<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 144

ayat sebelumnya ===>>

قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَآءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَىٰهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُۥ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا۟ الْكِتَٰبَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ وَمَا الـلَّـهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya

Kajian kata شَطْرَ pada surat Al-Baqarah ayat ke 144
Bacaan dalam tulisan arab latin syathra
Arti kata syathra ( شطر )ke arah
Jenis kata شَطْرَkata benda abstrak atau sifat

Pemakaian jenis kata ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata شطر3 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kataشَطْرَ tersusun dari suku kata ش-ط-ر

Penggunaan kata dasar ش-ط-ر ini pada AlQuran ada di sini

Makna dari kata dasar ش-ط-ر Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata pemecahan, lekang, pembagian, setengah sajak, bisektris
Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata membagi dua, membelah dua, memperduakan, mengurangi separuhnya, memperdua, memotong, potong-memotong, silang-menyilang, memisahkan
Kajian kata شَطْرَ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata benda abstrak : kata شَطْرَ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

2 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata شَطْرَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

3 Mudhaf : Merupakan kata kepemilikan yaitu sesuatu yang dimiliki, dalam hal ini kata شَطْرَ merupakan sesuatu yang dimiliki oleh kata berikutnya (mudhaf ilaih) yaitu الْمَسْجِدِ. Sehingga gabungan dari kataشَطْرَ الْمَسْجِدِ bermakna ke arah (nya) masjid

4 Kata sifat atau keterangan : Kata شَطْرَ ini merupakan kata sifat atau kata yang menerangkan kata وَجْهَكَ. Sehingga makna dari gabungan kata وَجْهَكَ شَطْرَ adalah wajahmu ( yang ) ke arah

Disclaimer / penafian