<<<==ayat berikutnya

Yusuf ayat ke 63

ayat sebelumnya ===>>


فَلَمَّا رَجَعُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَبِيهِمْ قَالُوا۟ يَٰٓأَبَانَا مُنِعَ مِنَّا ٱلْكَيْلُ فَأَرْسِلْ مَعَنَآ أَخَانَا نَكْتَلْ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Kajian kata

نَكْتَلْ pada surat Yusuf ayat ke 63

Bacaan dalam tulisan arab latin naktal
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata نَكْتَلْ mendapatkan sukatan
Jumlah pemakaian kata نَكْتَلْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata نَكْتَلْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ك ي ل
huruf pertama k1=ك , huruf kedua k2=ي, dan huruf ketiga k3=ل
Makna dari kata dasar ك ي ل :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna agen, perantara, alat, pengantar, wakil, ukuran

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna melakukan pengukuran, menerima ukuran

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ك ي ل dalam AlQuran 16 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 12 kali, dipakai kata kerja sebanyak 4 kali

Kajian kata نَكْتَلْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata نَكْتَلْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang/akan : kata نَكْتَلْ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja aktif : kata نَكْتَلْ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata نَكْتَلْ ini merupakan jenis kata kerja yang memiliki subyek kami. kata kami terkadang digunakan pula untuk menerangkan kata pertama tunggal (aku) yang diungkapkan dalam bahasa halus.

Pemakaian kata dasar ك ي ل pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

فَأَرْسِلْ مَعَنَا أَخَانَا نَكْتَلْ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ Yusuf 63

 

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ Al-Mutaffifiin 3

 

وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذا كِلْتُمْ وَزِنُواْ بِالقِسْطَاسِ Al-Isra 35

 

وَنَزْدَادُ كَيْلَ بَعِيرٍ ذَلِكَ كَيْلٌ يَسِيرٌ Yusuf 65

 

فَلاَ كَيْلَ لَكُمْ عِندِي وَلاَ تَقْرَبُونِ Yusuf 60
وَنَزْدَادُ كَيْلَ بَعِيرٍ ذَلِكَ كَيْلٌ يَسِيرٌ Yusuf 65

 

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُواْ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ Al-Mutaffifiin 2

 

وَلاَ تَنقُصُواْ الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ Huud 84
وَيَاقَوْمِ أَوْفُواْ الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ Huud 85

 

فَلَمَّا رَجِعُوا إِلَى أَبِيهِمْ قَالُواْ يَاأَبَانَا مُنِعَ مِنَّا الْكَيْلُ Yusuf 63

 

حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُواْ الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ Al-An'aam 152
فَأَوْفُواْ الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلاَ تَبْخَسُواْ النَّاسَ أَشْيَاءهُمْ Al-A'raaf 85
أَلاَ تَرَوْنَ أَنِّي أُوفِي الْكَيْلَ وَأَنَاْ خَيْرُ الْمُنزِلِينَ Yusuf 59
وَجِئْنَا بِبِضَاعَةٍ مُّزْجَاةٍ فَأَوْفِ لَنَا الْكَيْلَ Yusuf 88
وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذا كِلْتُمْ وَزِنُواْ بِالقِسْطَاسِ Al-Isra 35
أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلاَ تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ Asy-Syu'araa' 181