<<<==ayat berikutnya

Huud ayat ke 36

ayat sebelumnya ===>>


وَأُوحِىَ إِلَىٰ نُوحٍ أَنَّهُۥ لَن يُؤْمِنَ مِن قَوْمِكَ إِلَّا مَن قَدْ ءَامَنَ فَلَا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ

Kajian kata

تَبْتَئِسْ pada surat Huud ayat ke 36

Bacaan dalam tulisan arab latin tabta-is
Jenis kata kata kerja aktif bentuk sedang atau akan terjadi
Arti kata تَبْتَئِسْ berduka cita
Jumlah pemakaian kata تَبْتَئِسْ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata تَبْتَئِسْ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب ء س
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=ء, dan huruf ketiga k3=س
Makna dari kata dasar ب ء س :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna penderitaan, kesengsaraan, sengsara, kesedihan, kemiskinan, kemelaratan, jentaka, keadaan yg buruk sekali, keadaan yg menyedihkan, kepapaan, kefakiran, kejorokan, kejembelan, kotoran, keadaan terlantar, ketidakbahagiaan, kekurangan.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menderita, memiskinkan.

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب ء س dalam AlQuran 2 kali, yang terdiri dari dipakai kata kerja sebanyak 2 kali
Pola dasar ب ء س Dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata kerja saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata benda

Kajian kata تَبْتَئِسْ ditinjau dari aspek makna :

kata تَبْتَئِسْ ini masuk dalam pola kata ke :8

adapun makna dari pola kata kedelapan adalah :

1. sungguh-sungguh,

2. menjadi

Kajian kata تَبْتَئِسْ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata kerja : kata تَبْتَئِسْ merupakan bentuk kata kerja.

dalam bahasa arab kata kerja dibedakan bentuk lampau, bentuk sedang atau akan terjadi dan bentuk perintah. jadi kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung dari waktu kejadiannya.

selain itu dalam bahasa arab kata kerja ini bentuk dan formatnya tergantung juga pada pelakunya

2. bentuk sedang/akan : kata تَبْتَئِسْ merupakan bentuk kata kerja yang sedang atau akan terjadi.

3. kata kerja aktif : kata تَبْتَئِسْ ini tergolong dalam kata kerja aktif,artinya subyeknya melakukan pekerjaan

4. subyek pelaku : kata تَبْتَئِسْ ini merupakan kata kerja yang subyeknya adalah orang ke dua tunggal (kamu) laki-laki.

5. kata larangan : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu فَلاَ digunakan untuk melakukan pelarangan, yaitu pelarangan untuk melakukan kata تَبْتَئِسْ . ciri kata فَلاَ yang digunakan untuk melakukan pelarangan adalah karena konsonan_k3 dari kata تَبْتَئِسْ adalah sukun. perlu diketahui bahwa kata فَلاَ dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak. dalam kondisi ini فَلاَ digunakan untuk menyatakan pelarangan.

6. kata larangan : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu فَلاَ digunakan untuk melakukan pelarangan, yaitu pelarangan untuk melakukan kata تَبْتَئِسْ . ciri kata فَلاَ yang digunakan untuk melakukan pelarangan adalah karena konsonan_k3 dari kata تَبْتَئِسْ adalah sukun. perlu diketahui bahwa kata فَلاَ dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak. dalam kondisi ini فَلاَ digunakan untuk menyatakan pelarangan.

Pemakaian kata dasar ب ء س pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

قَدْ آمَنَ فَلاَ تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُواْ يَفْعَلُونَ Huud 36
فَلاَ تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ Yusuf 69