبَيْنَ إِخْوَتِىٓ إِنَّ رَبِّى لَطِيفٌ لِّمَا يَشَآءُ إِنَّهُۥ هُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata أَبَوَيْهِ pada surat Yusuf ayat ke 100
Bacaan dalam tulisan arab latin abawayhi
Arti kata abawayhi ( أبويه )kedua ibu-bapaknya
Jumlah pemakaian kata أبويه2 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kataأَبَوَيْهِ tersusun dari suku kata ا-ب-و

Penggunaan kata dasar ا-ب-و ini pada AlQuran ada di sini

Makna dari kata dasar ا-ب-و Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata bapak, sang ayah, papa, sang bapa, leluhur, baginda, maharaja, pak, letupan, letusan, induk, ibu, indung, baba, majikan, babe, nakhoda, kepala, ayah
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
Kajian kata أَبَوَيْهِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 keterangan benda : kata أَبَوَيْهِ ini digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak atau kata benda yang nampak.

2 diikuti kata ganti kepemilikan : kata أَبَوَيْهِ ini memiliki kata ganti kepemilikan untuk orang ketiga tunggal. adapun kata gantinya untuk orang ketiga tunggal ini menggunakan hi ( هِ ) , hal ini karena ada kata yang ada didepannya yang menyebabkan kata ganti kepemilikan untuk orang ketiga tunggal ini menggunakan hi ( هِ )

Disclaimer / penafian