<<<==ayat berikutnya

Al-An'aam ayat ke 99

ayat sebelumnya ===>>

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ نَبَاتَ كُلِّ شَىْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِرًا نُّخْرِجُ مِنْهُ حَبًّا مُّتَرَاكِبًا وَمِنَ ٱلنَّخْلِ مِن طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّٰتٍ مِّنْ أَعْنَابٍ وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَٰبِهٍ ٱنظُرُوٓا۟ إِلَىٰ ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثْمَرَ وَيَنْعِهِۦٓ إِنَّ فِى ذَٰلِكُمْ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Abdurrahman Sudais
Abdul Basit
Mishary Rashid
Mahir al-Mu'aiqly


Kajian kata

طَلْعِهَا pada surat Al-An'aam ayat ke 99

Bacaan dalam tulisan arab latin thal'ihâ
Jenis kata kata benda abstrak atau sifat
Arti kata طَلْعِهَا mayangnya
Jumlah pemakaian kata طَلْعِهَا dalam AlQuran dipakai sebanyak 1 kali
Kata طَلْعِهَا tersusun dari kata dasar dengan suku kata ط ل ع
huruf pertama k1=ط , huruf kedua k2=ل, dan huruf ketiga k3=ع
Makna dari kata dasar ط ل ع :Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna pangkal paha, kemurungan, buah mawar liar, melankoli, kemasygulan, kemasgulan, sifat putus asa

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna mengucur, mati, mempergunjing, mengejar, mempergunjingkan, menubruk, membaca, mencari, mencaci, mengumpat, mencaci maki, memberitahu, memberitahukan, melaporkan, menyuluhi, menerangkan, mewartakan, mengatakan kpd, mempertahukan, unjuk bertahu, memperkenalkan, mengajukan, memasukkan, kenalkan, mengintrodusir, memajukan, membimbing, mempersahabatkan, mempertetap, mempertetapkan, mengenalkan, mengetahui, naik, bangun, bertambah, bangkit, terbit, berdiri, muncul, timbul, mengatasi, menjulang, meningkat, mendaki, menanjak, dibangun, jatuh bangkrut, menaiki, memuncak, menempuh, memanjat, memberi penerangan ringkas, memancing, memberi cat dasar, memberi penerangan

(Kami mohon maaf jika ada keterkaitan makna yang tidak tepat. Keterkaitan makna ini diambil begitu saja dari makna kata dasar diambil dari google. Keterkaitan makna dari kata dasar ini
belum dilakukan koreksi dan perbaikan untuk makna yang tepat untuk dipakai memahami makna secara langsung dari AlQuran. Terkadang keterkaitan makna ini bisa jadi lawan katanya, walau jarang tentunya).
Pesan kami bahwa AlQuran pasti benar, sedang keterkaitan makna ini tentu bisa jadi ada penyimpangan atau ketidak sesuaian makna.
Jumlah pemakaian pola dasar ط ل ع dalam AlQuran 19 kali, yang terdiri dari dipakai kata benda sebanyak 9 kali, dipakai kata kerja sebanyak 10 kali

Kajian kata : 7 طَلْعِهَا ditinjau dari aspek tatabahasa :

1. kata benda : kata طَلْعِهَا termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2. kata benda abstrak : kata طَلْعِهَا ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.

3. kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata طَلْعِهَا ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

4. diikuti kata ganti kepemilikan : kata طَلْعِهَا ini memiliki kata ganti kepemilikan yang ditandai oleh adanya imbuan ( هَا ) .

5. majrur : kata طَلْعِهَا yang berupa kata benda ini memiliki konsonan_k3 yang menggunakan kasrah atau menggunakan îna (untuk jamak) hal ini disebabkan karena kata طَلْعِهَا ini diawali dengan kata مِن .

Pemakaian kata dasar ط ل ع pada AlQuran

(haruf arab yang berwarna biru dibawah bisa diKLIK untuk dirujukkan ke ayat terkait)

طَلَعَتتَطْلُعُتَطَّلِعُأَطَّلِعُأَطَّلَعَ
فَأَطَّلِعَطُلُوعِطَلْعِهَاطَلْعُهَاطَلْعٌ
مُّطَّلِعُونَمَطْلِعَمَطْلَعِلِيُطْلِعَكُمْفَٱطَّلَعَ
ٱطَّلَعْتَ


Kata serumpun dalam Al-Quran berikut ayat-ayatnya

أَطَّلَعَ ٱلْغَيْبَ أَمِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَٰنِ عَهْدًا
adakah (ia) melihat yang gaib atau (ia) telah mengambil disisi pemurah perjanjian
Maryam:78أَطَّلَعَ
فَٱجْعَل لِّى صَرْحًا لَّعَلِّىٓ أَطَّلِعُ إِلَىٰٓ إِلَٰهِ مُوسَىٰ
maka buatlah untukku istana agar / boleh jadi aku (aku) melihat kepada tuhan Musa
Al-Qashash:38أَطَّلِعُ
ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ
yang terbit, muncul, merambah, menuju atas/terhadap yang naik sampai ke hati
Al-Humazah:7تَطَّلِعُ
وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَىٰ خَآئِنَةٍ مِّنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِّنْهُمْ
dan jangan senantiasa akan melihat atas/terhadap orang yang khianat diantara mereka kecuali sedikit diantara mereka
Al-Maidah:13
حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ ٱلشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍ
sehingga tatkala (mereka berdua) ia telah sampai tempat /waktu terbit matahari mendapatkannya terbit atas/terhadap kaum/orang-orang
Al-Kahfi:90تَطْلُعُ
وَتَرَى ٱلشَّمْسَ إِذَا طَلَعَت تَّزَٰوَرُ عَن كَهْفِهِمْ ذَاتَ ٱلْيَمِينِ
dan (kamu) melihat matahari ketika (ia) muncul (ia) pura-pura miring/condong dari gua mereka sebelah sebelah kanan
Al-Kahfi:17طَلَعَت
وَٱلنَّخْلَ بَاسِقَٰتٍ لَّهَا طَلْعٌ نَّضِيدٌ
dan pohon kurma (ia[pr]) yang tinggi menjulang baginya mayang bersusun-susun
Qaaf:10طَلْعٌ
طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَٰطِينِ
mayangnya seakan-akan seperti (modal) pokok syaitan-syaitan
Ash-Shaafaat:65طَلْعُهَا
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma mayangnya sangat lembut
Asy-Syu'araa':148
وَمِنَ ٱلنَّخْلِ مِن طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّٰتٍ مِّنْ أَعْنَابٍ
dan dari pohon korma dari mayangnya tangkai-tangkai bumi dan surga dari anggur-anggur
Al-An'aam:99طَلْعِهَا
قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ ءَانَآئِ ٱلَّيْلِ
sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan dari bagian/waktu malam
Thaahaa:130طُلُوعِ
بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ ٱلْغُرُوبِ
dengan memuji tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam
Qaaf:39
أَسْبَٰبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰٓ إِلَٰهِ مُوسَىٰ
pintu-pintu langit maka akan melihat kepada tuhan Musa
Ghafir:37فَأَطَّلِعَ
فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ
maka ia melihat/menjenguk lalu melihat/menganggapnya (kalian) bertasbih tengah neraka yang menyala-nyala
Ash-Shaafaat:55فَٱطَّلَعَ
وَمَا كَانَ الـلَّـهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى ٱلْغَيْبِ
dan tidak dan (ia) adalah Allah untuk diperlihatkan kepada kalian[lk] atas/terhadap semua yang gaib
Ali-Imran:179لِيُطْلِعَكُمْ
سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ
tambahan penghormatan/sejahtera ia [pr] hingga waktu terbit fajar
Al-Qadr:5مَطْلَعِ
حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ ٱلشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍ
sehingga tatkala (mereka berdua) ia telah sampai tempat /waktu terbit matahari mendapatkannya terbit atas/terhadap kaum/orang-orang
Al-Kahfi:90مَطْلِعَ
قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ
mengatakan apakah/maukah kalian[lk] orang-orang yang melihat
Ash-Shaafaat:54مُّطَّلِعُونَ
لَوِ ٱطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا
jika (kamu) melihat atas mereka tentu (kamu) memalingkan dari mereka pelarian dan tentudipenuhi dari/terhadap mereka ketakutan
Al-Kahfi:18ٱطَّلَعْتَ
لَوِ ٱطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا
jika (kamu) melihat atas mereka tentu (kamu) memalingkan dari mereka pelarian dan tentudipenuhi dari/terhadap mereka ketakutan
Al-Kahfi:18