<<<==ayat berikutnya

Al-Baqarah ayat ke 142

ayat sebelumnya ===>>

سَيَقُولُ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَ ٱلنَّاسِ مَا وَلَّىٰهُمْ عَن قِبْلَتِهِمُ ٱلَّتِى كَانُوا۟ عَلَيْهَا قُل لِـلَّـهِ ٱلْمَشْرِقُ وَٱلْمَغْرِبُ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

ٱلسُّفَهَآءُ pada surat Al-Baqarah ayat ke 142

Bacaan dalam tulisan arab latin a(l)ssufahâ-u
Jenis kata kata benda atau sifat
Arti kata ٱلسُّفَهَآءُ orang-orang bodoh
Jumlah pemakaian kata ٱلسُّفَهَآءُ dalam AlQuran dipakai sebanyak 4 kali
Kata ٱلسُّفَهَآءُ tersusun dari kata dasar dengan suku kata س ف ه
huruf pertama k1=س , huruf kedua k2=ف, dan huruf ketiga k3=ه
Makna dari kata dasar س ف ه :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna tolol, dungu, bego, goblok, bebal, nekat, tanpa akal sehat, yg bulu romanya tegak, bisu, kelu, membosankan, kusam, tumpul, menjemukan, kuyu, jahil, yg tdk tahu, yg tak menyadari, lucu, pandir, mabuk kepayang, mabuk cinta, edan, yg menggelikan, tdk masuk akal, bloon, sinting, bermata juling, mabuk, yg dipenggal kepala, yg dipotong kepala, tak ada maknanya, pingsan, tak berperikemanusiaan, yg tak ada guna, kosong, tak berarti, kurang bijaksana, padat, lebat, rapat, tebal, pekat, tak bijaksana, sempit, kecil, lamban, yg bergerak pelan-pelan, kental, rimbun, serak, berat kepala, gegabah, kepala udang, terlampau berani, terlampau gagah, terlalu berani, majal, guntung, puntul, puntung, buram, kabur, tak tembus cahaya, tdk menarik, gemuk, besar, tambun, banyak, kaku, berkayu, dr kayu, yg mirip puding, yg mirip podeng, dongu, canggung, janggal, kekuk, kurang tangkas, mati, yg tak berperasaan, otak yg tumpul, berkepala angin, tdk penting, berotak udang, kepala angin


(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar س ف ه dalam AlQuran 11 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 10 kali, dipakai kata kerja sebanyak 1 kali

Kajian kata : 7 ٱلسُّفَهَآءُ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata ٱلسُّفَهَآءُ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda ٱلسُّفَهَآءُ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

Pemakaian kata dasar س ف ه pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

سَفِيهًاسَفِهَسَفَهًۢاسَفَاهَةٍسَفَاهَةٌ
ٱلسُّفَهَآءُٱلسُّفَهَآءَسَفِيهُنَا


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

قَالَ يَٰقَوْمِ لَيْسَ بِى سَفَاهَةٌ
mengatakan hai kaumku (ia) bukankah bagi aku kurang akal / bodoh
Al-A'raaf:67سَفَاهَةٌ
إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِى سَفَاهَةٍ
sesungguhnya (kami) sungguh  semakin melihatmu (kalian) bertasbih kurang akal / bodoh
Al-A'raaf:66سَفَاهَةٍ
قَدْ خَسِرَ ٱلَّذِينَ قَتَلُوٓا۟ أَوْلَٰدَهُمْ سَفَهًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ
sesungguhnya (ia) telah merugi orang-orang yang (mereka) semakin melakukan pembunuhan anak-anak mereka kebodohan dengan tidak/tanpa pengetahuan
Al-An'aam:140سَفَهًۢا
إِلَّا مَن سَفِهَ نَفْسَهُۥ
kecuali/hanyalah orang membodohi dirinya
Al-Baqarah:130سَفِهَ
فَإِن كَانَ ٱلَّذِى عَلَيْهِ ٱلْحَقُّ سَفِيهًا أَوْ ضَعِيفًا وَلَا يُضَآرَّ كَاتِبٌ وَلَا شَهِيدٌ وَإِن تَفْعَلُوا۟ فَإِنَّهُۥ فُسُوقٌۢ بِكُمْ
maka jika dan (ia) adalah yang atasnya hak lemah akal / bodoh (mereka) mengetahui lemah dan jangan disulitkan (ia[lk]) yang menulis dan jangan (ia[lk]) yang menyaksikan dan jika mengerjakan/buat maka sesungguhnya ia kefasikan pada kalian
Al-Baqarah:282سَفِيهًا
وَأَنَّهُۥ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى الـلَّـهِ شَطَطًا
dan bahwasanya ia dan (ia) adalah mengatakan sangat bodoh diantara kami atas/terhadap Allah jauh dari kebenaran
Al-Jinn:4سَفِيهُنَا
وَلَا تُؤْتُوا۟ ٱلسُّفَهَآءَ أَمْوَٰلَكُمُ ٱلَّتِى جَعَلَ الـلَّـهُ لَكُمْ قِيَٰمًا
dan jangan diserahkan orang-orang bodoh/belum sempurna akalnya harta-harta kalian yang (mereka berdua) menjadikan Allah bagi kamu kebenaran
An-Nisa:5ٱلسُّفَهَآءَ
سَيَقُولُ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَ ٱلنَّاسِ
nanti akan mengatakan orang-orang bodoh dari/diantara manusia
Al-Baqarah:142ٱلسُّفَهَآءُ
أَلَآ إِنَّهُمْ هُمُ ٱلسُّفَهَآءُ
ingatlah sesungguhnya mereka mereka orang-orang bodoh
Al-Baqarah:13
فَعَلَ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَّآ إِنْ هِىَ إِلَّا فِتْنَتُكَ
(dia) melakukan orang-orang bodoh dari (kami) sesungguhnya ia [pr] melainkan fitnah kamu
Al-A'raaf:155
قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ كَمَآ ءَامَنَ ٱلسُّفَهَآءُ
berkata apakah kami akan beriman sebagaimana (ia) beriman orang-orang bodoh
Al-Baqarah:13
قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ كَمَآ ءَامَنَ ٱلسُّفَهَآءُ
berkata apakah kami akan beriman sebagaimana (ia) beriman orang-orang bodoh
Al-Baqarah:13