<<<==ayat berikutnya

Al-An'aam ayat ke 101

ayat sebelumnya ===>>


بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُۥ وَلَدٌ وَلَمْ تَكُن لَّهُۥ صَٰحِبَةٌ وَخَلَقَ كُلَّ شَىْءٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Kajian kata

بَدِيعُ pada surat Al-An'aam ayat ke 101

Bacaan dalam tulisan arab latin badî-u
Arti kata بَدِيعُ sangat memahami/mengawali
Jumlah pemakaian kata بَدِيعُ dalam AlQuran dipakai sebanyak 2 kali
Kata بَدِيعُ tersusun dari kata dasar dengan suku kata ب د ا
huruf pertama k1=ب , huruf kedua k2=د, dan huruf ketiga k3=ا
Makna dari kata dasar ب د ا :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna upacara pemberian ijazah, serangan, serbuan, fajar, subuh, dini hari, rekah fajar, lahirnya

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna menyingsing, mulai jelas, mulai terang

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ب د ا dalam AlQuran 21 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 6 kali, dipakai kata kerja sebanyak 15 kali
Pola dasar ب د ا dalam AlQuran hanya dipakai untuk bentuk kata benda saja, dalam AlQuran untuk pola dasar ini tidak digunakan sebagai kata kerja

Kajian kata بَدِيعُ ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata بَدِيعُ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. gender laki-laki : kata بَدِيعُ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3. kata dengan jumlah tunggal : untuk kata بَدِيعُ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4. kata yang memiliki makna sangat : kata بَدِيعُ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam artian tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja.

5. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata بَدِيعُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah u (dhammah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran u (dhammah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran dhammah.

Pemakaian kata dasar ب د ا pada AlQuran

 


Kata semacam dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

 

أَوَ لَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ Al-Ankabuut 19
قُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيدُ Saba' 49
إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ Al-Buruuj 13

 

إِنَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُواْ Yunus 4
قُلْ هَلْ مِن شُرَكَآئِكُم مَّن يَبْدَأُ الْخَلْقَ Yunus 34
ثُمَّ يُعِيدُهُ قُلِ اللّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ Yunus 34
أَمَّن يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ An-Naml 64
اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ Ar-Ruum 11
وَهُوَ الَّذِي يَبْدَأُ الْخَلْقَ Ar-Ruum 27

 

وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ As-Sajdah 7

 

وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا Al-Jaatsiyah 33
كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاء أَبَدًا Al-Mumtahinah 4

 

فَبَدَأَ بِأَوْعِيَتِهِ قَبْلَ وِعَاء أَخِيهِ Yusuf 76

 

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ Al-Baqarah 117
بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ أَنَّى يَكُونُ لَهُ وَلَدٌ Al-An'aam 101

 

بَلْ بَدَا لَهُم مَّا كَانُواْ يُخْفُونَ Al-An'aam 28
ثُمَّ بَدَا لَهُم مِّن بَعْدِ مَا Yusuf 35

 

وَهَمُّواْ بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُم بَدَؤُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ At-Taubah 13

 

وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ Al-A'raaf 29

 

قُلْ سِيرُوا فِي الأَرْضِ فَانظُرُوا كَيْفَ بَدَأَ الْخَلْقَ Al-Ankabuut 20

 

كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا Al-Anbiyaa' 104