<<<==ayat berikutnya

Yusuf ayat ke 33

ayat sebelumnya ===>>

قَالَ رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّى كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُن مِّنَ ٱلْجَٰهِلِينَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلسِّجْنُ pada surat Yusuf ayat ke 33

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)ssijnu
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata ٱلسِّجْنُ penjara
Jumlah pemakaian kata ٱلسِّجْنُ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلسِّجْنُ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ج ن
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ج, dan huruf ketiga k3=ن
Makna dari kata dasar س ج ن :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna terungku, penjara, jel, bui, kurungan, kerangkeng, kurung, memenjarakan, membenamkan, membui, bui, hukuman penjara, tutupan, keterungkuan, penahanan, penawanan, hambatan, cidukan, arestasi, pengurungan, lembaga pemasyarakatan, yg memperbaiki, sel, kamar tahanan, kerangkeng, lubang palka, pengeraman, garis, gores, pintu bawahan, lubang di dinging, seperindukan, tutup lubang di geladak kapal

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna memenjarakan, menerungkukan, memasukkan ke penjara, merampas kebebasan, mengurung, meringkukkan, menetas, mengeramkan, menetaskan, mengeram, merencanakan, menggores

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ج ن dalam AlQuran 12 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 3 kali

Kajian kata : 6 ٱلسِّجْنُ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلسِّجْنُ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلسِّجْنُ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

3. kata benda abstrak : kata ٱلسِّجْنُ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلسِّجْنُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah u (dhammah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran u (dhammah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran dhammah.

Pemakaian kata dasar س ج ن pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

يُسْجَنَلَيُسْجَنَنَّلَيَسْجُنُنَّهُۥسِجِّينٍسِجِّينٌ
ٱلْمَسْجُونِينَٱلسِّجْنِٱلسِّجْنُٱلسِّجْنَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌ
dan apakah memberitahukan kamu apa sijjin
Al-Mutaffifiin:8سِجِّينٌ
كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍ
sekali-kali tidak sesungguhnya kitab/catatan orang-orang durhaka dalam sijjin
Al-Mutaffifiin:7سِجِّينٍ
رَأَوُا۟ ٱلْاَيَٰتِ لَيَسْجُنُنَّهُۥ حَتَّىٰ حِينٍ
(mereka) melihat tanda-tanda memenjarakannya sehingga beberapa waktu
Yusuf:35لَيَسْجُنُنَّهُۥ
لَيُسْجَنَنَّ وَلَيَكُونًا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ
niscaya akan dipenjarakan dan niscaya dia menjadi dari/termasuk orang-orang yang kecil / hina
Yusuf:32لَيُسْجَنَنَّ
إِلَّآ أَن يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
selain bahwa dipenjara (mereka) mengetahui penyiksaan sangat pedih
Yusuf:25يُسْجَنَ
وَدَخَلَ مَعَهُ ٱلسِّجْنَ فَتَيَانِ
dan (ia [lk]) masuk bersama dia penjara dua orang pemuda
Yusuf:36ٱلسِّجْنَ
قَالَ رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ
mengatakan tuhanku penjara sukai kepadaku dari apa mereka mengajakku kepadanya
Yusuf:33ٱلسِّجْنُ
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ ءَأَرْبَابٌ مُّتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ
hai kedua sahabatku penjara apakah tuhan-tuhan (mereka) yang kemudian memisah-misah kebaikan
Yusuf:39ٱلسِّجْنِ
فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَٰنُ ذِكْرَ رَبِّهِۦ فَلَبِثَ فِى ٱلسِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ
maka (ia) menjadikan ia lupa syaitan sebutan tuhannya maka (ia) menetap (kalian) bertasbih penjara sebagian/beberapa tahun
Yusuf:42
إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ ٱلسِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلْبَدْوِ
ketika (ia[lk]) akhirnya menyuruh keluar aku dari penjara dan Dia datangkan dengan kamu dari dusun
Yusuf:100
يَٰصَىٰحِبَىِ ٱلسِّجْنِ أَمَّآ أَحَدُكُمَا فَيَسْقِى رَبَّهُۥ خَمْرًا
hai kedua sahabatku penjara adapun salah seorang diantara kamu berdua akan memberi minum tuhannya minuman-minuman keras
Yusuf:41
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29ٱلْمَسْجُونِينَ
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
mengatakan sungguh jika (kamu) menjadikan tuhan selain/tanpa pasti (kami) akhinya menjadikan kamu dari yang dipenjara
Asy-Syu'araa':29