<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 166

ayat sebelumnya ===>>

إِذْ تَبَرَّأَ ٱلَّذِينَ ٱتُّبِعُوا۟ مِنَ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوا۟ وَرَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ ٱلْأَسْبَابُ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلْأَسْبَابُ pada surat Al-Baqarah ayat ke 166

Bacaan dalam tulisan arab latin al-asbâbu
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلْأَسْبَابُ sebab-sebab/hubungan
Jumlah pemakaian kata ٱلْأَسْبَابُ dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata ٱلْأَسْبَابُ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ب ب
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ب, dan huruf ketiga k3=ب
Makna dari kata dasar س ب ب :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna nista, cemooh, cercaan, cerca, cemeeh, arang di muka, penyalahgunaan, siksaan, perlakuan kejam, makian, dampratan, umpatan, salah pakai, usikan, umpat, damprat, perlakuan yg tdk wajar, perlakuan yg tdk pantas, kutukan, laknat, kutuk, sumpah, serapah, tulah, sumber kehancuran, kerama, seranah, seranah sebab kemalangan, akal, karena, sebab, akal budi, budi, penyebab, maksud, perkara, dalih, pernyataan maaf, pernyataan menyesal, helat, helah, alibi, dasar, dasar rasionil, tanah, lapangan, daerah, permukaan bumi, pokok, argumen, penjelasan, perbedaan pendapat, percekcokan, uraian, motif, tujuan, niat, motivasi, dorongan, pengalasan, daya batin, perangsangan, dasar pikiran, kesempatan, peristiwa, kejadian, bukti, kesaksian, petunjuk, tanda, keterangan, contoh, kebenaran, pruf, cetakan percobaan, otot, urat, urat daging, kekuatan, ira, salvo, semburan, sorakan, tembakan serentak, sebab-sebabnya, kios, warung, kandang, kedai, stan, kedok

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menghina, mencerca, mencercai, menista, memperhina, memperhinakan, memperkejikan, menyalahgunakan, memanfaatkan, mencaci, memaki, mencaci maki, mendamprat, memperlakukan dgn kejam, mengkhianati, mengutuk, menyumpahi, melaknatkan, mengumpat, menyumpah, menyeranah, menyerapah, memparadam

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ب ب dalam AlQuran 11 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 2 kali

Kajian kata : 5 ٱلْأَسْبَابُ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلْأَسْبَابُ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. jamak tidak teratur : kata ٱلْأَسْبَابُ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, artinya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya.

3. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلْأَسْبَابُ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

4. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata ٱلْأَسْبَابُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah u (dhammah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran u (dhammah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran dhammah.

5. kata benda atau menerangkan kata sifat : kata ٱلْأَسْبَابُ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat.

Pemakaian kata dasar س ب ب pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

فَيَسُبُّوا۟سَبَبًاتَسُبُّوا۟بِسَبَبٍأَسْبَٰبَ
ٱلْأَسْبَٰبِٱلْأَسْبَٰبَٱلْأَسْبَابُ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

أَسْبَٰبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰٓ إِلَٰهِ مُوسَىٰ
pintu-pintu langit maka akan melihat kepada tuhan Musa
Ghafir:37أَسْبَٰبَ
فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْاَخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَآءِ
(kalian) bertasbih dunia dan di akhirat maka akan memanjangkan dengan jalan/pintu ke langit
Al-Hajj:15بِسَبَبٍ
وَلَا تَسُبُّوا۟ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ الـلَّـهِ
dan jangan memaki-maki orang-orang yang berdoa kepada kami dari selain Allah
Al-An'aam:108تَسُبُّوا۟
ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا
kemudian (ia) mulai mengikuti/menempuh jalan / pintu
Al-Kahfi:92سَبَبًا
ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا
kemudian (ia) mulai mengikuti/menempuh jalan / pintu
Al-Kahfi:89
فَأَتْبَعَ سَبَبًا
maka (ia) akhirnya mengikuti jalan / pintu
Al-Kahfi:85
وَءَاتَيْنَٰهُ مِن كُلِّ شَىْءٍ سَبَبًا
dan kami telah memberitakannya dari setiap sesuatu jalan / pintu
Al-Kahfi:84
فَيَسُبُّوا۟ الـلَّـهَ عَدْوًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ
maka akan memaki (kk sedang akan) Allah pelanggaran dengan tidak/tanpa pengetahuan
Al-An'aam:108فَيَسُبُّوا۟
وَرَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ ٱلْأَسْبَابُ
dan (mereka) melihat azab / siksa dan (ia) menjadi membelah dengan mereka sebab-sebab/hubungan
Al-Baqarah:166ٱلْأَسْبَابُ
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَٰهَٰمَٰنُ ٱبْنِ لِى صَرْحًا لَّعَلِّىٓ أَبْلُغُ ٱلْأَسْبَٰبَ
dan (mereka berdua) mengucapkan fir'aun wahai Haman buatkan untukku istana agar / boleh jadi aku aku sampai pintu-pintu
Ghafir:36ٱلْأَسْبَٰبَ
وَمَا بَيْنَهُمَا فَلْيَرْتَقُوا۟ فِى ٱلْأَسْبَٰبِ
dan apa diantara (mereka berdua) maka hendaklah (mereka) menaiki (kalian) bertasbih jalan/pintu-pintu
Shaad:10ٱلْأَسْبَٰبِ
وَمَا بَيْنَهُمَا فَلْيَرْتَقُوا۟ فِى ٱلْأَسْبَٰبِ
dan apa diantara (mereka berdua) maka hendaklah (mereka) menaiki (kalian) bertasbih jalan/pintu-pintu
Shaad:10